LUMINASIA.ID, SPORT - Panas di media sosial antara kubu Seattle Seahawks dan Los Angeles Rams kembali mencuri perhatian di tengah gegap gempita Super Bowl. Jika sebelumnya narasi berpusat pada Sam Darnold, kali ini sorotan justru mengarah pada bagaimana ruang ganti Seattle bereaksi terhadap sindiran yang datang dari luar.
Dilansir si.com, Receiver Rams, Puka Nacua, memantik percakapan setelah mengunggah cuitan bernada tawa yang menyebut nama Darnold tepat ketika quarterback tersebut sedang berada di panggung terbesar NFL. Momen dan konteksnya dianggap banyak pihak kurang tepat, terlebih saat Darnold tengah memimpin timnya meraih kemenangan.
Tak butuh waktu lama, linebacker Seahawks Ernest Jones IV langsung memberi respons keras. Bagi Jones, situasinya sederhana: ada pemain yang masih bertanding demi gelar, dan ada yang menonton dari rumah.
“Ain’t you at home. Goofy ass,” tulis Jones membalas cuitan tersebut.
Jawaban singkat itu langsung menyebar luas dan dianggap mewakili perasaan banyak pemain Seattle. Di dalam tim, Jones memang dikenal sebagai salah satu pelindung utama bagi Darnold, terutama ketika sang quarterback menjadi sasaran kritik.
Sikap itu bukan hal baru. Sebelumnya, Jones juga pernah secara terbuka membela Darnold usai kekalahan tipis dari Rams di musim reguler, menegaskan bahwa tanggung jawab tidak pernah berada di satu orang saja dan seluruh tim berdiri di belakang pemimpinnya.
Di lapangan, kontribusi Jones pun berbicara banyak. Pada laga puncak, ia mencatatkan total tekel tertinggi bagi pertahanan Seattle, termasuk satu tekel untuk kehilangan yard. Performa konsisten itu membuatnya semakin dipandang sebagai fondasi penting bagi unit defensif Seahawks, sekaligus figur vokal di ruang ganti.
Insiden adu cuit ini kembali mempertegas bahwa rivalitas Seahawks dan Rams jauh dari kata dingin. Bahkan ketika salah satu pihak sedang bermain di Super Bowl, percikan kompetisi tetap terasa hingga ke lini masa.
Bagi Seattle, momen tersebut seolah menegaskan identitas mereka: solid, saling melindungi, dan tidak ragu membalas ketika pemimpinnya disentil.

