Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

VIRAL Video Hutan Gundul Akibat Pembalakan Hutan Parah di Gowa, Ini Klarifkasi

Senin, 22 Desember 2025 15:32
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Klarifikasi Video Viral Dugaan Pembalakan Hutan, Plt KPH Jeneberang Tegaskan Informasi Belum Terverifikasi

LUMINASIA.ID - Pelaksana Tugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Jeneberang, Khalid Ibnu Wahab, memberikan klarifikasi terkait beredarnya video viral dan pemberitaan dugaan pembalakan hutan lindung serta penebangan liar di wilayah kerjanya.

Khalid menegaskan bahwa informasi yang beredar di sejumlah media online dan media sosial, khususnya yang menyebut aktivitas perusakan hutan di Parigi lebih parah dibanding Tombolo Pao, belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Atau mungkin saja pernah terjadi, tapi sudah lama sekali. Sesuai gambar atau foto yang beredar itu sudah sekitar tiga sampai lima tahun lalu. Bahkan, foto tersebut merupakan kejadian longsor di pinggir jalan wilayah Gattarang. Itu sudah dicek langsung oleh anggota KPH dan Polisi Kehutanan serta dikonfirmasi kepada masyarakat setempat,” kata Khalid saat ditemui awak media pada kegiatan penanaman serentak penghijauan lahan kritis di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sabtu (20/12/2025).

Terkait dugaan perambahan hutan lindung di Desa Ere Lambang, Kecamatan Tombolo Pao, Khalid menyampaikan bahwa kasus tersebut telah ditindaklanjuti bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polres Gowa dan Pemerintah Kabupaten Gowa. Bahkan, penanganan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan bersama Wakil Bupati Gowa, Kapolres Gowa, serta jajaran terkait pada Jumat (12/12/2025).

“Penanganannya sudah berjalan sesuai aturan. Proses hukum juga telah dilakukan oleh Polres Gowa. Bahkan, saya sebagai Plt KPH sudah merekomendasikan peninjauan hingga pencabutan izin pengelolaan kawasan hutan kepada kementerian terkait,” ungkap Khalid.

Ia menjelaskan, proses penanganan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), dimulai dari validasi data hingga verifikasi lapangan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sekitar satu hektare lahan terdampak serta tiga pohon pinus tumbang akibat aktivitas alat berat di lokasi.

Sementara itu, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di KPH Jeneberang membenarkan bahwa terdapat foto dan pemberitaan lama terkait pembalakan dan penggundulan hutan yang kembali beredar.

“Tapi itu kejadian lama, Pak. Di bawah kepemimpinan Pak Khalid, banyak perubahan positif, mulai dari disiplin, tata administrasi, hingga suasana kerja yang kondusif dan bersahabat. Kepemimpinan beliau sangat baik,” ujar ASN tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Di tempat terpisah, Pemerhati Kebijakan Publik, Pariwisata, dan Adat, Subhan Eka Frinsyah, yang juga Direktur Lembaga Kebijakan Publik Lesaji sekaligus Ketua Forum Patonro Sulsel, menilai bahwa informasi yang beredar terkait dugaan perambahan hutan di Gowa perlu disikapi secara hati-hati.

“Klaim Bupati menyebutkan tidak ada penggundulan hutan dan lahan di daerahnya. Jadi, berita yang banyak beredar bisa saja hoaks atau informasi yang belum tentu kebenarannya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada kepentingan politik untuk menjatuhkan Plt KPH Gowa yang hingga kini belum definitif,” pungkas Subhan.

Tags: hutan gundul Gowa pembalakan hutan Sungai Jeneberang kabupaten gowa

Baca Juga

Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
40  Pelaku Usaha Ramaikan Pasar Pangan Murah di Lapangan Hasanuddin Sungguminasa
40 Pelaku Usaha Ramaikan Pasar Pangan Murah di Lapangan Hasanuddin Sungguminasa
Ratusan Siswa SMPN 1 Bajeng Tampilkan Karya Seni dan Pameran Bertema
Ratusan Siswa SMPN 1 Bajeng Tampilkan Karya Seni dan Pameran Bertema "Timeline"
Didampingi Wamenhaj, Bupati Gowa Lepas 1.421 Jamaah Haji
Didampingi Wamenhaj, Bupati Gowa Lepas 1.421 Jamaah Haji
Sekda Gowa Dorong Sinergi dan Komitmen Bersama Raih Kembali Swasti Saba Wistara
Sekda Gowa Dorong Sinergi dan Komitmen Bersama Raih Kembali Swasti Saba Wistara
Bupati Gowa Pimpin DMI, Perkuat Peran Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat
Bupati Gowa Pimpin DMI, Perkuat Peran Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat

Populer

  • 1
    Zulkifli Terpilih Nahkodai PGRI Cabang Bajeng Lima Tahun ke Depan
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Antam Turun Rp43.000, Pecahan 1 Gram Kini Rp2.904.000
  • 3
    Birmingham City vs Leeds United: Duel Klub Milik Investor Amerika di FA Cup 2026, Sentuhan Tom Brady vs 49ers Enterprises
  • 4
    Oviedo Andalkan Kandang untuk Bertahan, Bilbao Uji Konsistensi di Tengah Tren Kebobolan
  • 5
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Ekonomi

  • Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
    Harga Emas Antam di Makassar Hari Ini Stabil, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,95 Juta
  • Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
    Saham BMRI Masuk dalam Saham dengan Pembelian ASing Terbesar
  • Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta
    Harga Emas Hari Ini, Antam Mulai Rp1,527 Juta

Peristiwa

  • Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
    Perbedaan Awal Ramadhan 2026 Jadi Ruang Edukasi Ilmiah dan Toleransi Umat
  • Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
    Sambut Ramadhan, PHI Bersih-Bersih Masjid Anshar Somba Opu
  • Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
    Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak, Anak Buron Riza Chalid Minta Keadilan ke Prabowo Subianto
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID