LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat jaringan 5G di 14 kecamatan di Kota Makassar serta sejumlah kawasan di Kabupaten Gowa dan Maros.
Hadir untuk mendukung kebutuhan digital masyarakat, mulai dari bermain gim daring, belajar, bekerja secara mobile hingga membuat dan mengunggah konten.
Penguatan jaringan tersebut menyasar titik-titik strategis di Makassar dan kawasan sekitarnya, seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas untuk menunjang aktivitas usaha, pendidikan, hiburan, dan komunitas.
Head of Circle Kalisumapa IOH, Eric Wilyanto, mengatakan pengembangan jaringan Indosat 5G dilakukan dengan memperhatikan karakter dan kebutuhan digital masyarakat di setiap daerah.
“Kami percaya setiap kota memiliki karakter dan kebutuhan digital yang berbeda. Di Makassar, kebutuhan tersebut tumbuh seiring aktivitas usaha, pendidikan, dan komunitas. Karena itu, kami mengembangkan Indosat 5G mengikuti ritme pelanggan, dari pusat usaha dan ruang komunitas hingga rumah,” ujar Eric.
Menurutnya, penguatan jaringan dan kolaborasi lokal diharapkan menghadirkan pengalaman digital yang lancar dan stabil untuk mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kebutuhan koneksi internet yang stabil menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan industri gim daring. Koneksi yang responsif dibutuhkan pemain untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan anggota tim, terutama saat mengikuti pertandingan kompetitif.
Melihat peluang tersebut, Indosat menghadirkan Turnamen Indosat 5G Unlimited Battle Arena di Vaan in Sky, Makassar. Turnamen yang mengangkat gim PUBG Mobile tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan jaringan 5G dengan komunitas gamer sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi tersebut untuk hiburan digital.
Sementara itu Head of Region Sulawesi Indosat, Beni Iskandar, dalam konfrensi pers yang digelar di Sevara Botulempangan, Makassar, Jumat (9/10/2026) mengatakan Makassar menjadi salah satu kota yang diprioritaskan dalam pengembangan jaringan 5G karena aktivitas masyarakat dan kebutuhan konektivitas yang terus berkembang.
“Untuk pertama kalinya dibangun masif 5G adalah Makassar. Gerbang kota di Makassar besar untuk kebutuhan jaringan,” tuturnya.
Menurut Beni, kebutuhan internet masyarakat saat ini tidak lagi terbatas pada komunikasi, tetapi juga mencakup konsumsi konten video berkualitas tinggi, permainan daring, dan pekerjaan.
Pengembangan jaringan 5G dinilai relevan dengan kebutuhan gamer yang memerlukan koneksi responsif. Dalam permainan kompetitif seperti PUBG Mobile, kestabilan jaringan berperan penting untuk mendukung komunikasi tim dan merespons pergerakan lawan secara cepat.
Melalui turnamen tersebut, Indosat berupaya memperkenalkan pengalaman penggunaan jaringan sekaligus melihat minat masyarakat terhadap hiburan berbasis digital. Komunitas gim menjadi salah satu segmen yang membutuhkan konektivitas dengan kapasitas dan kualitas memadai.
Head of Technology Circle Kalisumapa, Deny Houston Wahid, mengatakan Makassar memiliki potensi besar untuk pengembangan 5G berdasarkan evaluasi teknologi perusahaan.
“Kebutuhan jaringan di kawasan perkantoran hingga pusat aktivitas masyarakat menjadi bagian dari pertimbangan pengembangan kapasitas,” ungkapnya.
Selain jaringan seluler, Indosat juga memperkenalkan layanan internet rumah berbasis fixed wireless access (FWA). Layanan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas keluarga dengan penggunaan yang beragam, termasuk hiburan digital yang dinikmati bersama.
Head of FWA Business, Beka Faryan, mengatakan kebutuhan internet rumah berbeda-beda sehingga layanan perlu didukung teknologi yang andal dan harga terjangkau.
“Kita tidak hanya menghadirkan, tetapi mau memastikan pelanggan menikmati kuota dengan teknologi andal dan terjangkau,” tuturnya.
Untuk kebutuhan internet rumah, Indosat menyediakan HiFi Air, layanan internet yang menggunakan modem dan dapat digunakan dengan menghubungkannya ke sumber listrik tanpa pemasangan kabel internet.
Khusus di Kota Makassar, tersedia penawaran paket internet unlimited termasuk modem 5G seharga Rp899 ribu di sejumlah outlet dan Gerai IM3. Pilihan cicilan dengan bunga 0 persen tersedia di toko yang berpartisipasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi distribusi, Head of Growth Circle Kalisumapa, Tepi Aditia, mengatakan Indosat memiliki lebih dari 30.700 mitra outlet serta gerai layanan IM3 dan 3 Store.
“Jaringan distribusi tersebut menjadi salah satu jalur untuk menjangkau pelanggan yang membutuhkan layanan konektivitas dan perangkat pendukung,” ucapnya.
Sementara itu, Tim Pemasaran Irres Computer, Imam Gazali Arsyad, mengatakan perangkat modem HiFi Air 5G yang dipasarkan dalam beberapa bulan terakhir mulai mendapat respons konsumen.
Menurut Imam, dalam dua bulan terakhir penjualan perangkat tersebut mencapai sekitar 70 unit, termasuk perangkat 4G. Pemasarannya tidak hanya menyasar Makassar, tetapi juga sejumlah daerah lain.
Perkembangan tersebut memperlihatkan peluang pasar perangkat konektivitas seiring meningkatnya kebutuhan internet untuk berbagai aktivitas, termasuk bermain gim daring.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan seluler, Indosat juga menghadirkan pilihan layanan melalui IM3 dan Tri, termasuk paket kuota untuk aktivitas harian serta manfaat akses Adobe Express Premium dan aplikasi streaming pada paket tertentu.
Sementara itu, IM3 Platinum menawarkan layanan pascabayar dengan kuota 5G, kuota utama, serta manfaat roaming untuk mendukung pelanggan yang membutuhkan konektivitas saat bepergian.
Indosat menyatakan akan terus memperkuat jaringan dan kolaborasi lokal untuk menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di Makassar, Gowa, dan Maros.
“Melalui komitmen #LebihBaikIndosat, kami ingin mendukung pelanggan menjalankan usaha, mengembangkan karya, dan menikmati kebersamaan dengan keluarga serta komunitasnya. Mau Ini Itu, Ya Indosat 5G,” tutup Eric.(*)




