LUMINASIA.ID, KOTA - Pemilik sepeda motor Honda perlu mengetahui perbedaan service regular, service berkala standar, dan heavy service karena masing-masing memiliki jadwal serta cakupan pemeriksaan yang berbeda.
Dilansir motorkux, berikut perbedaan ketiga jenis service tersebut:
Service Regular atau Light Service
Dilakukan pada kisaran 2.000 hingga 4.000 kilometer pertama.
Fokus pada perawatan dasar sepeda motor.
Meliputi penggantian oli mesin.
Pemeriksaan sistem rem.
Pemeriksaan kondisi dan tekanan ban.
Pemeriksaan atau penyetelan sistem bahan bakar, termasuk sistem injeksi pada motor yang menggunakan injeksi.
Pemeriksaannya lebih sederhana karena berfokus menjaga kondisi dasar motor.
Service Berkala Standar
Dilakukan setiap kelipatan 4.000 kilometer setelah service awal.
Merupakan perawatan rutin berdasarkan jarak tempuh kendaraan.
Pemeriksaan dilakukan sesuai jadwal perawatan dan kondisi sepeda motor.
Komponen yang membutuhkan perhatian diperiksa berdasarkan jarak tempuh dan kondisi kendaraan.
Tujuannya menjaga kondisi sepeda motor tetap optimal sebelum memasuki perawatan yang lebih menyeluruh.
Heavy Service
Umumnya dilakukan setiap 12.000 kilometer atau disesuaikan dengan kondisi sepeda motor.
Memiliki cakupan pemeriksaan yang lebih menyeluruh dibandingkan service regular.
Meliputi pemeriksaan atau penggantian busi.
Meliputi pemeriksaan atau penggantian filter udara.
Meliputi pemeriksaan atau penggantian filter oli.
Meliputi pemeriksaan rantai dan gear pada sepeda motor yang menggunakannya.
Meliputi pemeriksaan sistem kelistrikan, seperti aki, kabel, lampu, dan sistem pengisian.
Pemeriksaan sistem rem serta komponen lainnya juga dilakukan secara lebih menyeluruh.
Dengan memahami perbedaannya, pemilik sepeda motor dapat menyesuaikan jenis service dengan jarak tempuh dan kondisi kendaraan, sehingga perawatan motor tidak hanya dilakukan ketika muncul masalah.




