Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Makassar

Viral Bule Jerman Marah di SPBU Bone, Pertamina Pastikan Tidak Ada Pelanggaran

Senin, 3 November 2025 15:51
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa pelayanan operator di SPBU 74.92749 Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, telah berjalan sesuai prosedur operasional standar, meskipun sempat terjadi kesalahpahaman dengan seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman yang tidak fasih berbahasa Indonesia.

LUMINASIA.ID-  PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa pelayanan operator di SPBU 74.92749 Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, telah berjalan sesuai prosedur operasional standar, meskipun sempat terjadi kesalahpahaman dengan seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman yang tidak fasih berbahasa Indonesia.

Peristiwa tersebut terjadi ketika WNA tersebut datang ke SPBU untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Jenis BBM Tertentu (JBT).

Namun, ia tidak memiliki QR Code Subsidi Tepat yang menjadi syarat wajib untuk pembelian BBM subsidi.

Sesuai ketentuan, operator SPBU menolak pengisian bahan bakar subsidi tersebut.

Karena keterbatasan kemampuan berbahasa, penjelasan dari operator tidak sepenuhnya dipahami oleh konsumen, sehingga terjadi perdebatan singkat yang sempat menarik perhatian warga sekitar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, Senin (3/11/2025) menjelaskan bahwa tindakan operator SPBU sudah sesuai prosedur yang berlaku.

Namun demikian, pihaknya mengakui bahwa kejadian ini menjadi pembelajaran penting tentang perlunya peningkatan kemampuan komunikasi di lapangan, terutama dalam menghadapi pelanggan lintas budaya.

“Kami memahami bahwa insiden ini terjadi murni karena kendala komunikasi. Operator telah menjalankan aturan dengan benar, tetapi keterbatasan bahasa menyebabkan kesalahpahaman di lapangan. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pelayanan agar lebih adaptif dan komunikatif,” ujar Rum.

Lebih lanjut, Rum menambahkan bahwa Pertamina akan memastikan ketersediaan BBM jenis Dexlite di SPBU setempat sebagai alternatif bagi pengguna kendaraan diesel nonsubsidi.

Langkah ini diambil karena SPBU terdekat yang menjual Dexlite berjarak sekitar 12 kilometer dari lokasi kejadian.

Pertamina Patra Niaga menilai insiden ini sebagai momentum refleksi untuk memperkuat pelayanan publik yang lebih adaptif, inklusif, dan responsif terhadap beragam karakteristik konsumen.

Di tengah meningkatnya mobilitas global, operator SPBU sebagai garda terdepan pelayanan energi perlu dibekali dengan kemampuan komunikasi lintas bahasa dan budaya, selain pemahaman terhadap aspek teknis dan regulasi yang berlaku.

Dengan langkah perbaikan berkelanjutan melalui pelatihan sumber daya manusia dan peningkatan fasilitas pelayanan, Pertamina Patra Niaga berkomitmen menghadirkan SPBU yang tidak hanya patuh prosedur, tetapi juga humanis dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Pertamina, masyarakat dapat mengunjungi mypertamina.id, mengikuti media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.


Kronologi Singkat Kejadian di SPBU Bone

Sebelumnya, video seorang WNA asal Jerman yang marah di SPBU Bone sempat viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di SPBU Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 10.00 WITA.

Menurut Kapolsek Kahu, Iptu Andi Muhammad Amir, WNA tersebut datang bersama istrinya menggunakan mobil pribadi untuk mengisi BBM jenis solar.

Saat diminta menunjukkan barcode Subsidi Tepat, yang menjadi syarat pembelian BBM bersubsidi, WNA tersebut tidak dapat menunjukkannya.

Operator SPBU pun menolak melakukan pengisian penuh (full tank), dan hanya menyanggupi pengisian senilai Rp400.000 sesuai ketentuan.

WNA itu kemudian sempat menunjukkan emosi dan berdebat dengan petugas SPBU karena merasa mampu membayar secara penuh.

Namun, karena perbedaan bahasa, kedua pihak sulit saling memahami.

Tidak lama kemudian, WNA tersebut meninggalkan lokasi setelah situasi berhasil ditenangkan oleh warga sekitar.

Amir menegaskan bahwa peristiwa ini tidak terkait dengan pelanggaran pelayanan, melainkan kesalahpahaman komunikasi.

“Petugas hanya menjalankan aturan pembelian BBM subsidi berdasarkan barcode, sementara WNA tersebut tidak memahami aturannya,” jelasnya.


Komitmen Pertamina Patra Niaga

Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan konsistensi dalam penerapan program Subsidi Tepat, agar BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Melalui kejadian ini, perusahaan menegaskan pentingnya pendekatan komunikasi yang empatik dan profesional dalam setiap layanan SPBU di seluruh Indonesia.

Tags: Pertamina Patra Niaga bule jerman SPBU Bone

Baca Juga

Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
Sudah Tak Antre Panjang, Pertamina Arahkan Masyarakat Beli Pertalite di SPBU Resmi
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
6.023 Nopol di Sulselbar Diblokir Pertamina karena Salah Gunakan BBM Subsidi, 11.093 QR Code Juga Diblokir
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Pertamina Tambah Pasokan 173.160 Tabung LPG 3 Kg di Sulsel, Distribusi Tetap Jalan pada Meski hari Minggu
Limbah Plastik Segel Tangki Pertamina Diubah Jadi Tempat Sampah dan Furniture
Limbah Plastik Segel Tangki Pertamina Diubah Jadi Tempat Sampah dan Furniture
Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar
Kemarau, Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sejumlah Wilayah Sulselbar

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Pelindo Jasa Maritim Evaluasi Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Perairan Bontang
  • 3
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan
  • 4
    Deru Mesin Poliwako Bangun Talenta Muda di Tengah Gerak Hilirisasi
  • 5
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026

Ekonomi

  • PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
    PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang
  • Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
    Pertamina Bekali 95 Pelaku UMK di Sulawesi Strategi Konten dan Storytelling
  • Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor
    Kerugian Akibat Penipuan Online Capai Rp9,1 Triliun, OJK Dorong Penanganan Lintas Sektor

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID