LUMINASIA.ID - JAKARTA – Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) kembali melanjutkan reli penguatan pada perdagangan Senin (19/1/2026).
Emiten yang bergerak di bisnis sarang burung walet ini mencatatkan lonjakan harga signifikan sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Desember 2025.
Pada sesi I perdagangan, sekitar pukul 09.50 WIB, saham RLCO tercatat menguat 16,12 persen ke level Rp7.025 per saham. Aktivitas transaksi terbilang ramai dengan volume mencapai 19,54 juta saham, frekuensi 19.276 kali, serta nilai transaksi sekitar Rp134 miliar.
Penguatan tersebut memperpanjang tren positif RLCO yang belum pernah mencatatkan pelemahan sejak pertama kali diperdagangkan di BEI pada 8 Desember 2025. Saat penawaran umum perdana (initial public offering/IPO), saham RLCO dilepas dengan harga Rp168 per saham. Dengan posisi harga terkini, saham ini telah melonjak lebih dari 4.000 persen dari harga penawaran awal.
Lonjakan harga saham RLCO turut mendongkrak nilai kepemilikan para pemegang saham pengendali. PT Realco Omega Investama, sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 77,6 persen pasca IPO, kini memiliki nilai kepemilikan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp17 triliun. Nilai tersebut melonjak tajam dibandingkan saat IPO yang berada di kisaran Rp407 miliar.
Selain Realco Omega Investama, Edwin Pranata juga tercatat sebagai pemegang saham RLCO dengan kepemilikan langsung sebesar 2,32 persen. Dalam dokumen keterbukaan informasi, Edwin Pranata dicatat sebagai penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari emiten tersebut.
Di balik kepemilikan Realco Omega Investama, terdapat PT Pranata Cipta Nusa yang menggenggam 56,35 persen saham perusahaan tersebut. Pranata Cipta Nusa diketahui merupakan perusahaan yang dimiliki oleh Edwin Pranata bersama istrinya, Jenifer Puspitasari Widjaja.
Dalam struktur manajemen, Edwin Pranata menjabat sebagai direktur utama RLCO, sementara Jenifer Puspitasari Widjaja menduduki posisi komisaris. Berdasarkan prospektus IPO, Edwin Pranata berusia 34 tahun dan Jenifer berusia 32 tahun.
Sementara itu, pemegang saham lain di Realco Omega Investama adalah PT Mega Perdana Investama, perusahaan yang dikaitkan dengan Loesianto Handoko, yang dikenal sebagai salah satu pengusaha besar di industri sarang burung walet nasional.
Dengan pergerakan harga saham yang masih menunjukkan tren penguatan tajam, saham RLCO terus menjadi perhatian pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir.

