Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Lifestyle

Honda Monkey 125 Ternyata Buatan Thailand, Begini Asal-usul dan Spesifikasinya

Selasa, 6 Oktober 2026 15:53
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Honda Monkey

LUMINASIA.ID, JAKARTA - Honda Monkey 125 merupakan sepeda motor yang memiliki sejarah panjang dari Jepang, tetapi model modernnya justru dikembangkan dan diproduksi di Thailand.

Honda Monkey pertama kali memiliki akar sejarah pada 1961 ketika Honda membuat motor kecil bernama Z100 untuk digunakan sebagai wahana di Tama Tech, taman hiburan milik Honda di Jepang.

Motor mungil tersebut ternyata tidak hanya menarik perhatian anak-anak, tetapi juga pengunjung dewasa yang ingin mengendarainya.

Melihat tingginya minat tersebut, Honda kemudian mengembangkan versi yang dapat digunakan di jalan umum dan meluncurkan Honda Monkey Z50M pada 1964.

Model tersebut menjadi produk komersial pertama dalam lini Monkey dan selanjutnya berkembang melalui berbagai generasi hingga menjadi salah satu model ikonik Honda.

Memasuki era modern, Honda menghidupkan kembali karakter Monkey melalui Honda Monkey 125 yang diperkenalkan pada 2018.

Meski membawa desain dan identitas yang berasal dari Jepang, pengembangan Honda Monkey 125 dilakukan oleh Honda R&D Southeast Asia Co., Ltd. di Thailand.

Produksi Honda Monkey 125 juga dilakukan oleh Thai Honda Manufacturing Co., Ltd. di Thailand.

Dengan demikian, Honda Monkey 125 memiliki akar sejarah dan identitas desain dari Jepang, sementara model modernnya dikembangkan dan diproduksi di Thailand.

Karakter khas Monkey tetap dipertahankan pada generasi modern melalui desain bodi yang kompak, bentuk tangki yang khas, stang tinggi, serta tampilan retro yang menjadi identitas model tersebut.

Dari sisi mesin, Honda Monkey 125 menggunakan mesin 4-tak satu silinder dengan sistem OHC dan pendingin udara.

Motor ini memiliki kapasitas 123 cc dengan sistem suplai bahan bakar PGM-FI.

Berikut spesifikasi Honda Monkey 125:

**Mesin dan performa**

* Tipe mesin: 4-tak, 1 silinder, OHC, pendingin udara.

* Kapasitas mesin: 123 cc.

* Sistem suplai bahan bakar: PGM-FI.

* Diameter x langkah: 50 x 63,1 mm.

* Rasio kompresi: 10:1.

* Tenaga maksimum: 6,9 kW atau sekitar 9,4 PS pada 6.750 rpm.

* Torsi maksimum: 11 Nm pada 5.500 rpm.

* Transmisi: manual 5-percepatan.

* Tipe kopling: wet, multiple clutch.

* Sistem starter: elektrik.

**Dimensi dan kapasitas**

* Panjang x lebar x tinggi: 1.710 x 755 x 1.030 mm.

* Jarak sumbu roda: 1.145 mm.

* Jarak terendah ke tanah: 175 mm.

* Tinggi tempat duduk: 776 mm.

* Bobot: 104 kg.

* Kapasitas tangki bahan bakar: 5,6 liter.

* Kapasitas oli mesin saat penggantian periodik: 0,9 liter.

**Rangka dan kaki-kaki**

* Tipe rangka: backbone, steel.

* Suspensi depan: Showa 31 mm inverted telescopic fork atau upside down.

* Suspensi belakang: Showa twin shock.

* Ukuran ban depan: 120/80-12 65J.

* Ukuran ban belakang: 130/80-12 69J.

* Rem depan: cakram hidrolik 220 mm dengan ABS single channel.

* Rem belakang: cakram hidrolik 190 mm.

**Kelistrikan dan fitur**

* Sistem pengapian: full transistorized.

* Tipe baterai/aki: 12V-3Ah.

* Lampu depan dan belakang: full LED.

* Panel instrumen: digital LCD yang menampilkan speedometer, odometer, dan twin trip meter.

* Fitur keamanan: anti theft alarm dan answer back system.

Selain spesifikasi tersebut, Honda Monkey 125 memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 68,7 kilometer per liter berdasarkan pengujian WMTC.

Perpaduan antara desain klasik dan teknologi modern tersebut menjadi salah satu karakter utama Honda Monkey 125.

Motor ini mempertahankan bentuk khas Monkey yang sudah dikenal sejak generasi awal, tetapi dibekali mesin injeksi, transmisi lima percepatan, suspensi modern, rem cakram, ABS, serta perangkat elektronik yang lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Perjalanan Honda Monkey dari Z100 pada 1961 hingga Monkey 125 menunjukkan bagaimana Honda mempertahankan identitas sebuah model selama lebih dari enam dekade.

Meski telah mengalami perubahan teknologi dan menggunakan basis pengembangan serta produksi di Thailand untuk generasi modern, karakter dasar Honda Monkey tetap dipertahankan sebagai motor berukuran kompak dengan desain retro yang menjadi ciri khasnya.

Tags: Honda Monkey Asmo Sulsel

Baca Juga

Honda Bikers Day 2026 di Akkarena Gratis untuk Umum, 1.000 Riders Siap Ramaikan Makassar
Honda Bikers Day 2026 di Akkarena Gratis untuk Umum, 1.000 Riders Siap Ramaikan Makassar
Asmo Sulsel Dukung KORMI Gowa Fest, UMKM Lokal Dapat Ruang Promosi
Asmo Sulsel Dukung KORMI Gowa Fest, UMKM Lokal Dapat Ruang Promosi
Asmo Sulsel Dukung KORMI Gowa Fest 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Lestarikan Olahraga Tradisional
Asmo Sulsel Dukung KORMI Gowa Fest 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Lestarikan Olahraga Tradisional
8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target
8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target
Asmo Sulsel Siap Dukung Honda DBL 2027
Asmo Sulsel Siap Dukung Honda DBL 2027
Beli Motor Honda di Bulan Oktober Bisa Hemat hingga Rp8Juta
Beli Motor Honda di Bulan Oktober Bisa Hemat hingga Rp8Juta

Populer

  • 1
    FinExpo 2026 Berlangsung di TSM, OJK Target Dorong Masyarakat Makin Melek Keuangan
  • 2
    OJK Beri Kelonggaran Kredit bagi Debitur Korban Gempa di 8 Kabupaten NTT
  • 3
    Plus Minus Knalpot Modifikasi Honda Vario 160, Ini yang Perlu Diperhatikan
  • 4
    Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
  • 5
    Pertamina dan Kebun Raya Pucak Temukan Enam Jenis Flora dari Eksplorasi di Bone

Ekonomi

  • Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026, Tarakan Juara I
    Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026, Tarakan Juara I
  • 8 Hari Honda DBL Sulsel, BeAT Street Jadi Produk Unggulan di Pameran
    8 Hari Honda DBL Sulsel, BeAT Street Jadi Produk Unggulan di Pameran
  • 8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target
    8 Hari Digelar, SPK Honda Selama DBL 2026 Lampaui Target

Peristiwa

  •  Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
    Pertamina Tambah Pasokan Pertalite ke Toraja, Distribusi Kembali Normal
  • Diskusi dengan Ketua KPU Pusat, JMSI Sulsel Ingatkan Revisi UU Penyiaran Jangan Hambat Produksi Karya Jurnalistik
    Diskusi dengan Ketua KPU Pusat, JMSI Sulsel Ingatkan Revisi UU Penyiaran Jangan Hambat Produksi Karya Jurnalistik
  • Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI
    Rocky Gerung Dilantik Prabowo, Ini Tugas dan Kewajiban Watimpres RI
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID