LUMINASIA.ID, BOLA - Garudayaksa FC tak sekadar menang telak, tetapi juga memperlihatkan efisiensi luar biasa saat menghadapi FC Bekasi City pada pekan ke-22 Liga 2 Championship di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (29/3/2026).
Kemenangan 4-0 ini ditentukan oleh momen singkat namun mematikan di babak kedua, ketika tiga gol tercipta hanya dalam rentang lima menit. Periode tersebut menjadi bukti bagaimana Garudayaksa mampu mengubah tekanan menjadi hasil konkret.
Sejak awal babak kedua, pertandingan sebenarnya berjalan cukup seimbang. FC Bekasi City sempat memberikan perlawanan dan mencoba keluar dari tekanan, namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Sebaliknya, Garudayaksa tampil lebih klinis.
Gol kedua yang dicetak Andik Vermansah pada menit ke-65 menjadi titik balik. Tendangan keras dari luar kotak penalti membuka keran gol sekaligus memukul mental tim tamu. Hanya tiga menit berselang, Frydek menambah keunggulan lewat situasi satu lawan satu setelah menerima umpan matang dari Andik.
Puncaknya terjadi pada menit ke-70, saat Tri Maulana mencetak gol keempat. Dalam kurun waktu lima menit, laga praktis selesai bagi Bekasi City yang tak mampu bangkit dari tekanan bertubi-tubi.
Efektivitas Garudayaksa terlihat jelas: memanfaatkan peluang dengan maksimal di saat lawan masih berusaha menyeimbangkan permainan. Sebaliknya, Bekasi City justru menunjukkan masalah klasik—banyak peluang tanpa hasil.
Di babak pertama, Garudayaksa sebenarnya sudah unggul lewat gol Everton Nascimento pada menit ke-24. Namun, perbedaan terbesar antara kedua tim baru benar-benar terlihat setelah jeda, ketika tuan rumah meningkatkan tempo dan ketajaman.
Hasil ini menegaskan bahwa Garudayaksa bukan hanya kuat dalam penguasaan permainan, tetapi juga memiliki kemampuan mengakhiri laga dengan cepat saat momentum datang. Sementara itu, FC Bekasi City harus segera membenahi lini depan jika tak ingin terus kehilangan poin dalam situasi serupa.

