Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Super Flu di Bandung: 10 Pasien Terinfeksi, 1 Meninggal, Bayi hingga Lansia Terdampak

Selasa, 13 Januari 2026 12:00
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Flu (via CNN.com)

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Ancaman influenza A subklade K atau yang populer disebut “super flu” di Bandung menjadi sorotan serius setelah sepuluh pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dinyatakan positif dan satu di antaranya meninggal dunia. Kasus ini menunjukkan bahwa virus tersebut menyerang lintas usia, mulai dari bayi hingga lansia, serta dapat berujung fatal pada kelompok rentan.

Dilansir Tempo.Co, Ketua Tim Penyakit Infeksi New Emerging and Re-emerging (Pinere) RSHS Bandung, Yovita Hartantri, mengungkapkan bahwa pasien yang meninggal merupakan lansia dengan berbagai penyakit penyerta dan sempat dirawat intensif di ICU. “Apakah ini secara langsung disebabkan oleh virus tersebut, kami tidak bisa memastikan karena pasien memiliki banyak komorbid,” kata Yovita. Ia menegaskan, “Pada usia lanjut dengan penyakit penyerta, terutama jika perawatan berlangsung lama, potensi menjadi berat sampai berujung kematian memang ada.”

Dari total sepuluh pasien yang terkonfirmasi, dua di antaranya adalah bayi berusia 9 bulan dan 1 tahun. Mayoritas pasien berada pada rentang usia produktif 20–60 tahun, sementara dua lainnya berusia di atas 60 tahun. Seluruh pasien dirawat di RSHS Bandung pada periode September hingga November 2025, dan dua di antaranya sempat berada dalam kondisi kritis.

Temuan ini berasal dari hasil sekuensing yang diterima RSHS pada Januari 2026, setelah sampel pasien dengan gejala infeksi saluran pernapasan akut dikirim ke laboratorium pusat di Jakarta. Yovita menjelaskan bahwa peningkatan kasus influenza A terdeteksi sejak Agustus 2025, mencapai puncak pada Oktober, sebelum menurun pada November. “Hasil sekuensing baru kami terima Januari ini,” ujarnya.

Direktur Medis dan Keperawatan RSHS Bandung, Iwan Abdul Rachman, mengingatkan bahwa meski istilah “super flu” bukan istilah medis resmi, dampak klinisnya tidak bisa dianggap ringan. “Istilah super flu memang tidak dikenal dalam dunia medis, itu sebutan masyarakat untuk flu dengan gejala berat dan cepat menular,” katanya. Ia menambahkan, “Tidak perlu panik, tetapi masyarakat harus waspada.”

Iwan menegaskan bahwa influenza termasuk penyakit yang menular melalui droplet, sehingga risiko penularan di lingkungan padat sangat tinggi. “Pencegahan sangat penting: rajin cuci tangan, pakai masker bila bergejala, dan jangan menularkan ke orang lain,” ujarnya.

Dengan satu korban meninggal, dua bayi terinfeksi, dan sejumlah pasien dewasa sempat kritis, pihak RSHS menilai kasus ini sebagai peringatan serius bagi masyarakat. Warga diminta segera memeriksakan diri bila mengalami demam, batuk, pilek, atau sesak napas, terutama bagi lansia, anak kecil, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta.

Tags: Super Flu Bandung Nasional

Baca Juga

Pemkab Gowa Kejar Target Zero Dose, 5.787 Anak Jadi Sasaran
Pemkab Gowa Kejar Target Zero Dose, 5.787 Anak Jadi Sasaran
Kebakaran Kios Barang Bekas di Soekarno-Hatta Bandung, Aktivitas Warga Terdampak dan Risiko Tata Kelola Disorot
Kebakaran Kios Barang Bekas di Soekarno-Hatta Bandung, Aktivitas Warga Terdampak dan Risiko Tata Kelola Disorot
Pemkab Gowa dan Baznas Salurkan Paket Lebaran untuk 716 Tenaga Outsourcing
Pemkab Gowa dan Baznas Salurkan Paket Lebaran untuk 716 Tenaga Outsourcing
Strategi Libur Panjang 2026: Maksimalkan Tanggal Merah dan Cuti Bersama dari SKB 3 Menteri
Strategi Libur Panjang 2026: Maksimalkan Tanggal Merah dan Cuti Bersama dari SKB 3 Menteri
HPN 2026: Saat Pers Dituntut Sehat di Tengah Disrupsi Digital
HPN 2026: Saat Pers Dituntut Sehat di Tengah Disrupsi Digital
Husniah Talenrang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden
Husniah Talenrang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden

Populer

  • 1
    Pastikan Stok Aman, Bupati Sinjai Minta Warga Tidak Panik dan Beli BBM Sesuai Kebutuhan
  • 2
    3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
  • 3
    Viral! Clara Shinta Ungkap Alexander Assad Selingkuh, Padahal Baru Nikah Agustus 2025
  • 4
    Harga BBM di Sulsel Hari Ini, Diprediksi Naik Awal April
  • 5
    Sukses Perkuat Koneksi Makassar dan Australia, Kadis Kominfo Makassar M Roem Raih Emerging Leader Award 2026

Ekonomi

  • Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
    Lonjakan Trafik Data XLSMART Tembus 21 Persen Saat Lebaran 2026, Aktivitas Digital Meningkat Tajam
  • Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
    Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
  • 1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!
    1 April 2026 Harga BBM Tetap, Tidak Naik!

Peristiwa

  • Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Arti: Amalan Sunnah yang Sarat Makna Spiritual
    Niat Puasa Senin Kamis Lengkap Arab, Latin, dan Arti: Amalan Sunnah yang Sarat Makna Spiritual
  • 3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
    3 April 2026 Libur Apa? Ini Makna Jumat Agung dan Dampak Long Weekend di Indonesia
  • Jadwal Sholat Makassar Hari Ini, 2 April 2026: Dzuhur Pukul 12.07 WITA, Simak Waktu Lengkapnya
    Jadwal Sholat Makassar Hari Ini, 2 April 2026: Dzuhur Pukul 12.07 WITA, Simak Waktu Lengkapnya
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID