LUMINASIA.ID, MOTEGI - Pembalap LCR Honda, Diogo Moreira, menilai posisi kedua yang diraihnya pada Sprint Race MotoGP Jepang 2026 belum sepenuhnya menggambarkan hasil yang sebenarnya setelah balapan diwarnai insiden sejumlah pembalap.
Moreira finis di posisi kedua di belakang Marc Marquez dalam Sprint Race MotoGP Jepang yang berlangsung di Sirkuit Motegi, Sabtu (3/10/2026).
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Moreira, tetapi pembalap LCR Honda itu memilih tidak terlena karena kondisi balapan turut dipengaruhi kecelakaan yang melibatkan sejumlah pembalap.
“Kami tahu, saya tahu ini bukan hasil yang sesungguhnya untuk kami,” ungkap Moreira, dikutip dari Juara.net, Sabtu (3/10/2026).
Menurut Moreira, insiden di Tikungan 3 yang melibatkan Pedro Acosta, Alex Marquez, dan seorang pembalap lainnya turut memengaruhi jalannya persaingan dalam sprint race.
“Hari ini adalah hari yang menentukan, dan menurutku kita beruntung karena di tikungan ketiga terjadi kecelakaan yang melibatkan Pedro (Acosta), Alex (Márquez), dan seorang pembalap lain,” ujarnya.
Setelah insiden tersebut, Moreira berusaha menjaga ritme dan mengejar barisan terdepan untuk mempertahankan posisinya dalam persaingan.
“Pada akhirnya, saya hanya berusaha mengejar barisan terdepan dan menemukan ritme yang pas di lintasan,” kata Moreira.
Ia kemudian mengaku semakin nyaman mengendalikan motornya seiring berjalannya balapan sehingga mampu terus memberikan tekanan.
“Lap demi lap, saya merasa semakin nyaman dan semakin menekan,” ungkapnya.
Moreira akhirnya menyelesaikan Sprint Race MotoGP Jepang di posisi kedua, tepat di belakang Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang.




