Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Olahraga

Profil Petenis Cantik Indonesia Aldila Sutjiadi, Melaju ke Perempat Final WTA 250 Chennai 2025 dan Ukir Rekor di Dunia Tenis Internasional

Jumat, 31 Oktober 2025 20:34
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
petenis cantik Indonesia Aldila Sutjiadi


LUMINASIA.ID - Ganda putri Indonesia, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi, melaju ke perempat final WTA 250 Chennai 2025 setelah memenangi duel ketat melawan pasangan Priska Madelyn Nugroho/Sofya Lansere pada Kamis (30/10/2025).

Janice/Aldila menang dengan skor 2–6, 6–3, 12–10 setelah bertarung sengit selama lebih dari satu jam.

Dalam pertandingan tersebut, pasangan Indonesia mencatat satu ace, sedangkan lawan tidak mampu mencetak satu pun.

Janice/Aldila juga tampil lebih efisien dengan hanya tiga double fault, sementara Priska/Sofya melakukan empat kali.

Kemenangan ini membawa pasangan asal Jawa Timur itu melangkah ke babak perempat final, di mana mereka akan berhadapan dengan pasangan tuan rumah, Maaya Rajeshwaran Revathi/Adkar Vaishnavi, pada Jumat (31/10/2025).

Selain sukses di sektor ganda, Janice juga tampil impresif di nomor tunggal putri. Petenis berusia 23 tahun itu melaju ke perempat final setelah mengalahkan Linda Fruhvirtova dari Republik Ceko dengan skor 2–6, 6–3, 6–2 pada Kamis, setelah sebelumnya menyingkirkan Caroline Werne dari Jerman 6–4, 6–7 (5–7), 6–2.

Tahun 2025 menjadi musim yang gemilang bagi Janice. Ia menjuarai tunggal putri WTA 125 Jinan Open serta ganda putri WTA 125 Suzhou bersama Aldila Sutjiadi, dan sempat tampil di babak utama US Open 2025 sebelum dihentikan bintang Inggris Emma Raducanu di babak kedua.

Performa stabil Janice/Aldila di berbagai turnamen menunjukkan potensi besar ganda putri Indonesia untuk bersaing di level WTA.

Aldila Sutjiadi sendiri merupakan salah satu ikon baru tenis Indonesia. Petenis kelahiran Jakarta, 2 Mei 1995 itu, dikenal sebagai spesialis ganda papan atas dunia. Ia merupakan lulusan Universitas Kentucky, Amerika Serikat, bertinggi 170 cm, bermain tangan kanan, dan memulai karier profesional sejak tahun 2010.

Di nomor ganda, Aldila pernah mencapai peringkat dunia tertinggi No. 26 pada 23 Oktober 2023 dan per 20 Oktober 2025 berada di peringkat No. 62. Di nomor tunggal, peringkat terbaiknya adalah No. 344 pada 24 Mei 2021. Total hadiah yang dikumpulkan sepanjang kariernya mencapai US$962.602.

Sepanjang karier, Aldila telah meraih lima gelar WTA, lima gelar WTA 125, dan 16 gelar ITF dengan rekor menang-kalah ganda 255–152. Pencapaian penting terjadi di Copa Colsanitas 2022 saat ia merebut gelar WTA perdananya bersama Astra Sharma. Kemenangan itu mengakhiri penantian panjang tenis Indonesia atas gelar WTA sejak Angelique Widjaja menjuarai turnamen Wismilak International 2003 di Bali.

Pada musim 2023–2024, Aldila tampil luar biasa dengan menembus babak ketiga di seluruh Grand Slam pada nomor ganda, serta menorehkan sejarah baru bagi tenis Indonesia dengan mencapai semifinal ganda campuran di Wimbledon 2023, Roland Garros 2024, dan US Open 2024. Capaian ini menjadikannya petenis Indonesia pertama yang mencapai semifinal di tiga turnamen Grand Slam berbeda pada nomor ganda campuran.

Di ajang multi-event, Aldila juga mengharumkan nama bangsa. Ia meraih medali emas ganda campuran di Asian Games 2018 Jakarta–Palembang bersama Christopher Rungkat dan medali perunggu di Asian Games Hangzhou 2022 untuk nomor ganda putri. Dominasi Aldila juga terlihat di SEA Games, dengan raihan emas tunggal putri (Manila 2019), deretan emas ganda campuran (2019, 2021, 2023), serta emas beregu putri (2023).

Selain itu, Aldila menjadi sosok penting di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia meraih tiga medali emas untuk DKI Jakarta pada 2012 dan mengulang kesuksesan tersebut untuk Jawa Timur pada 2016, 2021, dan 2024 di nomor tunggal, ganda, campuran, dan beregu putri.

Karier Aldila dimulai sejak level junior pada 2008 dan mencapai puncak di 2010 setelah menjuarai Indonesia International Junior serta mencapai semifinal ganda Australia Terbuka Junior 2012. Ia juga memperkuat Tim Indonesia di ajang Billie Jean King Cup sejak 2013 dengan rekor 21–13.

Pada musim 2023, Aldila memenangkan gelar di Auckland, ATX Open, dan Cleveland. Tahun 2024, ia menjuarai Hua Hin Championships (WTA 250) dan Clarins Open (WTA 125), serta pada 2025 meraih Catalonia Open (WTA 125) bersama Bianca Andreescu dan Suzhou Open (WTA 125) bersama Janice Tjen.

Di level ITF, Aldila memiliki satu gelar tunggal dan 16 gelar ganda dari 26 final yang diikutinya. Keterampilan net play yang presisi, return agresif, serta kerja sama yang solid menjadikannya salah satu petenis ganda paling konsisten dari Asia.

Dengan prestasi gemilang di turnamen WTA, Grand Slam, Asian Games, dan SEA Games, Aldila Sutjiadi kini menegaskan dirinya sebagai wajah baru tenis Indonesia yang tangguh, berkarakter, dan berkelas dunia.

Catatan data peringkat, statistik, dan rekor diperbarui hingga 20 Oktober 2025.

Tags: Aldila Sutjiadi profil Aldila Sutjiadi petenis indonesia WTA 250 Chennai 2025

Populer

  • 1
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 2
    Birmingham City vs Leeds United: Duel Klub Milik Investor Amerika di FA Cup 2026, Sentuhan Tom Brady vs 49ers Enterprises
  • 3
    Oviedo Andalkan Kandang untuk Bertahan, Bilbao Uji Konsistensi di Tengah Tren Kebobolan
  • 4
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 5
    Udinese vs Sassuolo 1-2: Lauriente dan Pinamonti Bawa Sassuolo Comeback di Bluenergy Stadium

Ekonomi

  • GMTD Konsisten Lakukan Donor Darah, Sukses Kumpul 95 Kantong
    GMTD Konsisten Lakukan Donor Darah, Sukses Kumpul 95 Kantong
  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID