Dalam sesi konferensi pers menjelang konser BSI Maher Zain Live in Concert: Indonesia Tour 2025 di Lobby Lounge, Four Points by Sheraton Makassar, Jl. Andi Dejmma No. 130, Banta-Bantaeng, Rappocini, Makassar, Rabu (12/11/2025), Maher tampak antusias mencoba kuliner khas Sulawesi Selatan seperti roti Maros dan ikan bakar Makassar, serta sempat belajar bahasa daerah.
“Aga kareba!” sapa Maher dengan logat khas Makassar yang disambut tawa para awak media. Ia mengaku senang bisa kembali ke Kota Daeng setelah sekian lama tidak berkunjung.
Baca: Sukses di Jakarta, Maher Zain dan Harris J Siap Tampil di Makassar
“Yang paling saya rasakan setiap kali datang ke sini adalah cinta yang saya terima dari semua orang. Rasanya luar biasa, sungguh menyenangkan bisa melihat semua lagi. Sudah terlalu lama. Di Makassar, saya rasa bahkan lebih lama daripada di Jakarta,” ujar Maher.
Maher Zain juga bercerita tentang pengalaman kulinernya selama di Makassar. Ia tampak menikmati roti Maros dan sajian ikan yang menurutnya memiliki cita rasa istimewa.
“Saya baru pertama kali makan roti Maros, rasanya manis dan lembut. Ikan di sini juga enak sekali. Saya suka sekali makanan Indonesia,” katanya sambil tersenyum.
Kehadirannya di Indonesia kali ini menjadi bagian dari kolaborasi dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai presenting partner konser. Maher menilai kerja sama ini bukan sekadar bentuk dukungan acara, tetapi juga cerminan dari nilai yang sejalan antara dirinya dan BSI.
“Kami datang karena sudah lama sekali tidak tampil di sini. Kami juga bangga bisa bekerja sama dengan mitra seperti BSI, terutama Bank Syariah Indonesia. Kami memiliki nilai yang sama. Sangat menyenangkan bekerja dengan mitra yang ingin menyebarkan pesan positif dan menjaga segala sesuatu tetap halal,” ujar Maher.
Ia menyebut kolaborasi ini selaras dengan misi musiknya yang membawa pesan spiritual dan kedamaian. “Saya pikir inilah yang dimaksud dengan Islam, yaitu perasaan yang membuat hati damai. Itulah esensinya—Islam membawa ketenangan,” tuturnya.
Bagi Maher, musik bukan hanya hiburan, melainkan sarana dakwah dan refleksi kehidupan. “Saya percaya bahwa melalui musik, banyak orang yang terbantu dalam menghadapi situasi sulit dalam hidup mereka. Kami sering mendengar cerita dari orang-orang yang mengatakan hal itu kepada kami. Alhamdulillah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Maher juga membagikan kisah menyentuh dari salah satu penggemarnya di Jakarta. “Ada seorang wanita yang datang dan mengatakan bahwa dia dulu Muslim, kemudian sempat berpindah menjadi Kristen. Namun melalui lagu-lagu saya, dia kembali kepada Islam. Alhamdulillah, itu hal yang sangat indah untuk didengar,” ujarnya.
Selain berbicara tentang musik, Maher turut menyinggung pentingnya memperkuat keimanan dan mencari ilmu. “Saya selalu berkata, ketika seseorang memiliki keraguan, itu biasanya karena mereka belum mengetahui. Ketika kamu benar-benar tahu dan memahami, kamu tidak akan lagi memiliki keraguan terhadap Islam,” tuturnya.
Ia juga mengaku prihatin terhadap kondisi kemanusiaan di berbagai negara, seperti Palestina.
“Saya selalu berdoa untuk mereka. Lagu-lagu saya mungkin tidak selalu menyebut satu tempat secara langsung, tapi semangatnya adalah untuk membawa kedamaian dan harapan bagi semua yang sedang menderita. Itu bagian dari misi saya sebagai seorang Muslim,” ungkapnya.
Maher berharap konsernya di Makassar dapat menjadi momentum penyebaran pesan damai, cinta, dan keimanan.
“Kami percaya bahwa musik kami telah membantu banyak orang, dan kami sangat bersyukur atas itu. Semoga Allah SWT terus menginspirasi orang lain, membuat mereka merasa dekat dengan-Nya, dan menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad di hati mereka,” pungkasnya.
Konser BSI Maher Zain Live in Concert: Indonesia Tour 2025 akan digelar pada Jumat, 14 November 2025 di Four Points by Sheraton Makassar, menghadirkan kolaborasi Maher Zain dan Harris J, musisi muda asal Inggris.

