LUMINASIA.ID, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat kesiapan operasional untuk kembali melayani aktivitas ship-to-ship (STS) di Nipah Transhipment Anchorage Area (NTAA), Batam, Kepulauan Riau.
Kesiapan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah mitra usaha yang sebelumnya telah menggunakan layanan PJM di kawasan itu dan menyatakan kesediaan untuk kembali memanfaatkan layanan perusahaan.
PJM, yang merupakan bagian dari Pelindo Group, telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta tenaga pandu untuk memastikan kelancaran pelayanan kapal di kawasan Nipah.
Persiapan ini dilakukan dengan dukungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sebagai bagian dari upaya memperkuat peran Nipah dalam mendukung aktivitas maritim dan logistik.
Direktur Utama PJM juga telah bertemu dengan sejumlah mitra usaha yang sebelumnya menggunakan layanan perusahaan di NTAA.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan kesiapan operasional, mempererat hubungan kemitraan, serta menyelaraskan kebutuhan layanan dengan harapan para pengguna jasa.
“ Kami telah mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk kesiapan tenaga pandu, untuk memastikan layanan STS di Nipah dapat berjalan secara optimal. Melalui komunikasi langsung dengan para mitra, kami ingin memastikan bahwa layanan yang kami hadirkan tidak hanya memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan,” ujar Direktur Utama PJM.
Ia menegaskan, kepercayaan mitra usaha menjadi salah satu dasar penting bagi pengembangan layanan perusahaan secara berkelanjutan.
“Respons positif dari para mitra menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. PJM berkomitmen membangun kemitraan jangka panjang melalui pelayanan yang profesional, responsif, dan konsisten, dengan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional,” tambahnya.
Penguatan kesiapan layanan STS di Nipah menjadi bagian dari upaya PJM mengoptimalkan potensi bisnis jasa maritim sekaligus mendukung kelancaran arus kapal dan aktivitas logistik nasional.
Inisiatif tersebut juga sejalan dengan semangat transformasi Danantara Indonesia dalam mendorong peningkatan konektivitas, kualitas layanan, dan keberlanjutan usaha untuk menghadirkan nilai tambah serta dampak ekonomi bagi Indonesia.
Tentang Pelindo Jasa Maritim
PT Pelindo Jasa Maritim merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dibentuk pada 1 Oktober 2021 setelah integrasi Pelindo.
PJM mengelola lima klaster bisnis, yakni layanan marine, peralatan pelabuhan (equipments), jasa galangan, pengerukan (dredging solution), dan utilitas kepelabuhanan (port services).
Wilayah operasional perusahaan mencakup seluruh Nusantara, dari Malahayati hingga Merauke. PJM juga membuka peluang kerja sama dengan mitra strategis, baik dari dalam maupun luar negeri.
Saat ini, PJM mengelola delapan anak perusahaan, yaitu PT Jasa Armada Indonesia Tbk. (JAI), PT Pelindo Marine Service (PMS), PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI), PT Pengerukan Indonesia (Rukindo), PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA), PT Pelindo Solusi Maritim (PSM), PT Intan Sejahtera Utama (ISMA), dan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI).
PJM juga memiliki dua cucu perusahaan, yakni PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan PT Pelindo Energi Logistik (PEL). Dengan beragam segmen bisnis tersebut, perusahaan menyediakan layanan terintegrasi bagi pengguna jasa.




