Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Sulsel

RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel

Jumat, 31 Juli 2026 11:49
Editor: Hera
  • Bagikan
Peletakan batu pertama Pembangunan Rumah Sakit Regional Wilayah Selatan Provinsi Sulawesi Selatan di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kamis (30/7).

RS Regional Mulai Dibangun di Malino, Gowa Jadi Simpul Layanan Kesehatan Wilayah Selatan Sulsel

LUMINASIA.ID, GOWA -- Pembangunan Rumah Sakit Regional Wilayah Selatan Provinsi Sulawesi Selatan resmi dimulai dan diproyeksikan menjadi simpul baru layanan kesehatan bagi masyarakat Gowa serta daerah perbatasan. Peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit tersebut dilakukan di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kamis (30/7).

Kehadiran RS Regional ini akan menjawab persoalan jarak dan waktu tempuh yang selama ini menjadi salah satu tantangan masyarakat wilayah selatan dalam mengakses layanan kesehatan rujukan.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengatakan pembangunan RS Regional merupakan bagian dari agenda pemerataan pembangunan yang harus dirasakan langsung masyarakat.

“Kita ingin pembangunan kesehatan di Gowa bergerak dari sekadar menyediakan fasilitas menjadi upaya memastikan setiap warga memiliki akses yang setara terhadap layanan kesehatan. Rumah sakit ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat yang selama ini menghadapi persoalan jarak dan waktu ketika membutuhkan rujukan,” kata Bupati Gowa.

Rumah sakit tipe C ini dibangun di atas lahan sekitar 21.000 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 9.907 meter persegi. Kapasitas awal yang disiapkan sebanyak 100 tempat tidur, dengan fasilitas IGD, layanan kesehatan ibu dan anak, spesialis dasar, rawat inap, ICU/HCU, ruang operasi, ruang bersalin serta fasilitas penunjang medis.

Wilayah layanan diproyeksikan mencakup tujuh kecamatan dataran tinggi di Gowa, serta masyarakat dari wilayah perbatasan Sinjai dan Bulukumba. Dengan posisi tersebut, rumah sakit ini diarahkan menjadi bagian penting dari jejaring rujukan wilayah selatan Sulawesi Selatan.

“Pembangunan ini juga menempatkan Gowa dalam posisi strategis sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan regional. Kita ingin masyarakat Gowa mendapatkan layanan lebih cepat, sementara masyarakat dari wilayah sekitar juga memiliki pilihan rujukan yang lebih dekat,” ujarnya.

Proyek senilai Rp161 miliar ini dikerjakan dengan skema design and build dan ditargetkan selesai pada Agustus 2027. Talenrang menegaskan keberhasilan pembangunan akan diukur dari dampaknya terhadap masyarakat.

“Ketika rumah sakit ini beroperasi, ukurannya harus jelas. Waktu rujukan pasien harus lebih singkat, akses layanan spesialistik semakin dekat dan rujukan kasus nontersier ke Makassar semakin berkurang,” tegasnya.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan penempatan rumah sakit regional di Gowa merupakan bagian dari strategi pemerataan layanan kesehatan antarkawasan. Gowa dipilih karena memiliki populasi besar sekaligus menjadi wilayah yang dapat menjangkau masyarakat di kawasan selatan dan daerah perbatasan.

“Kita membangun rumah sakit ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas. Ada persoalan jarak dan transportasi medis dari kawasan pegunungan, sementara angka kematian ibu dan anak masih menjadi perhatian. Karena itu, fasilitas kesehatan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Menurutnya, rumah sakit regional tersebut juga dirancang mendukung aktivitas pariwisata Malino melalui layanan kegawatdaruratan serta konsultasi kesehatan bagi wisatawan. Andi Sudirman menegaskan pemerintah akan memastikan kebutuhan tenaga kesehatan dipenuhi seiring kesiapan operasional rumah sakit.

“Yang kita bangun bukan sekadar gedung. Kita harus memastikan tenaga kesehatan, peralatan dan sistem pelayanannya siap sehingga ketika rumah sakit ini beroperasi, masyarakat langsung mendapatkan layanan yang berkualitas,” tegasnya.

Turut hadir Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Fadli Ananda, perwakilan Forkopimda Sulawesi Selatan, dan Perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa.

Tags: Rumah Sakit Regional Wilayah Selatan Provinsi Sulawesi Selatan husniah talenrang pemkab gowa

Baca Juga

370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
370 Anak Terima Bantuan Susu, Bupati Gowa Pastikan Intervensi Stunting Berjalan Optimal
Darmawangsyah Muin Jadi Satu-satunya di Sulsel Raih Predikat GOLD Genting 2026 dari Kemendukbangga
Darmawangsyah Muin Jadi Satu-satunya di Sulsel Raih Predikat GOLD Genting 2026 dari Kemendukbangga
Lakukan Monev SP4N-LAPOR, Perangkat Daerah Diminta Tingkatkan Responsivitas
Lakukan Monev SP4N-LAPOR, Perangkat Daerah Diminta Tingkatkan Responsivitas
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa
Darmawangsyah Muin Resmi Jadi Bupati Gowa
Darmawangsyah Muin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Darmawangsyah Muin Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Pemkab-Polresta Gowa Siap Berkolaborasi Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas
Pemkab-Polresta Gowa Siap Berkolaborasi Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas

Populer

  • 1
    Makassar Tourism Outlook 2026 Bahas Strategi Perkuat Posisi Makassar sebagai Gerbang Wisata Indonesia Timur
  • 2
    Makassar Great Sale Targetkan Omzet Rp55 Miliar, Libatkan Enam Mal
  • 3
    Unismuh Makassar Jalin Kerja Sama dengan Phenikaa University Vietnam, Fokus Riset Tiga Fakultas
  • 4
    UMI Optimalkan Rute Distribusi Hasil Pertanian di Desa Sanrobone Takalar
  • 5
    Minat Sponsor Membludak, Spektamagis Vol. 3 Terapkan Kurasi Satu Industri Satu Brand

Ekonomi

  • Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
    Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
  • Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
    Kalla Beton Perluas Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16 Balikpapan
  • GIIAS Makassar 2026 Ditutup, Catat 18.339 Pengunjung
    GIIAS Makassar 2026 Ditutup, Catat 18.339 Pengunjung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID