LUMINASIA, SPORT - Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Irak pada laga terakhir Grup A Piala Asia Futsal 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam. Meski kedua tim telah memastikan tiket ke perempat final, duel ini tetap krusial karena akan menentukan status juara grup dan jalur lawan di fase gugur.
Indonesia saat ini memimpin klasemen Grup A dengan keunggulan selisih gol yang signifikan. Dua kemenangan besar atas Korea Selatan dan Kirgistan membuat skuad Garuda Muda hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengunci posisi puncak. Namun, keuntungan matematis tersebut tidak serta-merta membuat laga ini kehilangan tensi.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa timnya tetap membidik kemenangan. Selain menjaga momentum positif, finis sebagai juara grup dinilai penting untuk membangun mental bertanding menjelang fase knockout yang lebih menuntut konsistensi dan disiplin tinggi.
Di sisi lain, Irak datang dengan status penantang serius. Meski selisih gol mereka lebih kecil, performa Irak terbilang solid dengan dua kemenangan beruntun yang diraih lewat permainan efektif dan agresif. Laga melawan Indonesia menjadi kesempatan bagi tim asuhan Joao Carlos untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai kandidat kuda hitam di turnamen ini.
Pertandingan ini juga akan menjadi pertemuan perdana Indonesia dan Irak di level futsal internasional. Secara peringkat FIFA, Indonesia berada di posisi yang lebih baik, namun Irak dikenal memiliki karakter permainan keras dan transisi cepat yang berpotensi merepotkan tuan rumah.
Dengan dukungan publik Indonesia Arena dan motivasi menjaga tren kemenangan, Timnas Futsal Indonesia diharapkan mampu tampil dominan. Namun, tekanan sebagai tuan rumah sekaligus favorit juara grup menjadikan laga ini bukan sekadar formalitas, melainkan ujian kesiapan Indonesia menatap perempat final AFC Futsal 2026.

