Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

Perusahaan Kanada Tawarkan Investasi Rp1,3 Triliun pada Pertemuan Lanjutan dengan Pemkab Gowa

Rabu, 29 Juli 2026 12:55
Editor: Hera
  • Bagikan
Pemkab Gowa dan perusahaan energi asal Kanada, yakni Portage Energi Group Inc., kembali menggelar pertemuan menindaklanjuti rencana investasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu (waste-to-energy), Selasa (28/7/26)

Perusahaan Kanada Tawarkan Investasi Rp1,3 Triliun pada Pertemuan Lanjutan dengan Pemkab Gowa

LUMINASIA.ID, GOWA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dan perusahaan energi asal Kanada, yakni Portage Energi Group Inc., kembali menggelar pertemuan menindaklanjuti rencana investasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu (waste-to-energy) berkapasitas hingga 1.000 ton sampah per hari dengan pembangkit listrik sekitar 20 megawatt (MW).

Dalam pertemuan yang digelar, Selasa (28/7/26), Portage Energy memaparkan konsep proyek yang mengubah sampah menjadi energi listrik sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon dan penerapan ekonomi sirkular. 

Nilai investasi yang ditawarkan diperkirakan mencapai USD 80 juta atau sekitar Rp1,3 triliun, menjadikannya salah satu proyek investasi lingkungan terbesar yang direncanakan di Kabupaten Gowa.

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, menyambut positif rencana investasi tersebut. Menurutnya, proyek ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, memperbaiki sistem pengelolaan sampah, sekaligus mendukung target pemerintah pusat dalam pengembangan energi baru terbarukan.

"Hari ini kami menindaklanjuti pembahasan bersama Portage Energy dan telah mendengarkan langsung presentasi mengenai rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern yang dapat menghasilkan energi listrik. Kami juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proses investasi, termasuk perizinannya, dapat berjalan melalui mekanisme yang terintegrasi," ujar Darmawangsyah.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat memberikan dukungan terhadap rencana tersebut karena sejalan dengan kebijakan nasional percepatan pengelolaan sampah sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, termasuk upaya mengakhiri praktik open dumping di tempat pembuangan akhir (TPA).

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kabupaten Gowa telah menyiapkan lahan seluas sekitar delapan hektare yang dinilai memenuhi syarat untuk pembangunan fasilitas tersebut.

"Kami sudah meninjau lokasi yang direncanakan. Kebutuhan lahannya sekitar delapan hektare dan secara teknis sudah memenuhi persyaratan. Selanjutnya tinggal dibahas lebih komprehensif bersama seluruh pihak terkait," katanya.

Menurut Darmawangsyah, pemerintah daerah juga siap memberikan dukungan terhadap pengembangan proyek tersebut, termasuk menjamin ketersediaan pasokan sampah sebagai bahan baku utama pembangkit listrik.

Saat ini, volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kabupaten Gowa mencapai sekitar 400 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 250 ton per hari belum dialokasikan dalam kerja sama pengelolaan, sementara 150 ton per hari masih terikat dalam perjanjian yang menunggu implementasi atau penyesuaian. Pemerintah Kabupaten Gowa juga membuka peluang kerja sama dengan daerah sekitar melalui kawasan metropolitan Mamminasata agar kebutuhan pasokan hingga 1.000 ton sampah per hari dapat terpenuhi saat proyek beroperasi penuh.

Chief Commercial Officer Portage Energy Group Inc., Stephen Akpakwu, mengatakan proyek waste-to-energy di Gowa dirancang untuk menjawab dua tantangan sekaligus, yakni mengurangi timbunan sampah dan menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.

"Kami melihat peluang besar untuk mencapai dua tujuan sekaligus, yaitu memanfaatkan sampah secara optimal dan mengubahnya menjadi energi listrik yang bermanfaat," kata Stephen.

Ia menambahkan, proyek tersebut tidak hanya berorientasi pada penyediaan energi bersih, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kami ingin memulai dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat sehingga manfaat proyek ini dapat dirasakan langsung oleh warga Gowa maupun daerah sekitarnya. Sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi dapat diubah menjadi sumber nilai ekonomi," ujarnya.

Apabila terealisasi, proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu fasilitas pengolahan sampah modern terbesar di Sulawesi Selatan, sekaligus mendukung target pemerintah dalam meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan, mengurangi emisi karbon, dan menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. 

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain, Inspektur Inspektorat Daerah, Plt. Kepala Dinas PUPR, Kepala Bagian Kerjasama, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Bappeda Kabupaten Gowa.

Tags: perusahaan energi dari Kanada Portage Energy waste to energy pemkab gowa darmawangsyah muin

Baca Juga

370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
Darmawangsyah Muin Jadi Satu-satunya di Sulsel Raih Predikat GOLD Genting 2026 dari Kemendukbangga
Darmawangsyah Muin Jadi Satu-satunya di Sulsel Raih Predikat GOLD Genting 2026 dari Kemendukbangga
Lakukan Monev SP4N-LAPOR, Perangkat Daerah Diminta Tingkatkan Responsivitas
Lakukan Monev SP4N-LAPOR, Perangkat Daerah Diminta Tingkatkan Responsivitas
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa
Darmawangsyah Muin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Darmawangsyah Muin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Pemkab-Polresta Gowa Siap Berkolaborasi Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas
Pemkab-Polresta Gowa Siap Berkolaborasi Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

Populer

  • 1
    Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
  • 2
    Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
  • 3
    Unismuh Makassar Jalin Kerja Sama dengan Phenikaa University Vietnam, Fokus Riset Tiga Fakultas
  • 4
    UMI Optimalkan Rute Distribusi Hasil Pertanian di Desa Sanrobone Takalar
  • 5
    Minat Sponsor Membludak, Spektamagis Vol. 3 Terapkan Kurasi Satu Industri Satu Brand

Ekonomi

  • Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
    Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
  • Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
    Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
  • GIIAS Makassar 2026 Ditutup, Catat 18.339 Pengunjung
    GIIAS Makassar 2026 Ditutup, Catat 18.339 Pengunjung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID