Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Hiburan

Pidato Bad Bunny di Super Bowl 60: Makna 'Together, We Are America' pada Halftime Show

Senin, 9 Februari 2026 12:29
Editor: diku
  • Bagikan
Bad Bunny di Superbowl (Lemonade)

LUMINASIA.ID, INTERNASIONAL - Pesan politik dan identitas kawasan menjadi sorotan utama saat Bad Bunny mengambil alih panggung jeda paruh waktu Super Bowl 60 di Levi’s Stadium. Di tengah gemerlap koreografi dan campuran ritme salsa, merengue, reggaeton hingga Latin trap, megabintang asal Puerto Rico itu mengirimkan ajakan persatuan lintas batas yang terasa jauh melampaui pertandingan antara Seahawks dan Patriots.

Dilansir Yahoo Entertainment, sepanjang kurang lebih 15 menit, Bad Bunny tidak sekadar tampil sebagai penghibur. Ia membawa simbol, narasi, dan penegasan bahwa “America” bukan hanya satu negara, melainkan hamparan benua dan kepulauan dari utara hingga Karibia. Pesan itu diringkas lewat properti bola bertuliskan “Together, We Are America” yang menemaninya di berbagai bagian pertunjukan.

Akar Puerto Rico menjadi pusat cerita. Set panggung menghadirkan kembali “La Casita”, rumah berwarna-warni yang identik dengan tur residensinya di kampung halaman. Di sekelilingnya, figur-figur keturunan Latin ikut meramaikan suasana, mempertegas kebanggaan kolektif terhadap budaya yang kerap berada di pinggir arus utama hiburan Amerika Serikat.

Adegan teatrikal ketika Bad Bunny berdiri di atas rumah itu lalu terjatuh menembus atap membawa penonton berpindah dari satu lanskap ke lanskap lain. Ia muncul di hamparan rumput yang menyerupai pedesaan Karibia, lalu berada di latar yang mengingatkan pada infrastruktur listrik Puerto Rico, seakan menyiratkan perjalanan antara romantisme tanah air dan realitas sosialnya.

Menjelang akhir, nada pertunjukan berubah menjadi reflektif. Sebuah papan besar memunculkan kalimat, “The only thing more powerful than hate is love.” Bad Bunny kemudian menutup malam dengan seruan berkat bagi Amerika, sebelum menyebut satu per satu negara Amerika Latin, dari Kuba hingga Venezuela. Penutup itu membuat panggung Super Bowl terasa seperti ruang solidaritas regional, bukan sekadar arena hiburan olahraga.

Dengan pendekatan tersebut, Bad Bunny memperlihatkan bagaimana pertunjukan halftime bisa menjadi medium diplomasi budaya. Musik, tarian, dan visual spektakuler tetap hadir, tetapi yang paling membekas adalah upaya mendefinisikan ulang siapa yang termasuk dalam kata “kita”.

Tags: Bad Bunny Superbowl

Populer

  • 1
    Ini Pernjelasan Manajemen Terkait Kebakaran Nipah Park, Penyebab Kebakaran Lengkap Kronologis
  • 2
    Belajar dari UTM, Pendidikan Sosiologi Unismuh Dorong Kolaborasi Perkuat Daya Saing Global
  • 3
    Cegah Kerugian Daerah, Wakil Bupati Gowa Ingatkan Pimpinan OPD dan ASN Mengenai Pentingnya Fungsi Pengawasan
  • 4
    Special Screening di Makassar, Film Dan Bandung Tawarkan Kisah Romansa Gen Z yang Relate dengan Kehidupan Anak Muda
  • 5
    Honda PCX 160 Dapat Promo Honda, Harga Mulai Rp36,11 Juta

Ekonomi

  • Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
    Pelindo Multi Terminal Catat Arus Barang 59,59 Juta Ton pada Semester I 2026
  • Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
    Gelar Pertemuan dengan Elemen Masyarakat, PT KIMA Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
  • Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI
    Pelindo Beri Layanan Kesehatan Gratis bagi 200 Warga Wajo Sambut HUT Ke-81 RI

Peristiwa

  • BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
    BLT 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerima
  • Jessica Mila Ungkap Tak Dapat Informasi soal Penutupan Jalur Wisata Padar
    Jessica Mila Ungkap Tak Dapat Informasi soal Penutupan Jalur Wisata Padar
  • Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuan, Diduga Terkait Perilaku Tak Pantas
    Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantu Perempuan, Diduga Terkait Perilaku Tak Pantas
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID