LUMINASIA.ID - Juara dunia tinju kelas berat tak terbantahkan, Oleksandr Usyk, menepis rumor soal kemungkinan duel melawan petinju muda asal Inggris, Moses Itauma, yang dijuluki “Mike Tyson baru”.
Menjelang usianya yang ke-39, petinju asal Ukraina itu menegaskan fokusnya kini bukan lagi pada pertarungan perebutan gelar, melainkan pada rencana kehidupannya setelah pensiun dari ring tinju.
Dalam wawancara dengan Ready To Fight, Usyk secara tegas menolak wacana pertarungan melawan Itauma.
“Tidak, saya tidak akan bertarung melawan Itauma. Dia masih muda, suka bercanda dengan saya… dan dia sendiri bilang tidak memukul kakek-kakek,” ujar Usyk sambil tersenyum.
Dengan pernyataan itu, sang juara menutup kemungkinan duel yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pertarungan lintas generasi antara pengalaman dan darah muda.
Itauma, yang baru berusia 20 tahun, merupakan salah satu prospek paling menjanjikan di dunia tinju Inggris.
Dalam dua tahun karier profesionalnya, ia berhasil menarik perhatian publik berkat gaya bertarung agresif yang mengingatkan pada sosok Mike Tyson muda. Namun, jalannya menuju puncak tampaknya harus menunggu lebih lama karena Usyk memiliki rencana lain menjelang akhir kariernya.
Petinju asal Ukraina itu menyebut kemungkinan masih bertahan hingga usia 41 tahun, yang berarti ia bisa terus bertanding hingga 2028.
“Saya akan terus bertinju sampai umur 41. Setelah itu, saya ingin membangun akademi olahraga, melatih, dan membantu orang lain,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa warisan Usyk tidak hanya berhenti di atas ring, tetapi juga akan berlanjut melalui kontribusinya dalam dunia olahraga.
Keputusan Usyk datang di saat divisi kelas berat tengah mengalami masa transisi besar. Meski banyak spekulasi mengenai potensi trilogi melawan Tyson Fury atau pertandingan ulang melawan Daniel Dubois, Usyk tampaknya lebih tertarik menutup kariernya dengan caranya sendiri.
Prestasi Usyk memang luar biasa. Ia menjadi petinju pria pertama dalam sejarah yang tiga kali meraih status juara dunia tak terbantahkan dan telah menghadapi beberapa lawan terkuat di dunia, termasuk Anthony Joshua dan Tyson Fury.
Meski demikian, sang juara masih memiliki kewajiban mempertahankan gelar WBO, yang mewajibkannya melawan pemenang duel antara Joseph Parker dan Fabio Wardley, juara sementara saat ini.
Untuk saat ini, masa depan Usyk berada di antara menutup kariernya dengan catatan bersejarah atau membina generasi baru petinju. Ia mungkin tidak akan pernah menghadapi “Mike Tyson baru”, tetapi warisannya sudah cukup kuat untuk menempatkannya di antara legenda abadi dunia tinju.

