LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Pengalaman bertanding di ajang SEA Games ternyata tidak membuat Auliya Mustika Putri berhenti mencoba tantangan baru.
Atlet artistic swimming (renang artistik) nasional asal Makassar itu kini menjajal panggung yang berbeda dengan menjadi bagian dari dance crew SMAN 9 Makassar di panggung Honda DBL South Sulawesi 2026.
Dilansir DBL.id, Auliya merupakan salah satu atlet renang artistik Indonesia yang telah mengukir sejumlah prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Salah satu pencapaian terbesarnya diraih saat memperkuat Indonesia pada SEA Games ke-33 di Thailand 2025 dan meraih medali perunggu nomor beregu.
Prestasi tersebut melanjutkan deretan pencapaian Auliya di cabang olahraga yang memadukan unsur renang, senam, dan tarian tersebut.
Selain medali perunggu SEA Games 2025, Auliya juga pernah meraih juara pertama nomor beregu pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, juara pertama Team Free Routine Singapore Open 2024, serta juara kedua Team Free Routine PON XX Papua 2021.
Pada Kejuaraan Nasional Aquatic 2026, Auliya juga berhasil meraih posisi kedua.
Keterlibatan Auliya di dunia renang artistik sudah dimulai sejak kelas 1 SD. Sang kakak menjadi sosok yang pertama kali mengenalkannya pada cabang olahraga tersebut.
Sejak saat itu, Auliya menekuni renang artistik secara profesional hingga mendapat kesempatan memperkuat Indonesia di berbagai ajang, termasuk SEA Games.
Kesibukan sebagai atlet nasional bahkan sempat membuat keinginannya tampil di panggung DBL harus ditunda. Padahal, Auliya sudah menyukai dance sejak 2020.
Saat duduk di kelas X, persiapan menuju SEA Games membuat Auliya harus memprioritaskan latihan dan tugasnya sebagai atlet Indonesia.
Kesempatan tampil di DBL baru terwujud musim ini. Ia kemudian harus membagi waktu antara sekolah, latihan renang artistik, dan persiapan bersama tim dance SMAN 9 Makassar.
"Kebetulan lomba akuatik tahun ini adanya di akhir tahun, jadi aku izin untuk latihan DBL. Latihan akuatik itu sebenarnya setiap hari, tapi pas mulai persiapan DBL, aku izin setiap Selasa dan Kamis. Jadi Senin, Rabu, Jumat, Sabtu, dan Minggu aku latihan renang, sedangkan Selasa dan Kamis khusus latihan dance DBL," jelas Auliya.
Pengalaman tampil di hadapan ribuan penonton pada ajang seperti PON hingga SEA Games juga tidak sepenuhnya menghilangkan rasa gugup Auliya ketika pertama kali tampil di DBL.
"Tetap deg-degan banget, apalagi ini first time ikut DBL," ungkapnya.
Meski demikian, Auliya menikmati pengalaman tersebut. Menurutnya, panggung DBL Dance memberikan pengalaman berbeda karena dapat melihat penampilan dan koreografi dari berbagai sekolah.
"Tapi panggung DBL Dance itu seru banget. Yang paling berkesan, aku bisa lihat koreo dari sekolah-sekolah lain yang keren-keren abis."
Auliya Mustika saat tampil di AQUA DBL Dance 2026 South Sulawesi.
Setelah menyelesaikan penampilannya di AQUA DBL Dance 2026 South Sulawesi, Auliya kembali menatap agenda olahraga akuatik. Pada November mendatang, ia dijadwalkan mengikuti Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) di Jakarta dan kejuaraan internasional SEA Age Group di Malaysia.



