LUMINASIA.ID, BOLA - Barcelona mulai menunjukkan arah kebijakan transfer yang lebih terstruktur jelang bursa musim panas 2026. Di tengah spekulasi masa depan Marcus Rashford, laporan terbaru justru mengindikasikan bahwa pemain asal Inggris itu bukan lagi bagian utama dari rencana besar klub.
Dilansir Yahoo, alih-alih berfokus pada opsi yang sudah ada, manajemen Blaugrana memilih menyusun ulang prioritas untuk membangun skuad yang lebih seimbang dalam jangka panjang. Meski Rashford sempat mendapat kepercayaan dari pelatih Hansi Flick dan menunjukkan keinginan bertahan, negosiasi harga dengan Manchester United menjadi salah satu faktor penghambat.
Namun, isu utama bukan semata soal biaya transfer. Barcelona kini lebih condong mengalokasikan dana untuk posisi krusial lain, terutama lini depan dan pertahanan. Klub disebut tengah mencari striker nomor sembilan sebagai suksesor jangka panjang Robert Lewandowski, yang secara otomatis menyerap sebagian besar anggaran transfer.
Di sisi lain, opsi alternatif juga mulai dimunculkan. Nama seperti Jan Virgili menjadi simbol pendekatan baru Barcelona yang ingin memaksimalkan talenta dengan nilai ekonomis lebih rendah. Selain itu, perhatian juga diarahkan ke sektor pertahanan dengan target seperti Alessandro Bastoni dan Alejandro Grimaldo.
Langkah ini menandakan perubahan strategi dari kebijakan sebelumnya yang cenderung oportunistik menjadi lebih selektif dan berbasis kebutuhan skuad. Bahkan, laporan menyebutkan kemungkinan Alejandro Balde dilepas demi membuka ruang finansial dan taktis.
Peran Direktur Olahraga Deco menjadi krusial dalam fase ini. Ia dihadapkan pada tantangan menyeimbangkan ambisi kompetitif dengan keterbatasan anggaran yang masih membayangi klub.
Dengan situasi ini, masa depan Rashford di Camp Nou semakin tidak pasti. Bukan karena kegagalan performa, melainkan karena ia tidak lagi selaras dengan arah baru Barcelona yang kini lebih fokus pada efisiensi, regenerasi, dan pembangunan fondasi tim jangka panjang.

