LUMINASIA.ID, LOMBOK - Pembalap Pro LCR Honda, Diogo Moreira,mengenakan helm bercorak khusus bernuansa batik saat tampil pada Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok.
Desain helm tersebut menjadi bentuk penghormatan pembalap asal Brasil itu terhadap Indonesia, khususnya Mandalika yang menyimpan kenangan manis dalam perjalanan kariernya di kejuaraan dunia balap motor.
Dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (8/10/2026), helm spesial Moreira menampilkan motif Batik Parang dengan sentuhan gambar bunga berwarna merah dan merah muda di bagian sisi kanan dan kiri.
Sementara itu, bagian belakang helm dihiasi gambar Barong Bali, lengkap dengan nama “Diogo” dan nomor balap 11 dalam warna merah putih.
Desain khusus tersebut diperlihatkan melalui foto yang diunggah tim LCR di media sosial menjelang balapan MotoGP Indonesia.
Pemilihan desain itu bukan tanpa alasan, sebab Mandalika memiliki tempat istimewa bagi Moreira yang pernah meraih kemenangan di sirkuit tersebut pada dua kelas berbeda.
Pada Moto3 Indonesia 2023, Moreira meraih kemenangan pertamanya di kejuaraan dunia setelah finis di posisi teratas.
Dua tahun kemudian, pembalap tersebut kembali meraih kemenangan di Mandalika, kali ini pada kelas Moto2 Indonesia 2025.
Tim LCR menyebut Grand Prix Indonesia memiliki arti khusus bagi Moreira karena menjadi tempat ia meraih kemenangan pertamanya di Moto3 dan kembali berdiri di podium tertinggi saat berlaga di Moto2.
“GP Indonesia terasa sangat istimewa bagi Diogo Moreira. Di sinilah ia meraih kemenangan Kejuaraan Dunia pertamanya di Moto3 dan kembali berdiri di podium tertinggi pada Moto2. Jadi, di MotoGP saat ini, rasanya sangat pas untuk mengenakan helm khusus sebagai penghormatan bagi tempat yang begitu bermakna ini,” demikian pernyataan tim.
Pada MotoGP 2026, Moreira memperkuat Pro Honda LCR dan menggunakan nomor balap 11.
Helm bermotif batik tersebut menjadi salah satu penampilan spesial yang mewarnai keikutsertaannya dalam Grand Prix Indonesia musim ini.




