LUMINASIA.ID - Klinik estetika Profira resmi membuka cabang terbarunya di Jalan Hertasning, Makassar, pada Selasa (10/2/2026).
Dalam momen grand opening tersebut, Profira Clinic sekaligus meluncurkan treatment unggulan terbarunya, Profira Contour Tite, teknologi peremajaan kulit berbasis kombinasi ultrasound dan radiofrekuensi yang diklaim mampu memberikan efek lifting dan tightening dalam satu kali tindakan.
Perubahan kulit sering datang pelan-pelan, nyaris tak terasa. Produksi kolagen dan elastin di dalam tubuh berkurang sekitar satu persen setiap tahun.
Angka itu terdengar kecil, tetapi ketika akumulasinya berjalan sejak usia 25 tahun, hasilnya mulai tampak: garis senyum makin dalam, pipi perlahan turun, kulit terasa lebih tipis, dan kontur wajah tidak lagi setegas dulu.
Berangkat dari persoalan inilah Profira Makassar memperkenalkan Contour Tite, treatment terbaru yang menggabungkan teknologi ultrasound dan radiofrekuensi dalam satu tindakan.
Fokusnya bukan hanya mengencangkan, tetapi juga memperbaiki kontur dan kualitas kulit secara menyeluruh.
Didukung Dua Mesin: Pifutite dan Proligio (Oligio)
Dalam praktiknya, Contour Tite menggunakan dua perangkat utama, yakni Pifutite dan Proligio (Oligio).
Pifutite merupakan teknologi ultrasound dengan konsep one shot for dual lifting. Dalam satu tembakan energi, teknologi ini mampu menjangkau dua lapisan sekaligus, yaitu kulit dan SMAS (Superficial Musculoaponeurotic System). Lapisan SMAS sendiri dikenal sebagai struktur penopang wajah yang juga menjadi target pada prosedur bedah facelift.
Teknologi ini membantu mengencangkan kulit wajah yang kendur, memperbaiki kontur wajah, mengurangi kerutan halus dan garis senyum, serta membuat kulit tampak lebih kenyal, sehat, dan glowing.
Sementara itu, Proligio—yang juga dikenal dengan nama Oligio—merupakan perangkat berbasis Monopolar Radio Frequency (RF) dan disebut sebagai salah satu teknologi skin lifting populer dari Korea.
Perawatan ini bersifat non-invasif dan bekerja dengan energi radiofrekuensi untuk mengencangkan kulit, mengurangi kerutan, serta memperbaiki tekstur kulit secara keseluruhan.
Mengencangkan dan Mengangkat dalam Satu Sesi
Dr Faradila Afrianti, Aesthetic Doctor Profira Makassar, menjelaskan bahwa penuaan tidak terjadi hanya di satu lapisan kulit.
“Kulit memiliki beberapa lapisan, mulai dari epidermis, dermis, hingga subkutan. Kolagen dan elastin berada di dermis. Ketika produksinya menurun, kulit mulai kehilangan elastisitas dan tampak kendur,” jelasnya dalam sesi edukasi.
Contour Tite dirancang untuk bekerja di lebih dari satu kedalaman kulit sekaligus. Teknologi ultrasound menjangkau lapisan lebih dalam pada kedalaman sekitar 3 hingga 4,5 milimeter.
Di lapisan ini, energi panas terkontrol membentuk titik koagulasi termal yang merangsang pembentukan kolagen baru. Efek yang dituju adalah lifting—mengangkat jaringan yang mulai turun.
Sementara itu, radiofrekuensi bekerja lebih superfisial, pada kedalaman sekitar 1 hingga 2 milimeter di lapisan dermis. Energinya memanaskan jaringan melalui mekanisme bulk heating sehingga terjadi kontraksi jaringan. Hasilnya adalah tightening—kulit terasa lebih kencang dan padat.
Kombinasi keduanya memungkinkan efek lifting dan tightening terjadi bersamaan dalam satu kali tindakan.
Manfaat yang Lebih Menyeluruh
Dijelaskan Dr Faradila, tidak ada kulit yang hanya memiliki satu masalah. Pada sebagian orang, kulit kendur disertai tekstur yang tidak rata. Pada yang lain, kontur wajah mulai berubah bersamaan dengan munculnya kerutan halus.
"Contour Tite dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut secara menyeluruh. Salah satu manfaat utamanya adalah membantu mengencangkan kulit wajah yang mulai kendur," paparnya.
Proses ini terjadi melalui stimulasi kolagen di lapisan dalam kulit, sehingga jaringan yang sebelumnya kehilangan elastisitas perlahan kembali terasa lebih padat dan kenyal.
Tak hanya mengencangkan, treatment ini juga membantu mengangkat area pipi dan garis rahang yang mulai turun.
Ketika struktur penopang kulit melemah, wajah bisa terlihat lebih lelah atau kehilangan definisi. Dengan pendekatan yang menargetkan lapisan kulit lebih dalam, Contour Tite mendukung terbentuknya kembali struktur yang membuat wajah tampak lebih terangkat dan proporsional.
Masalah lain yang kerap menyertai kulit kendur adalah munculnya garis halus dan kerutan. Perawatan ini turut membantu menyamarkan tampilan kerutan ringan dengan meningkatkan kepadatan kulit. Hasilnya bukan perubahan drastis yang mengubah karakter wajah, melainkan perbaikan bertahap yang membuat kulit tampak lebih halus.
Selain itu, manfaat yang tak kalah penting adalah perbaikan tekstur dan kualitas kulit secara keseluruhan. Kulit yang sebelumnya tampak kusam atau kurang rata dapat terlihat lebih segar dan sehat karena proses regenerasi kolagen yang terus berlangsung setelah tindakan.
"Pada akhirnya, seluruh efek tersebut bermuara pada satu hal: memberikan tampilan wajah yang lebih tegas dan seimbang. Kontur yang kembali terdefinisi, kulit yang terasa lebih kencang, serta tekstur yang membaik akan menciptakan kesan wajah yang lebih segar tanpa kehilangan ekspresi alami," jaelasnya.
Hasil instan biasanya terlihat pada efek pengencangan segera setelah tindakan. Namun hasil optimal muncul dalam satu hingga dua bulan, seiring proses pembentukan kolagen baru di dalam kulit.
Non-Invasif dan Minim Downtime
Kemudian Fifin Marini, Aesthetic Doctor Profira, menambahkan bahwa Contour Tite dirancang sebagai treatment non-invasif. Teknologi yang digunakan dilengkapi sistem pendingin sehingga tindakan tetap nyaman dan minim rasa sakit.
“Treatment ini tidak merusak lapisan kulit terluar, sehingga pasien tidak memerlukan downtime. Kemerahan ringan bisa muncul setelah tindakan, tetapi bersifat sementara dan cepat menghilang,” ujarnya.
Dalam satu kali sesi, mode energi dapat disesuaikan. Jika pasien membutuhkan fokus pada lifting, mode dapat diarahkan ke sana. Jika diperlukan tightening tambahan, pengaturan dapat disesuaikan. Bahkan opsi pengurangan lemak bisa dinonaktifkan bila tidak dibutuhkan. Fleksibilitas inilah yang membuat hasil tampak lebih alami dan proporsional.
Prosedur dan Interval Tindakan
Sebelum tindakan, pasien menjalani konsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak ada kontraindikasi seperti penyakit kolagen, infeksi aktif, herpes, atau luka terbuka. Biasanya dilakukan dokumentasi foto tiga dimensi untuk memetakan kontur wajah sebelum treatment dan sebagai pembanding hasil setelahnya.
Jika tidak ditemukan kendala medis, treatment dapat langsung dilakukan pada hari yang sama.
Untuk menjaga hasil, interval tindakan selanjutnya disarankan setiap tiga hingga empat bulan. Pendekatan ini membantu mempertahankan stimulasi kolagen secara berkelanjutan.
Bisa Dikombinasikan dengan Treatment Lain
Dalam sesi tanya jawab, dokter menjelaskan bahwa Contour Tite dapat dikombinasikan dengan perawatan lain seperti skin booster atau collagen stimulator. Kombinasi ini bertujuan mempercepat dan mengoptimalkan hasil, tentu dengan penyesuaian berdasarkan kondisi kulit masing-masing pasien.
Dengan pendekatan multi-lapisan dan teknologi yang bekerja simultan di dua kedalaman kulit, Contour Tite menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memperbaiki kontur wajah tanpa prosedur invasif.
Bagi yang mulai melihat tanda-tanda kulit mengendur atau ingin menjaga kualitas kulit sejak dini, konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah pertama. Karena pada akhirnya, setiap wajah memiliki cerita dan kebutuhan yang berbeda—dan perawatan terbaik adalah yang disesuaikan secara personal.
Bisa Dikombinasikan dengan Treatment Lain
Hasil dari perawatan Contour Tite ini langsung terlihat. Berdasarkan pengamatan Luminasia.id, setelah diaplikasikan pada salah satu sisi pipi pasien, tampak berbeda dengan sisi lainnya.
Pengakuan pasien, perawatan ini juga tidak sakit dikulit. Sehingga terasa lebih nyaman.
Dalam sesi tanya jawab, dokter menjelaskan bahwa Contour Tite dapat dikombinasikan dengan perawatan lain seperti skin booster atau collagen stimulator. Kombinasi ini bertujuan mempercepat dan mengoptimalkan hasil, tentu dengan penyesuaian berdasarkan kondisi kulit masing-masing pasien.
Dengan pendekatan multi-lapisan dan teknologi yang bekerja simultan di dua kedalaman kulit, Contour Tite menjadi pilihan bagi mereka yang ingin memperbaiki kontur wajah tanpa prosedur invasif.
Bagi yang mulai melihat tanda-tanda kulit mengendur atau ingin menjaga kualitas kulit sejak dini, konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah pertama. Karena pada akhirnya, setiap wajah memiliki cerita dan kebutuhan yang berbeda—dan perawatan terbaik adalah yang disesuaikan secara personal.Hadir di Jl Hertasning Makassar
Profira Clinic resmi membuka cabang terbarunya di Makassar yang berlokasi di Jl. Letjen Hertasning B-1 sebagai bagian dari pengembangan layanan estetika berbasis teknologi.
Pemilihan lokasi baru ini ditujukan untuk memberikan akses yang lebih mudah sekaligus menghadirkan suasana klinik yang modern, nyaman, dan berorientasi pada pengalaman perawatan menyeluruh bagi pelanggan.
Dalam rangkaian Grand Opening tersebut, Profira Clinic Makassar memperkenalkan Profira Contour Tite sebagai inovasi perawatan pengencangan kulit terbaru melalui sesi talkshow edukatif.
Contour Tite merupakan metode perawatan kombinasi yang memadukan teknologi Proligio berbasis monopolar radiofrequency (Oligio RF) dan PIFU Tite berbasis ultrasound.
Kombinasi dua teknologi ini dikembangkan untuk memberikan solusi pengencangan kulit yang bekerja secara lebih efektif dan merata pada berbagai lapisan kulit.
Teknologi Proligio bekerja secara non-invasif dengan menargetkan lapisan dermis yang berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.
Sementara itu, PIFU Tite memanfaatkan energi ultrasound untuk menjangkau lapisan kulit yang lebih dalam hingga area SMAS guna membantu memperbaiki struktur jaringan dan membentuk kontur wajah.
Kedua teknologi tersebut berfungsi menstimulasi produksi kolagen dan elastin secara alami sebagai penunjang peremajaan kulit.
Pendekatan multi-layer yang diterapkan pada Contour Tite memungkinkan tercapainya hasil perawatan yang lebih seimbang, mulai dari efek lifting, firming, hingga peningkatan kualitas kulit secara keseluruhan.
Dokter Profira Clinic, dr Faradila Afrianti, menyampaikan bahwa perawatan pengencangan modern membutuhkan pendekatan yang mampu menjangkau lebih dari satu lapisan kulit.
“Seiring bertambahnya usia, penurunan kualitas kulit tidak hanya terjadi di satu lapisan, tetapi berlangsung di berbagai lapisan secara bersamaan,” ujar dr. Faradila Afrianti.
“Melalui Contour Tite, kami mengombinasikan dua teknologi dengan target lapisan yang berbeda agar hasil pengencangan dan pembentukan kontur terlihat lebih optimal dan seimbang tanpa mengesampingkan kualitas kulit,” jelasnya.
Rangkaian Grand Opening Profira Clinic Makassar ini menjadi bagian dari program Beauty Revolution Profira Makassar yang berlangsung pada 9–16 Februari 2026.
Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, Profira Clinic menghadirkan berbagai promo khusus selama periode Beauty Revolution tersebut.
Promo Pembukaan
Beragam penawaran yang tersedia meliputi promo facial mulai dari Rp100 ribuan, BOOM Sale, FREE TREATMENT, special price, treatment sepuasnya, diskon hingga 50 persen plus 5 persen, Buy 1 Get 1 FREE, serta promo menarik lainnya.
Selama periode program berlangsung, konsumen baru Profira Clinic juga berkesempatan menikmati berbagai keuntungan dan penawaran eksklusif.
Melalui Grand Opening cabang Makassar, peluncuran Contour Tite, dan rangkaian Beauty Revolution, Profira Clinic menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi perawatan berbasis teknologi yang didukung tenaga profesional serta program apresiasi berkelanjutan bagi pelanggan.

