LUMINASIA.ID, PANGKEP – PT Semen Tonasa menyerahkan hasil pendampingan legalitas usaha kepada 17 UMKM binaan dalam kegiatan yang digelar di Ruang Rapat R2 Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, General Manager Komunikasi, Legal, dan General Affairs (KLGA) Muhammad Mursham, Senior Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Abbas, Manager Program Kemitraan Mustakim, serta para pelaku UMKM mitra binaan.
Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam memperkuat kapasitas dan legalitas usaha mitra binaan secara berkelanjutan. Seluruh UMKM peserta kini telah memiliki akun Online Single Submission (OSS) dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sebagian di antaranya juga telah mengantongi Sertifikat Halal dan izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), sementara beberapa lainnya masih dalam tahap pengurusan sesuai karakteristik dan kebutuhan masing-masing usaha.
Produk yang dikembangkan para UMKM binaan mencakup aneka olahan makanan, minuman, hingga kerajinan tangan. Keberagaman ini menunjukkan potensi sektor usaha lokal yang terus bertumbuh melalui pendampingan intensif dari tim perusahaan, terutama dalam melengkapi dokumen administrasi dan persyaratan legalitas.
Dalam pelaksanaannya, PT Semen Tonasa menggandeng LP3H UIN Sunan Kalijaga Cabang Sulawesi Selatan sebagai mitra fasilitasi sertifikasi halal. Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan proses sertifikasi berjalan sesuai regulasi sekaligus memberikan pendampingan komprehensif bagi pelaku usaha.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan legalitas merupakan fondasi penting agar UMKM dapat memperluas akses pasar dan pembiayaan.
“Dengan adanya pendampingan legalitas usaha dan terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB), kami berharap UMKM binaan memiliki akses yang lebih besar terhadap berbagai kemudahan usaha, termasuk peluang mendapatkan potongan tarif listrik dari PLN sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan perusahaan tidak berhenti pada aspek legalitas. Ke depan, program pembinaan akan diperluas ke pengembangan kemasan produk, penguatan promosi digital melalui platform seperti Facebook dan TikTok, hingga persiapan agar produk siap menembus pasar ekspor.
“Kami ingin UMKM binaan PT Semen Tonasa tidak hanya tumbuh di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Melalui program ini, PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, dengan memperkuat kapasitas, daya saing, dan kepastian hukum usaha UMKM binaan secara berkelanjutan.

