Menteri PKP dan APERSI Sosialisasi Kredit Program Perumahan
LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Mengusung tema Pengusaha Properti
dan Industri Ikutan Naik Kelas Melalui Kredit Program Perumahan Asosiasi
Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sulsel akan
mengadakan sosialisasi terkait Kredit Program Perumahan. Tidak tanggung-tanggung,
kegiatan ini yang menghadirkan langsung Menteri Perumahan dan Kawasan
Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, di Hotel Claro Makassar,Sabtu, (13/9) besok.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam bagi
para pengembang properti dan pelaku industri terkait peluang dan manfaat kredit
program perumahan.
Pelaku developer senior, Direktur PT. Lurus Jaya Mangngellai, H. Basir Bani
menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Pelaku usaha developer yang cukup
terkenal di Kabupaten Gowa ini memandang kegiatan tersebut merupakan momentum
kebangkitan dan akan menjadi pemantik kembalinya gairah usaha properti untuk
bisa lebih survive dan lebih berkembang.
“Kita sangat berterimakasih atas kehadiran Bapak Menteri PKP,
seluruh petinggi bank himbara dalam naungan danantara yang saling memberikan
pandangan dan dukungan finance pembiayaan yang bisa dipergunakan dengan baik
oleh pelaku usaha khususnya di bidang properti yang ada di Sulsel,” ungkapnya.
Sekretaris Umum Apersi Sulsel, Irwan Hasan menuturkan bahwa
program ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan
sektor properti dan industri terkait.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin
memastikan seluruh anggota Apersi Sulsel memahami mekanisme kredit dan
bagaimana memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.
Kredit ini bukan hanya untuk mendukung pembangunan rumah, tapi juga membuka
peluang naik kelas bagi pelaku usaha,”jelasnya.
Ketua Organisasi dan Keanggotaan (OKK) Apersi Sulsel, Darwis
Dg Nai, menambahkan bahwa Kredit Program Perumahan ini diharapkan bisa menjadi
solusi pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau bagi para pengembang.
“Dengan demikian, pengusaha properti bisa lebih agresif
dalam mengembangkan proyek-proyeknya, sekaligus mendongkrak sektor industri
pendukung yang juga akan tumbuh bersama,” ungkap Darwis.
Diketahui, Kredit Program Perumahan merupakan kebijakan baru
dari Kementerian PKP yang bertujuan mempermudah akses pembiayaan bagi
pengembang properti. Selain itu, program ini juga untuk mendukung pembangunan
perumahan berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Fokus utama program ini adalah mempercepat penyediaan rumah
layak dengan menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor
properti dan industri terkait.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap seluruh
anggotanya dapat memanfaatkan kebijakan baru ini secara optimal, sekaligus
berkontribusi pada peningkatan kualitas perumahan di Sulsel,” sambungnya. (hera)

