Luminasia, Jakarta, 23 Desember 2025 — Brand fesyen lokal Chocochips terus memperkuat perjalanan bisnisnya dengan mengoptimalkan ekosistem digital Shopee sebagai strategi adaptasi terhadap perubahan perilaku belanja masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis Chocochips yang telah berdiri selama 18 tahun.
Chocochips didirikan oleh Lita Gunawan saat berusia 24 tahun, berawal dari ketertarikannya pada dunia fesyen. Usaha tersebut dimulai dari sebuah toko kecil dan keikutsertaannya dalam berbagai bazar di pusat perbelanjaan. Dalam kurun dua tahun, Chocochips berkembang hingga memiliki 10 cabang di sejumlah kota.
“Sejak dulu saya sangat tertarik dengan dunia fesyen dan saya bahkan bermimpi untuk memiliki toko saya sendiri. Chocochips sendiri sudah berusia 18 tahun dan kami menyadari bahwa beradaptasi dengan perkembangan zaman merupakan kunci untuk terus bertahan,” ujar Founder Chocochips, Lita Gunawan. Ia menambahkan, transformasi digital menjadi langkah penting agar brand dapat menjangkau pasar yang lebih luas serta memudahkan konsumen dalam berbelanja.
Dalam perjalanannya, Chocochips menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, pengelolaan produksi, hingga manajemen keuangan. Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, perusahaan membangun sistem kerja yang solid melalui penerapan standar operasional prosedur (SOP), pembentukan budaya kerja yang jelas, serta komunikasi terbuka di internal tim. Pengelolaan arus kas juga menjadi perhatian utama guna menjaga stabilitas bisnis.
Dari sisi produksi, Chocochips berkomitmen menggunakan material lokal berkualitas yang telah melalui proses riset dan pengembangan. Setiap produk dirancang secara detail, mulai dari pemilihan bahan, penggunaan aksesori, hingga proses cutting dan penyesuaian ukuran agar sesuai dengan postur konsumen Indonesia, sehingga menghasilkan produk yang nyaman dan tahan lama.
“Kami berkomitmen menggunakan bahan baku berkualitas yang tetap terjaga bentuk dan ketahanannya meski digunakan berulang kali. Untuk menjaga relevansi di tengah persaingan industri, kami secara konsisten menghadirkan koleksi baru setiap minggu,” lanjut Lita. Strategi tersebut diterapkan agar pelanggan selalu mendapatkan pilihan produk yang segar dan sesuai kebutuhan.
Sebagai bagian dari transformasi digital, Chocochips resmi bergabung dengan Shopee sekitar delapan tahun lalu. Melalui platform tersebut, Chocochips memanfaatkan berbagai fitur, seperti Shopee Live, Shopee Video, Affiliate, serta analisis data performa toko untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat sasaran.
“Dengan mengoptimalkan berbagai fitur serta kampanye yang dihadirkan, kami merasakan pengaruh positif hingga saat ini. Pada kampanye 12.12 Birthday Sale kemarin, terdapat peningkatan pesanan hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa,” ungkap Lita. Sejak bergabung dengan Shopee, Chocochips mencatat pertumbuhan bisnis yang konsisten setiap tahun, termasuk peningkatan kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja.
Selain memperkuat pasar domestik, Chocochips juga memanfaatkan Program Ekspor Shopee untuk menjangkau konsumen di Asia Tenggara. Berbagai kampanye, seperti Finest Brand Day, turut meningkatkan eksposur brand, termasuk pada peluncuran koleksi spesial Imlek 2025. Menutup tahun 2025, Chocochips berharap setiap koleksi yang dihadirkan dapat menemani momen liburan dan awal tahun pelanggan dengan tetap mengedepankan karakter brand yang nyaman, versatile, dan timeless.

