LUMINASIA.ID, JAKARTA - Sepeda motor HONDA yang jarang digunakan dan hanya terparkir di garasi selama berminggu-minggu tetap membutuhkan perawatan agar tidak mengalami masalah ketika kembali digunakan.
Wahana Honda membagikan tips HONDA, tiga hal yang dapat dilakukan pemilik motor yang jarang dipakai, mulai dari rutin memanaskan mesin, menjaga daya aki, hingga menggunakan standar tengah saat motor diparkir dalam waktu lama.
Banyak pemilik kendaraan beranggapan motor yang semakin jarang digunakan akan semakin awet, sehingga sepeda motor akhirnya dibiarkan terparkir tanpa pernah dinyalakan selama berminggu-minggu.
Padahal, mesin kendaraan bermotor dirancang untuk bergerak dan bersirkulasi, sehingga motor yang terlalu lama dibiarkan diam dapat menimbulkan potensi masalah pada sejumlah komponen.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah rutin memanaskan mesin motor selama 3 hingga 5 menit setidaknya 2 atau 3 hari sekali.
Ketika mesin mati dalam waktu lama, oli mesin dapat turun dan mengendap di dasar karter atau oil pan karena gaya gravitasi.
Kondisi tersebut membuat sejumlah komponen logam presisi di bagian atas silinder, seperti camshaft atau noken as, klep, dan dinding piston kehilangan lapisan pelindung oli.
Jika motor yang sudah lama tidak digunakan langsung dinyalakan dan digeber, komponen tersebut dapat mengalami gesekan ketika pelumasan belum optimal.
Gesekan tersebut berpotensi menyebabkan dinding silinder baret, suara mesin menjadi kasar, hingga kerusakan yang dapat berujung pada turun mesin.
Karena itu, pemilik motor cukup menyalakan mesin dalam kondisi diam atau idling selama 3 hingga 5 menit tanpa perlu memainkan selongsong gas dengan kencang.
Selain membantu sirkulasi oli, memanaskan mesin juga berkaitan dengan kondisi sistem kelistrikan motor.
Lini motor matic Honda modern dibekali sejumlah fitur yang membutuhkan daya listrik, seperti Smart Key System, lampu LED, dan sensor alarm anti-maling.
Ketika motor tidak pernah dinyalakan selama berminggu-minggu, daya aki dapat terkuras secara perlahan hingga drop dan membuat starter elektrik tidak merespons.
Saat mesin dinyalakan selama beberapa menit, generator magnet atau spull dan kiprok atau rectifier bekerja mengalirkan arus listrik untuk mengisi kembali daya aki.
Dengan rutin memanaskan motor, voltase aki diharapkan tetap berada pada batas aman sehingga motor lebih siap digunakan ketika dibutuhkan.
Hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah posisi motor ketika diparkir, terutama bagi kendaraan yang akan lama berada di garasi.
Pemilik motor disarankan menggunakan standar tengah atau standar ganda daripada hanya mengandalkan standar samping ketika motor akan ditinggalkan dalam waktu lama.
Motor yang terus berdiri miring dengan standar samping selama berminggu-minggu dapat membuat beban pada suspensi menjadi tidak seimbang.
Bobot motor terus menekan salah satu sisi suspensi depan dan belakang, yang dalam jangka panjang disebut dapat memicu keausan pegas yang tidak rata serta mempercepat kebocoran sil oli sokbreker.
Posisi parkir juga berkaitan dengan kondisi ban karena titik tapak ban yang terus menempel di lantai dalam waktu lama dapat mengalami deformasi atau flat spot.
Kondisi tersebut dapat membuat struktur kawat baja di dalam ban berubah bentuk sehingga ban tidak lagi bulat sempurna.
Saat motor kembali digunakan, kondisi tersebut dapat membuat kemudi terasa memantul atau oleng.
Penggunaan standar tengah membantu membagi distribusi beban motor serta membebaskan roda belakang dari beban lantai.
Pemilik motor juga dapat memberikan alas kardus atau kayu pada ban depan yang menyentuh lantai untuk membantu mengurangi paparan suhu dingin dari permukaan lantai terhadap kompon karet ban.
Jika motor sudah terlalu lama terparkir dan tarikan mulai terasa berat, pemilik disarankan tidak langsung memaksakannya melaju di jalan raya.
Motor dapat diperiksa di bengkel resmi AHASS untuk memastikan kondisi sejumlah komponen, termasuk tangki, aki, oli mesin, hingga sistem injeksi PGM-FI.
Pemeriksaan dapat meliputi kuras tangki, pengukuran voltase aki, penggantian oli baru, hingga kalibrasi sistem injeksi PGM-FI agar kondisi motor kembali optimal.




