Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Mau Beli Honda Tiger atau Mega Pro Bekas? Ini Bagian yang Wajib Dicek

Rabu, 30 September 2026 17:37
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Honda Tiger

LUMINASIA.ID, MAKASSAR - Motor Honda Tiger dan Honda Mega Pro masih menjadi pilihan di pasar motor bekas, tetapi calon pembeli perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum melakukan transaksi untuk menghindari unit bermasalah dan biaya perbaikan yang besar.

Pemeriksaan mulai dari kelengkapan dokumen, kondisi mesin, rangka, suspensi, rem, ban, rantai, gir hingga sistem kelistrikan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli Honda Tiger atau Mega Pro bekas, sebagaimana dipaparkan MotorkuX.id dalam artikel yang terbit 30 September 2026.

MotorkuX.id menyebut Honda Tiger dan Honda Mega Pro memiliki basis penggemar yang loyal di Indonesia karena dikenal tangguh, mudah dirawat, dan suku cadangnya masih tersedia luas di pasaran.

Baca: Asmo Sulsel Ramaikan Makassar Bikers Day Fest 2026, Ajak Komunitas Perkuat Silaturahmi

Berdasarkan data dari berbagai forum otomotif Indonesia seperti KASKUS dan OtoForum yang dikutip MotorkuX.id, kedua model tersebut masih aktif diperjualbelikan hingga saat ini.

Harga Honda Tiger bekas di pasar Indonesia disebut berkisar Rp8 juta hingga Rp20 juta, tergantung tahun produksi dan kondisi unit, sedangkan Honda Mega Pro bekas umumnya berada pada kisaran Rp5 juta hingga Rp15 juta.

Rentang harga tersebut membuat kedua motor menjadi pilihan bagi pembeli dengan anggaran terbatas yang menginginkan motor sport bertenaga.

Namun, popularitas Honda Tiger dan Mega Pro juga disebut dapat menarik penjual yang menawarkan unit bermasalah sehingga calon pembeli perlu memahami kondisi kendaraan sebelum bertransaksi.

MotorkuX.id menyarankan calon pembeli membawa mekanik atau teman yang memahami teknis sepeda motor karena mekanik berpengalaman dapat mendeteksi masalah yang tidak terlihat oleh mata awam.

Biaya jasa mekanik untuk inspeksi disebut biasanya berkisar Rp50 ribu hingga Rp150 ribu.

Untuk Honda Tiger atau GL200, kapasitas mesinnya tercatat 196,9 cc dengan tipe mesin 4-tak, SOHC, satu silinder, tenaga maksimal 16,7 PS pada 8.500 rpm dan torsi maksimal 1,6 kgf.m pada 7.000 rpm.

Sementara Honda Mega Pro atau GL160D memiliki mesin 156,7 cc, 4-tak, SOHC, satu silinder, dengan tenaga maksimal 13,5 PS pada 8.500 rpm dan torsi maksimal 1,3 kgf.m pada 6.500 rpm.

Kedua motor menggunakan sistem bahan bakar karburator dan memiliki kapasitas tangki 12 liter.

Bobot kosong Honda Tiger tercatat 131 kilogram, sedangkan Honda Mega Pro 118 kilogram.

Sebelum membeli, pemeriksaan pertama yang perlu dilakukan adalah kelengkapan dokumen kendaraan.

BPKB harus diperiksa untuk memastikan nama pemilik sesuai dengan identitas penjual serta mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin yang tercantum dalam dokumen.

STNK juga perlu diperiksa untuk memastikan masih aktif dan tidak memiliki tunggakan pajak terlalu lama.

MotorkuX.id mengingatkan pajak kendaraan yang mati lebih dari dua tahun dapat menambah biaya pengurusan secara signifikan.

Nomor rangka dan nomor mesin pada dokumen juga harus dicocokkan dengan nomor fisik pada rangka dan blok mesin karena ketidaksesuaian menjadi tanda bahaya yang perlu diperhatikan.

Jika tersedia, faktur pembelian asli dari dealer juga dapat menjadi bukti tambahan mengenai keaslian unit.

Calon pembeli juga dapat mengecek status kendaraan secara online melalui layanan Samsat di daerah masing-masing.

Mengutip informasi Detik Oto, MotorkuX.id menyebut sejumlah wilayah telah menyediakan layanan pengecekan pajak kendaraan melalui aplikasi sehingga dapat membantu calon pembeli menghindari motor bodong atau kendaraan hasil curian.

Selain dokumen, kondisi mesin menjadi bagian utama yang harus diperiksa.

Mesin Honda Tiger maupun Mega Pro bekas sebaiknya dinyalakan dalam kondisi dingin untuk mengetahui suara dan getaran saat pertama kali hidup.

Suara kasar, ngelitik atau ketukan yang tidak wajar dapat mengindikasikan keausan komponen internal, sementara mesin yang sehat akan menghasilkan suara halus dan stabil setelah beberapa detik pemanasan.

Getaran mesin pada berbagai putaran gas juga perlu diperhatikan.

Getaran berlebihan pada putaran rendah dapat menandakan masalah pada karburator atau sistem pengapian.

Putaran mesin kemudian dapat dinaikkan secara perlahan untuk merasakan respons throttle.

Warna asap knalpot juga dapat menjadi indikator kondisi mesin.

Asap putih tebal dapat menandakan oli terbakar di ruang mesin yang bisa berkaitan dengan ring piston atau seal klep yang sudah aus.

Baca: Kemudahan Cicilan Motor Honda untuk Petani Palopo, Luwu Raya dan Toraja, Bisa Bayar Saat Panen

Asap hitam pekat dapat menunjukkan campuran bahan bakar terlalu kaya dan biasanya berkaitan dengan karburator yang perlu disetel ulang.

Sementara asap tipis putih kebiruan saat mesin baru dinyalakan dalam kondisi dingin disebut masih normal dan akan hilang setelah mesin panas.

Tidak adanya asap berlebihan menjadi salah satu tanda kondisi mesin yang baik.

Kondisi oli mesin juga perlu diperiksa dengan membuka tutup pengisian oli dan melihat kondisi oli di dalamnya.

Oli yang berwarna hitam pekat dan berbau gosong dapat menandakan oli jarang diganti, sedangkan oli berwarna putih susu mengindikasikan kebocoran air pendingin ke sistem oli yang merupakan masalah serius.

Level oli juga harus berada pada batas normal sesuai indikator.

Pemeriksaan selanjutnya mencakup kondisi fisik dan rangka karena kerusakan pada bagian tersebut dapat berpengaruh langsung terhadap keselamatan berkendara.

Pada rangka utama, calon pembeli perlu mencari tanda retakan, bekas las atau bengkokan.

Bekas las yang tidak rapi dapat menunjukkan motor pernah mengalami kecelakaan serius.

Suspensi depan dan belakang juga perlu diperiksa dengan menekan bagian depan dan belakang motor.

Suspensi yang baik akan memantul dengan mulus tanpa suara berdecit atau terasa keras.

Bagian rem perlu diperiksa dengan melihat ketebalan kampas rem depan dan belakang serta memastikan tuas rem bekerja responsif dan tidak mengalami kebocoran minyak rem.

Kondisi ban juga harus diperhatikan, termasuk kedalaman alur, benjolan dan retakan pada dinding ban.

Ban yang aus atau mengalami benjolan harus segera diganti.

Rantai dan gir juga perlu diperiksa karena rantai yang terlalu kendur atau gir yang sudah aus berbentuk lancip perlu segera diganti.

MotorkuX.id menyebut biaya penggantian satu set rantai dan gir berkisar Rp200 ribu hingga Rp500 ribu.

Sistem kelistrikan juga harus diuji dengan menyalakan seluruh lampu, klakson dan sein serta memastikan tidak terdapat kedipan yang tidak wajar.

Pemeriksaan fisik secara menyeluruh dapat membantu calon pembeli memperkirakan biaya perbaikan yang mungkin muncul setelah transaksi.

Temuan tersebut juga dapat digunakan sebagai bahan negosiasi harga dengan penjual sehingga calon pembeli dapat mempertimbangkan kembali harga berdasarkan kondisi unit.

MotorkuX.id juga mengingatkan sejumlah mitos yang sering membuat calon pembeli keliru ketika memilih motor bekas.

Salah satunya anggapan bahwa odometer rendah selalu berarti motor dalam kondisi bagus.

Menurut MotorkuX.id, odometer dapat dimanipulasi atau digulung balik oleh penjual yang tidak jujur.

Motor yang jarang digunakan tetapi tidak pernah dirawat juga bisa memiliki masalah lebih besar dibanding motor yang sering digunakan tetapi rutin diservis.

Karena itu, pemeriksaan fisik dan mesin dinilai lebih penting daripada hanya melihat angka odometer.

Mitos lainnya adalah motor bekas yang sudah dimodifikasi otomatis memiliki nilai lebih tinggi.

Modifikasi justru dapat menyembunyikan kerusakan atau masalah pada komponen asli, sementara modifikasi yang tidak standar dapat memengaruhi keamanan dan performa motor.

Selain itu, selera modifikasi pemilik sebelumnya belum tentu sesuai dengan calon pembeli.

Calon pembeli juga tidak seharusnya menganggap semua dealer motor bekas selalu menjual unit yang sudah diperiksa dan terjamin kualitasnya.

MotorkuX.id menyebut tidak semua dealer motor bekas melakukan inspeksi menyeluruh sebelum menjual unit.

Meski demikian, dealer yang memiliki reputasi baik dan memberikan garansi singkat dinilai dapat menjadi pilihan dibanding membeli dari orang yang tidak dikenal.

Pemeriksaan mandiri atau membawa mekanik terpercaya tetap disarankan saat membeli.

Pada akhirnya, Honda Tiger maupun Mega Pro bekas dapat menjadi pilihan bagi calon pembeli yang melakukan transaksi dengan persiapan dan pengetahuan yang cukup.

MotorkuX.id menyebut kedua model tersebut memiliki ketersediaan suku cadang, komunitas pengguna yang aktif dan nilai jual kembali yang relatif stabil.

Kesabaran juga menjadi bagian penting dalam membeli motor bekas karena calon pembeli disarankan tidak terburu-buru dan tetap memprioritaskan keamanan.

Sumber: MotorkuX.id 

Tags: motor Honda ASJC

Baca Juga

Daftar Motor Honda dengan Bagasi Luas, Kapasitas Mulai 11 hingga 30 Liter
Daftar Motor Honda dengan Bagasi Luas, Kapasitas Mulai 11 hingga 30 Liter
 Honda dan Onitsuka Tiger Pamerkan Motor Sport Konsep Berkelir Tiger Yellow
Honda dan Onitsuka Tiger Pamerkan Motor Sport Konsep Berkelir Tiger Yellow
Cara Klaim Garansi Motor Honda di AHASS Mesin hingga Rangka, Ini Syarat dan Langkahnya
Cara Klaim Garansi Motor Honda di AHASS Mesin hingga Rangka, Ini Syarat dan Langkahnya
8 Tips Merawat Aki Kering Motor Honda, Bisa Awet hingga 3 Tahun
8 Tips Merawat Aki Kering Motor Honda, Bisa Awet hingga 3 Tahun
Motor Jarang Dipakai? Perhatikan 3 Hal Ini agar Tidak Rusak
Motor Jarang Dipakai? Perhatikan 3 Hal Ini agar Tidak Rusak
Honda Ingatkan Pelajar, Aman Berkendara Dimulai Sebelum Motor Jalan
Honda Ingatkan Pelajar, Aman Berkendara Dimulai Sebelum Motor Jalan

Populer

  • 1
    VIRAL Haji Isam Bakal Ambil Alih BCA, Ini Kata Manajemen Bank Central Asia
  • 2
    Pelindo Jasa Maritim Evaluasi Layanan Pemanduan dan Penundaan Kapal di Perairan Bontang
  • 3
    PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Tiga Wilayah ke Kriyanusa 2026
  • 4
    Nikah Gratis di Makassar untuk 210 Pasangan, Daftar Lewat LONTARA+ Mulai Hari Ini
  • 5
    Dari Keluhan Konsumen, Mekanik AHASS Terus Asah Kemampuan

Ekonomi

  • Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
    Ikut Jual Rumah di Bukit Baruga Bisa Dapat Rp15 Juta, Ini Caranya
  • LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
    LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan hingga Januari 2027
  • RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan
    RUPSLB Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Transformasi AI Dilanjutkan

Peristiwa

  • Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
    Ada Pintu Tak Berpagar di Belakang Lapas Cibinong, Terparkir 2 MObil Mewah Misterius
  • Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
    Resmi Jadi Kader PSI, Jokowi Tunjukkan KTA dan Minta Kader Tak Ragu Hadapi Pemilu 2029
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
    Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Korupsi Persetujuan Bangunan Gedung
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID