LUMINASIA.ID, NASIONAL - Ramadan 1447 H tinggal menghitung hari. Selain persiapan ibadah dan mudik, perhatian aparatur negara juga tertuju pada satu hal penting: kepastian waktu pencairan Tunjangan Hari Raya (THR).
Dilansir Fajar, berbeda dari sekadar kabar rutin tahunan, isu THR tahun ini ikut disorot karena berkaitan langsung dengan daya beli jutaan keluarga PNS, prajurit TNI, anggota Polri, PPPK, hingga pensiunan yang menggantungkan kebutuhan Lebaran dari tambahan penghasilan tersebut.
Sejumlah pola dari tahun-tahun sebelumnya memberi gambaran kasar. Pemerintah biasanya menyalurkan THR pada rentang H-15 sampai H-10 sebelum Idulfitri. Dengan prediksi Lebaran jatuh sekitar 21 Maret 2026 berdasarkan kalender libur nasional, maka pertengahan Maret menjadi periode yang paling sering disebut sebagai waktu realistis pencairan.
Momentum ini penting bukan hanya bagi penerima, tetapi juga bagi perputaran ekonomi. Setiap kali THR ASN cair, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, hingga pelaku UMKM ikut merasakan lonjakan transaksi. Uang yang masuk ke rekening aparatur negara cepat berubah menjadi belanja kebutuhan pokok, pakaian baru, kue Lebaran, sampai ongkos perjalanan mudik.
Karena itu, kepastian tanggal selalu ditunggu. Biasanya pemerintah lebih dulu menerbitkan peraturan resmi yang memuat siapa saja penerima, besaran komponen, serta mekanisme transfer. Tanpa beleid tersebut, instansi belum dapat mengeksekusi pembayaran.
Di sisi lain, aturan ketenagakerjaan juga sering dijadikan rujukan bahwa THR idealnya sudah diterima maksimal sekitar sepekan sebelum hari raya. Patokan ini membuat banyak pihak memperkirakan dana mulai masuk rekening pada rentang minggu kedua Maret.
Jika mengikuti tren sebelumnya, pencairan pun dilakukan bertahap. Ada yang menerima lebih awal karena kesiapan administrasi, ada pula yang sedikit belakangan. Namun target besarnya tetap sama: seluruh hak aparatur harus diterima sebelum takbir berkumandang.
Dengan waktu yang makin dekat menuju Ramadan, publik kini menanti pengumuman resmi pemerintah. Bagi jutaan keluarga ASN dan pensiunan, kepastian itu bukan sekadar angka, melainkan penentu seberapa tenang mereka menyiapkan hari kemenangan.

