LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Di tengah kesibukannya, General Manager Hotel Kyriad Haka Makassar Zulkifli Nur, tetap menjaga satu kebiasaan yang tidak pernah lekang oleh waktu, bermain bulu tangkis.
Kecintaannya terhadap olahraga ini sudah tertanam sejak masa kecil.
Ketua DPD IHGMA Sulawesi Selatan ini tumbuh di lingkungan keluarga yang menjadikan badminton sebagai bagian dari keseharian.
“Orang tua saya memang suka badminton. Kami empat bersaudara dan semuanya laki-laki. Dari kecil, saya sudah ikut main, belajar sendiri tanpa pelatih,” kenang Zulkifli, saat diwawancarai Luminasia.id.
Sejak duduk di bangku sekolah dasar, raket dan kok sudah akrab di tangannya.
Ia sering bermain di halaman rumah bersama teman sebaya, lalu mulai mengikuti berbagai turnamen kecil di sekolah.
“Dulu saya tidak pernah ikut pelatihan resmi, tapi karena sering main dan semangat, akhirnya terbiasa,” ujarnya.
Bakat dan konsistensinya membuahkan hasil. Saat duduk di SMA, Zulkifli dipercaya memperkuat tim sekolah dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda).
Pengalaman itu membuatnya semakin jatuh cinta pada bulu tangkis dan menumbuhkan semangat berkompetisi yang masih ia pelihara hingga kini.
“Kalau dihitung, sudah puluhan pertandingan saya ikuti. Beberapa di antaranya di luar daerah. Saya pernah juara satu di Tolson Open Makassar, dan juara tiga di kejuaraan veteran di Solomet. Pernah juga main di Bali dan Jakarta untuk kejuaraan persahabatan,” katanya penuh semangat.
Kini, di tengah tanggung jawab sebagai pimpinan hotel dan asosiasi, ia tetap meluangkan waktu bermain tiga sampai empat kali seminggu. Ia tergabung dalam PB Unhas Pro di kawasan Baraya, Makassar.
“Kalau sekarang ya, kelas untuk yang seumuran saya. Biasanya saya main Senin, Rabu, dan Jumat sore. Meski sibuk, saya selalu cari waktu karena sudah jadi bagian dari hidup saya,” ujar pria kelahiran Maret 1968 ini.
Baca: Serunya Solo Trip hingga Aktif Bikin Desain, Cara Ivana Kristin Marcom Hyatt Place Salurkan Hobi
Bagi Zulkifli, badminton bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana menjaga keseimbangan hidup.
“Olahraga ini bukan cuma bikin badan sehat, tapi juga bikin pikiran segar. Saya jadi lebih fokus bekerja,” jelasnya.
Selain menjaga kebugaran, hobi pria yang juga menjadi pengurus PBSI ini juga memperkuat jejaring sosial dan profesionalnya.
“Di lapangan saya bertemu banyak orang. Ada dari PLN, Unhas, bahkan rekan bisnis hotel. Dari main bareng, kadang muncul ide kerja sama. Jadi selain olahraga, ini juga silaturahmi dan memperluas jaringan,” tuturnya,
Zulkifli juga dikenal sebagai kolektor perlengkapan bulu tangkis berkualitas tinggi. Ia memiliki sejumlah raket, sepatu, dan perlengkapan asli dari Yonex, merek yang menjadi pilihannya sejak lama.
“Saya punya sekitar tujuh raket Yonex original, sepatu dan baju juga semua Yonex. Ada yan pesan langsung dari Jepang,” ujarnya sambil tertawa.
Tak hanya bermain bersama klub, Zulkifli juga aktif di komunitas olahraga PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia).
Setiap Sabtu pagi, ia dan sejumlah General Manager hotel di Makassar rutin olahraga bersama.
“Kami sering latihan bareng. Kadang juga ikut turnamen antarhotel sampai ke Palopo dan Bone,” jelasnya.
Meski kini lebih banyak tampil di turnamen veteran, semangat kompetitifnya tidak pernah pudar.
Bagi Zulkifli, bulu tangkis telah menjadi bagian dari hidup yang tak tergantikan.
“ Ini bukan sekadar hobi, tapi gaya hidup dan cara saya menjaga semangat,” tutup Zulkifli.

