Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Pendidikan Inklusif Tak Cukup Buka Akses, Kalla Institute Dorong Budaya Kampus yang Setara

Selasa, 22 September 2026 19:18
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Dosen Kalla Institute, Syarief Dienan Yahya dan Muhammad Fachrul Salam, yang terlibat dalam Program KRISAN Fellowship untuk memperkuat pengembangan pendidikan inklusif di lingkungan perguruan tinggi.

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pendidikan inklusif tidak hanya berkaitan dengan penyediaan akses belajar yang setara, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi membangun lingkungan yang memahami keberagaman dan memberi ruang bagi setiap mahasiswa untuk berkembang.

Upaya tersebut menjadi perhatian Kalla Institute melalui keterlibatan dua dosennya, Syarief Dienan Yahya dan Muhammad Fachrul Salam, dalam Program KRISAN Fellowship yang mendorong terwujudnya pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas.

Melalui program tersebut, Kalla Institute terpilih sebagai salah satu dari lima perguruan tinggi terbaik setelah mengikuti proses seleksi yang melibatkan lebih dari 109 perguruan tinggi di Indonesia.

Dosen Kalla Institute, Syarief Dienan Yahya, mengatakan KRISAN Fellowship memberikan kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman mengenai penerapan prinsip inklusivitas di lingkungan pendidikan tinggi.

“KRISAN Fellowship memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar dan memahami bagaimana pendidikan dapat hadir secara lebih inklusif. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui program ini diharapkan dapat diterapkan di Kalla Institute sehingga lingkungan kampus semakin terbuka dan mampu memberikan kesempatan yang setara bagi setiap individu,” ujar Syarief.

Menurutnya, pengalaman yang diperoleh melalui fellowship tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam lingkungan Kalla Institute sehingga kampus semakin terbuka terhadap kebutuhan setiap individu.

Dosen Kalla Institute lainnya, Muhammad Fachrul Salam, mengatakan pendidikan inklusif membutuhkan komitmen dari seluruh unsur perguruan tinggi dan perlu dibangun sebagai bagian dari ekosistem serta budaya kampus.

“Pendidikan inklusif bukan hanya tentang menyediakan akses, tetapi juga membangun lingkungan yang memahami dan menghargai setiap perbedaan. Melalui KRISAN Fellowship, kami memperoleh perspektif baru yang menjadi bekal untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang lebih ramah dan setara,” kata Fachrul.

Keterlibatan dua dosen tersebut menjadi momentum bagi Kalla Institute untuk memperkuat kapasitas dalam mengembangkan pendidikan inklusif. Pengetahuan dan pengalaman dari program KRISAN Fellowship diharapkan dapat mendukung pengembangan proses pembelajaran, aktivitas akademik, fasilitas, serta lingkungan kampus yang semakin responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.

Kalla Institute memandang kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik maupun kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. Lingkungan belajar yang aman, nyaman, terbuka, dan memberikan kesempatan setara kepada seluruh mahasiswa juga menjadi bagian dari kualitas pendidikan.

Karena itu, Kalla Institute akan terus membuka ruang kolaborasi dan mengembangkan berbagai inisiatif yang mendukung pendidikan inklusif. Keterlibatan dalam KRISAN Fellowship diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun lingkungan akademik yang adaptif, setara, dan inklusif.

Kalla Institute juga menyebut pendidikan yang dikembangkan tidak hanya membekali mahasiswa dengan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga nilai keberagaman, kesetaraan, dan kepedulian terhadap sesama.

Informasi mengenai Kalla Institute tersedia melalui Instagram @kallainstitute, sementara informasi penerimaan mahasiswa baru dapat diakses melalui register.kallainstitute.ac.id.

Tags: kalla institute kalla group


Baca Juga

57 Perwakilan Media di Makassar Ikut Outbond hingga Fashion Show Gaya Koboi di Malino, Media Outing KALLA
57 Perwakilan Media di Makassar Ikut Outbond hingga Fashion Show Gaya Koboi di Malino, Media Outing KALLA
Kalla 10K 2026 Buka 4.500 Slot, Hadirkan Family Run 2K
Kalla 10K 2026 Buka 4.500 Slot, Hadirkan Family Run 2K
HR Collegia Kalla Institute Bekali Praktisi HR Hadapi Tantangan SDM Lintas Industri
HR Collegia Kalla Institute Bekali Praktisi HR Hadapi Tantangan SDM Lintas Industri
Aksi Mangrove Lestari Antar KALLA Raih Gold ISRA 2026 untuk Konservasi Biodiversitas
Aksi Mangrove Lestari Antar KALLA Raih Gold ISRA 2026 untuk Konservasi Biodiversitas
Liburan di Bugis Waterpark Makin Hemat, Promo Bonanza Tawarkan Benefit hingga Rp3 Juta
Liburan di Bugis Waterpark Makin Hemat, Promo Bonanza Tawarkan Benefit hingga Rp3 Juta
Kalla Beton Suplai Ready Mix Rp3,8 Miliar untuk Proyek Stadion Sudiang Makassar, Perkuat Fondasi Infrastruktur Olahraga
Kalla Beton Suplai Ready Mix Rp3,8 Miliar untuk Proyek Stadion Sudiang Makassar, Perkuat Fondasi Infrastruktur Olahraga

Populer

  • 1
    Judi Online Makin Mudah Diakses, Pelajar Harus Lebih Waspada!
  • 2
    Peserta KALLA 10K dari Riau hingga Papua, Ada Aturan Cut Off hingga DNF
  • 3
    Rektor Unismuh Dorong Ketahanan Air Berbasis Masyarakat di Tengah Perubahan Iklim
  • 4
    Atlet Peraih Medali SEA Games Ikut Bertanding di Honda DBL South Sulawesi 2026, Ini Dia
  • 5
    PDAM Makassar Sukses Tangani Keluhan Air Sempat Berwarna Hitam, Masalah Endapan dan Jaringan Pipa

Ekonomi

  • APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
    APBN Salurkan KUR Rp12,96 Triliun ke 181.912 Debitur di Sulsel
  •  Toyota Hilux Rangga Kuasai 51,4 Persen Pasar Pick Up Medium di Sulawesi
    Toyota Hilux Rangga Kuasai 51,4 Persen Pasar Pick Up Medium di Sulawesi
  • LPS Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Palopo
    LPS Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Donor Darah di Palopo

Peristiwa

  • Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
    Cuaca Besok di Sulsel 19 September 2026, BMKG Peringatkan Angin Kencang
  • Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
    Ini Kronologi Bule Australia Habisi Anak dan Dirinya di Bali, Jeritan 'I Love You Daddy' Bikin Miris
  • KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
    KPK Telusuri Alur Perintah dan Aliran Uang dalam Kasus Suap HGB Bogor
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID