LUMINASIA.ID, Makassar — Pemerintah Kabupaten Maros bersama Gammara Hotel Makassar resmi meluncurkan program kolaboratif “Gammara’na Kartuku” dalam sebuah kegiatan yang digelar di Selayar Pool, Gammara Hotel Makassar, Selasa (28/4/2026). Program ini menjadi terobosan lintas sektor yang menggabungkan layanan administrasi kependudukan dengan insentif langsung bagi masyarakat, khususnya keluarga dan anak-anak.
Peluncuran ini merupakan bagian dari upaya percepatan implementasi Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari transformasi layanan publik berbasis digital di Kabupaten Maros.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Maros, Hj. Nuralim, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya inovasi untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap kepemilikan KIA.
“Alhamdulillah kita mengadakan launching Gammara'na Kartuku, kita diberikan diskon kamar dan untuk anak-anak juga untuk berenang, semoga ini jadi motivasi bagi anak-anak kita untuk memiliki KIA, karena KIA bisa digunakan dimana-mana, termasuk di Gammara'. Bisa untuk ulang tahun dan acara-acara lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan berbasis manfaat langsung seperti ini dinilai efektif untuk mengubah persepsi masyarakat yang selama ini masih menganggap KIA sebagai dokumen yang kurang mendesak.
Sementara itu, General Manager Gammara Hotel, Andi Rizki Amanaras, menyebut program ini sebagai langkah strategis yang tidak hanya menguntungkan masyarakat, tetapi juga memperkuat peran sektor swasta dalam mendukung kebijakan publik.
“Gammara'na Kartuku adalah promo besar kami, yang terintegrasi dengan KIA atau Kartu Indonesia Anak. Kami bangga Bapak Bupati Maros bersama Pak Sekdis dan Pak Kadis bersedia hadir disini di launching ini, program ini bisa menjadi stimulus masyarakat Maros untuk memiliki KIA, karena belum semua memiliki KIA. Kolaborasi lintas-sektor ini membuktikan support Hotel Gammara' untuk Kabupaten Maros dan kebetulan sudah ada warga Maros yang menggunakan KIAnya untuk berenang. Semoga di seluruh hotel yang ada di Sulawesi Selatan sistem ini juga ditetapkan. Hotel Gammara' segmennya 80% adalah family sehingga setiap weekend ada kids activity dan movie time, sembari orang tua menikmati BBQ. Bulan depan ada juga feeding rabbit, yaitu anak-anak memberi makan kelinci. Ada juga program di Hotel Gammara' anak dapat mendapatkan kelinci. Sekali lagi terimakasih untuk Pak Bupati dan semuanya.”
Dari sisi pemerintah daerah, Bupati Maros Hj. A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H. menyoroti rendahnya tingkat kepemilikan KIA yang masih menjadi pekerjaan rumah serius.
“Kami merasa bersyukur atas launching ini, di Dukcapil kami mengedukasi seluruh masyarakat bahwa sejak lahir harus sudah ada Akte Kelahiran, dan sebagai anak mereka harus punya KIA, dan di Maros baru 30% anak yang memilikinya karena banyak orang tua yang menganggap tidak penting, padahal penting sekali jika ada kondisi gawat darurat terjadi pada anak. Selain itu KIA penting untuk data kependudukan kita di Indonesia, sehingga kami dari Pemda Maros mengucapkan terimakasih kepada GM Maros yang menginisiasi kerjasama ini.”
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Maros dan Gammara Hotel sebagai simbol komitmen bersama dalam memperluas manfaat KIA. Momen puncak ditandai dengan prosesi launching melalui penapakan tangan pada layar LED, sebagai representasi visual dari kolaborasi yang terjalin.
Melalui program ini, pemilik KIA mendapatkan berbagai keuntungan, termasuk diskon 20 persen untuk fasilitas berenang di Gammara Hotel, serta sejumlah promo lainnya yang dirancang untuk menarik minat keluarga.
Inisiatif ini tidak hanya menawarkan insentif ekonomi, tetapi juga mempertegas bahwa dokumen kependudukan kini memiliki nilai praktis dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendekatan kolaboratif seperti ini, Pemda Maros menargetkan peningkatan signifikan kepemilikan KIA, sekaligus memperkuat basis data kependudukan yang akurat dan terintegrasi.

