Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Kebocoran Data Superkomputer China: Ancaman Intelijen Global di Balik 10 Petabyte Informasi

Minggu, 12 April 2026 15:54
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Hacker

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Kasus dugaan peretasan terhadap superkomputer pemerintah China kini tak lagi sekadar isu keamanan siber domestik, melainkan telah berkembang menjadi ancaman serius bagi dinamika intelijen global. Kebocoran data hingga 10 petabyte dari Pusat Superkomputasi Nasional (NSCC) di Tianjin membuka potensi eksploitasi besar-besaran oleh negara lain yang memiliki kapasitas analisis data tingkat tinggi.

Dilansir CNN Indonesia, berbeda dari sudut pandang teknis semata, insiden ini menyoroti bagaimana data dalam skala masif dapat menjadi “senjata strategis” baru. Informasi yang diduga bocor mencakup riset pertahanan, teknologi kedirgantaraan, hingga simulasi militer—semua elemen yang bernilai tinggi dalam kompetisi geopolitik modern.

Para analis menilai bahwa volume data sebesar ini bukan hanya soal jumlah, tetapi soal kemampuan untuk mengolahnya. Hanya aktor negara atau organisasi dengan infrastruktur komputasi canggih yang mampu mengekstrak nilai dari data tersebut. Artinya, kebocoran ini berpotensi mempercepat ketimpangan kekuatan antarnegara, terutama dalam bidang militer dan teknologi.

Lebih jauh, model distribusi data yang dilakukan peretas—dengan menjual akses menggunakan mata uang kripto—menunjukkan adanya komersialisasi kebocoran intelijen. Ini menandai pergeseran dari sekadar aksi spionase menjadi pasar gelap data strategis global.

Meski keaslian penuh data masih dalam tahap verifikasi, sejumlah pakar menyebut sampel yang beredar terlihat autentik. Hal ini memperkuat kekhawatiran bahwa sistem superkomputasi, yang selama ini menjadi tulang punggung riset dan pertahanan, justru menjadi titik lemah baru dalam keamanan nasional.

Dengan semakin terhubungnya ekosistem digital global, insiden ini menjadi peringatan bahwa perang masa depan tidak hanya terjadi di medan fisik, tetapi juga di ruang data—di mana satu kebocoran dapat mengubah keseimbangan kekuatan dunia.

Tags: Data China diHack

Populer

  • 1
    IKA SMANSA Makassar Perdana Gelar Kurban Bersama, Sembelih 30 Sapi dan 3 Kambing
  • 2
    Novotel Makassar Grand Shayla Salurkan Daging Kurban ke Rumah Singgah dan Panti Asuhan
  • 3
    TSFC Vol 5 SMP Telkom Makassar Jadi Ajang Unjuk Bakat dan Kreativitas Siswa
  • 4
    Alumni hingga Kapolda Sulteng Turut Berbagi di Kurban Bersama SMAS Islam Athirah Makassar
  • 5
    Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Distribusikan 110 Sapi dan 50 Kambing Kurban di Sulawesi

Ekonomi

  • Kalla Lines Tambah 1 Tugboat dan 2 Barge, Perkuat Layanan Logistik Laut
    Kalla Lines Tambah 1 Tugboat dan 2 Barge, Perkuat Layanan Logistik Laut
  • LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026: 2 Persen Valuta Asing, 6 Persen BPR, 3.5 Persen Bank Umum
    LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan hingga September 2026: 2 Persen Valuta Asing, 6 Persen BPR, 3.5 Persen Bank Umum
  • Intip Promo Wedding Expo Mercure Makassar di TSM, Nikah Gratis Honeymoon hingga Diskon 10 Persen
    Intip Promo Wedding Expo Mercure Makassar di TSM, Nikah Gratis Honeymoon hingga Diskon 10 Persen

Peristiwa

  • Ketua PSI Sulsel Muammar Gandi Rusdi Turun Langsung Salurkan Daging Kurban Iduladha 1447 H di Makassar, Gowa, dan Jeneponto
    Ketua PSI Sulsel Muammar Gandi Rusdi Turun Langsung Salurkan Daging Kurban Iduladha 1447 H di Makassar, Gowa, dan Jeneponto
  • Kebakaran di RSUD Syekh Yusuf, Seluruh Pasien Berhasil Dievakuasi dengan Aman
    Kebakaran di RSUD Syekh Yusuf, Seluruh Pasien Berhasil Dievakuasi dengan Aman
  •  Laksanakan Sholat Idul Adha di Hotel Dalton
    Laksanakan Sholat Idul Adha di Hotel Dalton
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID