LUMINASIA.ID, TANA TORAJA – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penyaluran Pertalite ke wilayah Toraja setelah terjadi penyesuaian distribusi BBM di Sulawesi Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Penambahan pasokan dilakukan untuk memperkuat ketersediaan Pertalite di sejumlah SPBU di wilayah Toraja, menyusul meningkatnya aktivitas pengisian kendaraan, termasuk di SPBU Kasimpo, Makale.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penyesuaian distribusi sebelumnya terjadi pada sisi penyaluran Pertalite dari Fuel Terminal Palopo.
“Dalam beberapa hari terakhir memang terdapat penyesuaian pada sisi penyaluran Pertalite dari Fuel Terminal Palopo. Untuk menjaga keseimbangan pasokan di wilayah Sulawesi Selatan, dilakukan pengalihan suplai ke Fuel Terminal Parepare,” ujar Lilik, Minggu, 4 Oktober 2026.
Menurut dia, kondisi tersebut turut berdampak pada wilayah Toraja karena secara geografis memiliki jarak distribusi yang cukup jauh.
Namun, Lilik memastikan penyaluran Pertalite ke wilayah Toraja mulai kembali berjalan normal. Pertamina juga menambah kiriman khusus untuk wilayah tersebut guna memperkuat ketersediaan BBM di SPBU.
“Kami memahami adanya peningkatan aktivitas kendaraan dan kondisi pelayanan yang terlihat di lapangan. Saat ini penyaluran sudah kembali berjalan dan kami memberikan tambahan pasokan khususnya ke wilayah Toraja agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali lebih optimal,” jelasnya.
Pertamina, kata Lilik, terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan pola distribusi berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar ketersediaan dapat terjaga secara merata.
“Tim kami terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan penyaluran berjalan dengan baik. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar kebutuhan BBM dapat terpenuhi secara merata,” katanya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Informasi terkait dugaan penyalahgunaan BBM dapat disampaikan melalui Pertamina Customer Solution (PCS) 135.




