LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP IMTC Semen Tonasa Cup dan IMTC Piala Ketua Pelti Sulawesi Selatan digelar di Lapangan Tenis Karebosi, Makassar, pada 23–27 Oktober 2026, sebagai upaya mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi atlet tenis junior Indonesia.
Turnamen yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di kawasan Indonesia timur ini diikuti atlet junior dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi atlet muda untuk mengasah kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding di tingkat nasional.
Mengusung slogan “Jangan Takut Kalah, Jika Ingin Menang”, kejuaraan ini mempertandingkan enam kelompok umur, yakni 8, 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun, dengan kategori tunggal dan ganda putra serta putri pada masing-masing kelompok umur.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, dalam sambutannya saat membuka kejuaraan menyampaikan pentingnya dukungan terhadap pembinaan atlet sejak usia dini untuk mencetak petenis yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Dukungan terhadap kompetisi junior, menurutnya, diharapkan memberikan ruang bagi atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding, membangun kepercayaan diri, serta menanamkan nilai sportivitas dan semangat pantang menyerah.
Sementara itu, Ketua Pelti Sulawesi Selatan, Jamaluddin Jompa, menekankan pentingnya penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas atlet tenis junior.
Pemerataan turnamen di berbagai daerah juga dinilai menjadi langkah strategis untuk membuka kesempatan bagi atlet muda dalam mengembangkan potensi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui Kejurnas Tenis Junior TDP IMTC Semen Tonasa Cup dan IMTC Piala Ketua Pelti Sulsel, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang dapat menjadi andalan Indonesia pada masa mendatang.
Inisiator turnamen, Irawati Moerid, yang merupakan atlet tenis era 1990-an, menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Tonasa atas dukungan yang diberikan sehingga kejuaraan tersebut dapat terselenggara.
Slogan “Jangan Takut Kalah, Jika Ingin Menang” menjadi pesan bagi seluruh peserta bahwa setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk belajar, memperbaiki kemampuan, dan membangun mental juara.
Penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan tidak hanya mendorong pencapaian prestasi di lapangan, tetapi juga memperkuat pembinaan tenis junior dan mendukung kemajuan olahraga tenis lapangan di Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan.




