LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Pembalap asal Indonesia, Kiandra Ramadhipa, membidik posisi tiga besar klasemen Moto3 Junior 2026 setelah berhasil mengamankan podium kedua pada Race 1 di Sirkuit Aragon, Spanyol, akhir pekan lalu.
Ramadhipa kini berada di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 113 poin dari 10 balapan, dan membutuhkan tambahan setidaknya 23 poin untuk mengejar Yaroslav Karpushin yang menempati posisi ketiga dengan 136 poin.
Baca: Ramadhipa Dedikasikan Podium Moto3 Junior untuk Pembalap Malaysia
Ramadhipa memang sudah tidak memiliki kesempatan untuk merebut gelar juara Moto3 Junior 2026 karena saat ini tertinggal 67 poin dari Carlos Cano yang berada di puncak klasemen dengan 180 poin.
Dengan tersisa satu seri di Misano, Italia, yang akan berlangsung pada 16-18 Oktober 2026, Ramadhipa masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi akhirnya di klasemen.
Pembalap asal Sleman tersebut naik ke peringkat keempat setelah meraih podium kedua pada Race 1 di Aragon.
Tambahan 33 poin dari seri Aragon menjadi modal penting bagi Ramadhipa dalam upayanya mengejar posisi tiga besar klasemen pembalap.
“Saya merasa percaya diri di kedua balapan. Race 1 berjalan cukup baik dan saya berhasil meraih podium,” kata Ramadhipa dikutip Juara.net dari Astra Honda.
Pada Race 2, Ramadhipa harus menghadapi kondisi lintasan yang lebih panas sehingga balapan terasa lebih sulit.
“Saya terus berusaha hingga tikungan terakhir dan berhasil finis di posisi keempat,” tambahnya.
Hasil tersebut membuat Ramadhipa tetap memiliki peluang untuk mengakhiri musim di posisi tiga besar.
Pembalap berusia 16 tahun itu kini terpaut 23 poin dari Karpushin yang berada di posisi ketiga klasemen.
“Meski begitu, saya tetap mendapatkan poin penting di Aragon,” ucap Ramadhipa.
“Itu membuka peluang lebih besar untuk dapat meraih posisi tiga besar klasemen pembalap di akhir musim,” imbuhnya.
Ramadhipa bertekad memanfaatkan seri terakhir di Misano sebaik mungkin untuk mengejar posisi tiga besar klasemen Moto3 Junior 2026.
“Masih terdapat satu kesempatan di Misano,” ucap Ramadhipa.
“Saya akan berusaha keras, terima kasih untuk seluruh tim dan semua yang mendukung,” pungkasnya.
Pencapaian Ramadhipa di Aragon juga mendapat apresiasi dari petinggi Astra Honda Motor, Andy Wijaya.
Andy berharap hasil podium kedua pada Race 1 dan finis keempat pada Race 2 dapat menjadi modal positif bagi Ramadhipa menghadapi seri terakhir di Misano.
“Keberhasilannya raih podium 2 di race 1 dan finish di posisi 4 pada race 2 semoga jadi modal positif bagi Ramadhipa untuk menghadapi seri terakhir di Misano,” ucap Andy Wijaya.
“Semoga Ramadhipa bisa memaksimalkan potensinya dan menutup musim dengan performa terbaiknya,” tuturnya.
Berdasarkan klasemen sementara Moto3 Junior 2026, Carlos Cano memimpin dengan 180 poin, disusul Giulio Pugliese dengan 137 poin dan Yaroslav Karpushin dengan 136 poin.
Ramadhipa berada di posisi keempat dengan 113 poin, hanya unggul dua poin dari rekan sesama pembalap Honda, Travis Borg, yang mengoleksi 111 poin.
Di bawahnya terdapat Fernando Bujosa dengan 101 poin, Ryota Ogiwara 92 poin, Leonardo Zanni 73 poin, Kiattisak Singhapong 70 poin, dan David Gonzalez 70 poin.
Pembalap lainnya dalam klasemen Moto3 Junior 2026 yakni Guillem Planques 60 poin, Matteo Gabarrini 40 poin, David Da Costa 37 poin, Kerman Tinez 37 poin, Kristian Daniel Jr. 28 poin, Enzo Bellon 24 poin, Kgopotso Mononyane 19 poin, Leonardo Abruzzo 17 poin, Marianos Nikolis 13 poin, Sullivan Mounsey 9 poin, Remy Sanjuan 9 poin, Erik Michielon 9 poin, Evan Belford 8 poin, Gonzalo Perez 3 poin, Filip Surowiak 2 poin, Seiryu Ikegami 1 poin, Tibor Varga 1 poin, serta Pablo Olivares, Benat Fernandez, Alberto Enríquez, Mathias Tamburini, Johnny Garness, Levi Russo, Eduardo Gutierrez, Henri Mignot, Fabio Pilato, Edoardo Bertola, Loris Schönrock, dan Alex Longarela yang belum mengoleksi poin.




