Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Sulsel Dibidik Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah, KLH Kejar 100 Persen di 2029

Minggu, 26 April 2026 22:04
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
suasana di TPA Antang, Makassar

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menargetkan Provinsi Sulawesi Selatan menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah dengan capaian 100 persen sampah terkelola pada 2029, sebagaimana ditegaskan dalam rapat koordinasi bersama pemerintah pusat dan seluruh kepala daerah se-Sulsel, Kamis (23/4/2026).

Target ambisius tersebut disampaikan sebagai bagian dari langkah transformasi sistem pengelolaan sampah yang dinilai sudah berada pada fase krusial dan membutuhkan pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/BPLH, Ary Sudijanto, mengatakan bahwa pencapaian 100 persen pengelolaan sampah bukan sekadar angka administratif, melainkan perubahan mendasar dalam sistem pengelolaan lingkungan.

“Target ini bukan sekadar capaian administratif, tetapi mandat transformasi sistem yang menempatkan pemilahan di sumber sebagai fondasi utama, memastikan fasilitas pengolahan berfungsi optimal, serta mengakhiri praktik open dumping sehingga tempat pemrosesan akhir hanya menerima residu,” ujar Ary.

Berdasarkan data KLH/BPLH, timbulan sampah di Sulawesi Selatan saat ini mencapai sekitar 4.900 ton per hari. Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 33 persen yang berhasil dikelola dengan baik. Kondisi ini menjadi dasar pemerintah untuk mempercepat pembenahan sistem secara menyeluruh.

Sejumlah langkah strategis disiapkan, di antaranya percepatan penyusunan dan implementasi Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah (RISPS), optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga pengembangan fasilitas Material Recovery Facility (MRF).

Selain itu, penguatan kelembagaan daerah serta skema pembiayaan juga menjadi fokus agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

KLH/BPLH menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur semata tidak cukup tanpa diiringi perubahan perilaku masyarakat. Oleh karena itu, strategi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran publik terhadap pemilahan sampah dari sumber.

Edukasi tersebut mencakup pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penguatan peran bank sampah, serta pengembangan ekonomi sirkular yang dapat memberikan nilai tambah dari pengelolaan sampah.

Ary juga mendorong kepala daerah di Sulawesi Selatan untuk mengambil peran aktif sebagai penggerak utama dalam percepatan pengelolaan sampah melalui kebijakan yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

Ia menekankan pentingnya penguatan regulasi serta dukungan anggaran sebagai faktor penentu keberhasilan implementasi program di lapangan.

Komitmen tersebut turut diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah pusat dan daerah sebagai langkah konkret dalam mendorong percepatan transformasi pengelolaan sampah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Kasman, menyebut rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah kebijakan antara pusat dan daerah.

“Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan, mengidentifikasi tantangan di lapangan, serta menyepakati langkah konkret dalam meningkatkan persentase sampah terkelola di seluruh kabupaten/kota,” jelasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, penguatan pembinaan berbasis kinerja, serta kepemimpinan daerah yang progresif, pemerintah optimistis Sulawesi Selatan mampu menutup kesenjangan layanan pengelolaan sampah dalam beberapa tahun ke depan.

Upaya ini juga menjadi bagian dari agenda pembangunan rendah emisi serta penguatan tata kelola lingkungan hidup berkelanjutan di Indonesia. Sulawesi Selatan pun diharapkan dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam pengelolaan sampah di tingkat nasional.

Tags: Kota Bebas Sampah 2029 TPA Antang Lingkungan Hidup


Baca Juga

Sampah Organik dari 14 Pasar di Makassar Capai 31 Ton per Hari, Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa
Sampah Organik dari 14 Pasar di Makassar Capai 31 Ton per Hari, Jadi Pakan Sapi di TPA Tamangapa
Appi Kunjungi TPA Antang, Naik hingga ke Puncak Area Timbunan
Appi Kunjungi TPA Antang, Naik hingga ke Puncak Area Timbunan
Cegah Sapi Konsumsi Sampah Berbahaya, Pemkot Makassar Siapkan Penangkaran di TPA Tamangapa
Cegah Sapi Konsumsi Sampah Berbahaya, Pemkot Makassar Siapkan Penangkaran di TPA Tamangapa
TPA Antang Tak Lagi Terima Sampah Campur, Warga Makassar Wajib Pilah dari Rumah
TPA Antang Tak Lagi Terima Sampah Campur, Warga Makassar Wajib Pilah dari Rumah
Air Lindi TPA Antang Ditarget Penuhi Baku Mutu, Pemkot Makassar Uji Hasil Treatment EcoTru
Air Lindi TPA Antang Ditarget Penuhi Baku Mutu, Pemkot Makassar Uji Hasil Treatment EcoTru
Jelajah Sampah Titik ke-14 di Tamalanrea, Appi Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah
Jelajah Sampah Titik ke-14 di Tamalanrea, Appi Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah

Populer

  • 1
    Appi Dorong Sampah Jadi Sumber Penghasilan, Bank Sampah Akan Diperkuat Pemkot Makassar
  • 2
    Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
  • 3
    Atlet Peraih Medali SEA Games Ikut Bertanding di Honda DBL South Sulawesi 2026, Ini Dia
  • 4
    SMAN 9 Makassar Menang Telak dengan Skor 47-11, Ini Hasil Lengkap Putra DBL South Sulawesi 2026 Hari Ketiga
  • 5
    Kenapa Long Lap Veda Ega Diulang di Moto3 Austria? Ternyata Ini Aturannya

Ekonomi

  •  Toyota Hilux Rangga Kuasai 51,4 Persen Pasar Pick Up Medium di Sulawesi
    Toyota Hilux Rangga Kuasai 51,4 Persen Pasar Pick Up Medium di Sulawesi
  • LPS Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Palopo
    LPS Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Palopo
  • Biosolar di Polewali Ditambah hingga 50 Persen, Penyaluran Capai 68 KL
    Biosolar di Polewali Ditambah hingga 50 Persen, Penyaluran Capai 68 KL

Peristiwa

  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
    KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID