Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Kisah Owner Hermin Salon Vivi: Ketika Jerih Payah Perempuan Tersingkir akibat Budaya Lelaki Anak Emas

Kamis, 10 Juli 2025 17:09
Editor: Maharani
  • Bagikan
Vivi AM Haryono, pemilik Hermin Salon dan Spa

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pemilik Hermin Salon dan Spa yang juga pemilik Nasi Tempong Hasanuddin Vivi AM Haryono, menyampaikan kekecewaannya terhadap pola pengasuhan dalam keluarga Tionghoa yang menurutnya memberikan perlakuan istimewa atau anak emas, kepada anak laki-laki.

Ia merasa bahwa budaya ini berdampak langsung terhadap kehidupannya, baik secara pribadi maupun profesional, terutama dalam relasi keluarga dan pembagian harta keluarga.

Sebagai anak sulung dari dua bersaudara, Vivi merasa perannya selama bertahun-tahun dalam membangun usaha Hermin Salon bersama ibunya kurang dihargai. 

Sementara adiknya,  justru memperoleh porsi lebih besar dari salon tersebut, pasca ibunya meninggal dunia, meskipun tidak pernah terlibat dalam usaha Salon Hermin. 

"Saya yang bekerja keras, tetapi adik saya dan istrinya yang menguasai," ujarnya.

Kekecewaan itu, menurut Vivi, berakar dari budaya pengasuhan yang membesarkan anak laki-laki dengan nilai lebih tinggi dibanding anak perempuan. 

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa dalam masyarakat Tionghoa, anak laki-laki dianggap lebih bernilai karena mengandung nilai-nilai dasar seperti kekuatan, kemakmuran, dan penghargaan. 

Sebuah studi yang dimuat dalam Edulnovasi: Journal of Basic Educational Studies (Vol. 5 No. 1, 2025) menyebutkan bahwa kehadiran anak laki-laki dalam keluarga Tionghoa dipandang lebih berharga karena mengandung delapan nilai mendasar: nilai tradisi, keamanan, konformitas, kebajikan, kemakmuran, penghargaan, kekuatan, dan stimulasi (Stephanie & Yuwanto, 2025). 

Pemahaman budaya ini turut membentuk pandangan orang tua dan pembagian peran dalam keluarga, yang dalam praktiknya kerap menempatkan perempuan pada posisi kurang diutamakan.

Ia juga menceritakan konflik yang melibatkan istri adiknya yang pada tahun 2023 disebut telah menyebarkan fitnah melalui pesan WhatsApp ke staf-staf Hermin Salon. 

Hal lain yang disayangkan Vivi juga yakni ketika adik dan iparnya menyewakan ruko di samping ruko yang ia tempati, kepada usaha ayam juga.

Vivi juga menyatakan adanya tekanan untuk menandatangani dokumen pembatalan hak atas aset, serta kesulitan yang ia hadapi ketika membutuhkan dana untuk operasi mata. 

"Salah satu masalah adalah saat adik menolak menandatangani penjualan tanah. Saat itu saya sangat butuh dananya untuk operasi mata saya yang nyaris buta. Adik hanya mau tandatangani jika Vivi menyetujui untuk tidak lagi menghubunginya lewat pesan singkat. Akibatnya, operasi mata yang sangat saya butuhkan tertunda selama tiga bulan,” paparnya.

Ia juga mengungkap akibat budaya ini rasa tidak adil atas aset-aset yang kini dikuasai adiknya, termasuk ruko, rumah, dan properti lain yang menurutnya berasal dari keringat dan kerja kerasnya selama puluhan tahun bersama sang ibu. 

Vivi menuturkan bahwa meski dirinya yang menjalankan operasional salon, justru pihak lain yang kini menikmati hasilnya.

Ia mengaku telah memberikan banyak toleransi selama bertahun-tahun demi menjaga hubungan keluarga, namun merasa pengorbanannya tidak pernah dihargai. Bahkan uang tabungan sang ibu yang berasal dari omzet salon, kini juga berada dalam kendali JH.

Vivi menegaskan bahwa bila memang dirinya tak lagi dianggap sebagai bagian penting dalam keluarga, maka aset-aset yang dibeli dari dana Hermin Salon sebaiknya dikembalikan.

 Ia menyebut ruko di Hasanuddin, rumah di Jalan Macan, serta rumah di Puri Mutiara sebagai bagian dari hasil kerja yang seharusnya mendapat perlakuan adil.

"Jika tidak ingin mengembalikannya pada saya, kembalikanlah kepada Tuhan. Jangan bermegah di atas keringat orang lain. Siri na pacce," ucapnya.

Melalui pernyataannya, Vivi berharap ada perenungan lebih dalam terhadap budaya pengasuhan yang menempatkan anak laki-laki secara istimewa. Ia menyebut pola ini dapat melukai anak perempuan, apalagi jika mereka turut berkontribusi secara nyata dalam membangun ekonomi keluarga.

 "Budaya ini justru membuat hubungan antar saudara renggang dan saling menyakiti,” tutupnya


  

Tags: salon Hermin vivi Tionghoa

Populer

  • 1
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 2
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • 3
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 4
    Recruitment Pertamina 2026 Resmi Dibuka, Tersedia Lebih dari 400 Posisi Magang untuk Fresh Graduate
  • 5
    Pertamina Patra Niaga Operasikan Fuel Terminal 24 Jam, Pastikan Distribusi BBM Tetap Lancar

Ekonomi

  • Ribuan ATM Bitcoin Tutup Total, Bitcoin Depot Bangkrut dan Ajukan Pailit di AS
    Ribuan ATM Bitcoin Tutup Total, Bitcoin Depot Bangkrut dan Ajukan Pailit di AS
  • PJM Wilayah 3 Lampaui Target RKAP Mei 2026, Layanan Pemanduan dan Penundaan Perkuat Kelancaran Logistik Nasional
    PJM Wilayah 3 Lampaui Target RKAP Mei 2026, Layanan Pemanduan dan Penundaan Perkuat Kelancaran Logistik Nasional
  • Danantara Gandeng KPK Bersihkan BUMN, FSP BUMN Bersatu Minta Penegakan Hukum hingga Tuntas
    Danantara Gandeng KPK Bersihkan BUMN, FSP BUMN Bersatu Minta Penegakan Hukum hingga Tuntas

Peristiwa

  • Harga BBM Pertamina Terbaru 3 Juli 2026: Pertamax Tetap, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun
    Harga BBM Pertamina Terbaru 3 Juli 2026: Pertamax Tetap, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun
  • Daftar 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Siapa Saja?
    Daftar 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Siapa Saja?
  • Satu Pelaku Penyerangan Polisi saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan Ditangkap, Aparat Buru Komplotan Lain
    Satu Pelaku Penyerangan Polisi saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan Ditangkap, Aparat Buru Komplotan Lain
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID