LUMINASIA.ID, ENTERTAINMENT - Di saat rumor mengenai PlayStation 6 makin ramai beredar, arah kebijakan Sony justru memberi sinyal berbeda. Alih-alih terburu-buru meluncurkan konsol generasi baru, perusahaan disebut memilih memperpanjang umur PlayStation 5 sembari menyiapkan lonjakan teknologi yang lebih matang untuk PS6.
Dilansir Beebom, sejumlah laporan industri menempatkan jadwal rilis PS6 pada akhir 2028. Perkiraan ini muncul setelah petinggi Sony menyebut PS5 masih berada di “tengah perjalanan” siklus hidupnya. Pernyataan tersebut memperkuat keyakinan bahwa Sony belum merasa perlu melakukan pergantian generasi dalam waktu dekat.
Strategi ini tidak lepas dari performa PS4 yang terbukti memiliki ekor penjualan panjang. Kelangkaan stok PS5 di awal masa rilis membuat banyak penerbit game mempertahankan dukungan lintas generasi. Bahkan hingga kini, judul populer seperti gim olahraga tahunan dan game tembak-menembak besar masih hadir di PS4. Pola ini dianggap sukses menjaga basis pemain tetap luas tanpa harus memaksa mereka segera pindah perangkat.
Dari sisi pasar, banyak gamer juga merasa PS5 belum mencapai puncaknya. Mereka menunggu periode rilis game eksklusif besar yang benar-benar memperlihatkan kekuatan maksimal perangkat tersebut. Situasi itu membuat Sony relatif aman untuk menunda penerusnya.
Meski demikian, dapur pengembangan PS6 diyakini tetap berjalan. Bocoran dokumen yang beredar di komunitas teknologi menyebut konsol baru itu akan mengandalkan arsitektur AMD generasi terbaru, peningkatan ray tracing, serta dukungan kecerdasan buatan untuk membantu performa hingga 4K dengan frame rate tinggi. Sony kabarnya ingin menghadirkan peningkatan signifikan tanpa membuat harga melambung terlalu jauh.
Pendekatan ini mengingatkan pada strategi era PS4, ketika Sony menekan biaya agar konsolnya bisa menjangkau pasar massal setelah generasi sebelumnya dinilai terlalu mahal. Analis memperkirakan banderol PS6 bisa dimulai dari kisaran 599 dolar AS, dengan kemungkinan varian lebih premium untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas penyimpanan ekstra atau fitur tambahan.
Soal desain, kabarnya Sony ingin kembali ke bentuk yang lebih ringkas dan mudah ditempatkan dibandingkan tampilan tinggi menjulang milik PS5. Bahkan beredar rumor bahwa model dasarnya akan sepenuhnya digital, sementara drive cakram dijual terpisah.
Dengan berbagai sinyal tersebut, PS6 tampaknya bukan sekadar soal perangkat baru, tetapi bagian dari kalkulasi jangka panjang Sony: menjaga ekosistem tetap hidup, mempertahankan pengguna lama, sambil memastikan lompatan generasi berikutnya benar-benar terasa layak saat akhirnya tiba.

