Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

TPP ASN Pemprov Sulsel Bakal Turun 20 Persen di 2026

Sabtu, 21 Februari 2026 00:02
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
foto ilustrasi PNS atau ASN

LUMINASIA.ID - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) akan menyesuaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 20 persen mulai 2026.

Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga proporsi belanja pegawai agar tidak melampaui batas maksimal 30 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2027.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Erwin Sodding, seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Sulsel dan dikutip FAJAR.CO.ID, Kamis (19/2/2026).


Baca: Jadwal Pencairan THR PNS, TNI, Polri dan Pensiunan 2026, Diperkirakan Cair Pertengahan Maret


Erwin menjelaskan, penyesuaian TPP merupakan langkah strategis untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Dalam regulasi itu ditegaskan bahwa porsi belanja pegawai pemerintah daerah tidak boleh melebihi 30 persen dari total belanja APBD pada 2027.

“Faktanya, porsi belanja pegawai kita memang sudah cukup besar. Sementara pemerintah daerah ditargetkan pada 2027 agar belanja pegawai tidak melebihi 30 persen dari total APBD,” ujar Erwin.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga dipengaruhi dinamika fiskal nasional, terutama penyesuaian Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Berkurangnya TKD berdampak langsung terhadap kapasitas fiskal daerah, termasuk Sulawesi Selatan, sehingga diperlukan langkah penataan belanja.


Baca: BKN Beri Ruang Fleksibilitas, Instansi Boleh Tambah Hari Pemakaian Batik Korpri


Erwin menegaskan, pemotongan 20 persen hanya berlaku pada komponen tambahan, yakni TPP. Sementara gaji pokok serta hak-hak wajib ASN lainnya tetap dibayarkan secara penuh sesuai ketentuan.

Penyesuaian dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Ia menyebut, kebijakan serupa juga diterapkan di sejumlah daerah lain sebagai respons atas kebijakan fiskal nasional dan implementasi UU HKPD.

“Selama ini TKD cukup menopang fiskal APBD Sulsel. Namun dalam kondisi saat ini, mau tidak mau ada beberapa area yang harus disesuaikan,” katanya.

Meski ada penurunan, Erwin mengklaim besaran TPP ASN Pemprov Sulsel masih tergolong kompetitif dibandingkan beberapa daerah lain yang melakukan penyesuaian lebih besar, bahkan hingga 50 persen sampai 70 persen.

Pemprov Sulsel menargetkan struktur belanja daerah yang lebih sehat dan berimbang melalui kebijakan ini, sehingga ruang fiskal dapat dimaksimalkan untuk peningkatan layanan publik serta program kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, UU Nomor 1 Tahun 2022 memberikan masa transisi lima tahun kepada pemerintah daerah untuk menyesuaikan komposisi belanja pegawai hingga 2027. Penyesuaian TPP 20 persen mulai 2026 disebut sebagai langkah antisipatif agar target tersebut dapat tercapai tepat waktu.

Tags: TPP ASN Pemprov Sulsel Erwin Sodding PNS

Baca Juga

Pemerintah Masih Hitung Ulang APBN, Kenaikan Uang Pensiunan PNS, TNI, dan Polri 2026 Belum Diputuskan
Pemerintah Masih Hitung Ulang APBN, Kenaikan Uang Pensiunan PNS, TNI, dan Polri 2026 Belum Diputuskan
PNS dan PPPK Wajib Gunakan ASN Digital, Ini Penjelasan BKN dan Cara Aktivasinya
PNS dan PPPK Wajib Gunakan ASN Digital, Ini Penjelasan BKN dan Cara Aktivasinya
Pendaftaran CPNS Januari 2026: Ini Jadwal Sementara, Syarat Lengkap, dan Perkiraan Formasi
Pendaftaran CPNS Januari 2026: Ini Jadwal Sementara, Syarat Lengkap, dan Perkiraan Formasi
Bagaimana Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026? Menkeu Purbaya Kasih Bocoran
Bagaimana Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026? Menkeu Purbaya Kasih Bocoran
Kenaikan Gaji PNS di Makassar, Ada Tunjangan Khusus untuk Penempatan Kepulauan hingga Rp5 Juta
Kenaikan Gaji PNS di Makassar, Ada Tunjangan Khusus untuk Penempatan Kepulauan hingga Rp5 Juta
Ketua KONI Pakai Uang Pribadi Rp300 Juta untuk Biayai Operasional, Dana Hibah Pemprov Sulsel Tak Kunjung Cair
Ketua KONI Pakai Uang Pribadi Rp300 Juta untuk Biayai Operasional, Dana Hibah Pemprov Sulsel Tak Kunjung Cair

Populer

  • 1
    Jadwal Sholat Makassar Hari Ini 19 Februari 2026: Waktu Subuh hingga Isya di Awal Ramadhan 1447 H
  • 2
    Harga Emas Hari Ini Naik Rp38 Ribu, Antam Mulai Rp1,508 Juta
  • 3
    DPW PSI Sulsel Resmikan Kantor Baru di Rolling Hills, Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan
  • 4
    Harga Emas Hari Ini Naik Rp28 Ribu, Antam Mulai Rp1,522 Juta
  • 5
    Ini Niat, Tata Cara, dan Doa Mandi Puasa Ramadhan, Wajibkah?

Ekonomi

  • Harga Emas Hari Ini Naik Rp28 Ribu, Antam Mulai Rp1,522 Juta
    Harga Emas Hari Ini Naik Rp28 Ribu, Antam Mulai Rp1,522 Juta
  • MoU Megarezky-Phinisi Hospitality Perkuat Pengembangan SDM Industri Hospitality di Makassar
    MoU Megarezky-Phinisi Hospitality Perkuat Pengembangan SDM Industri Hospitality di Makassar
  • Bukit Baruga Berikan Penawaran Menarik di MaRI Ramadan Raya, Ada Insentif PPN 100 Persen dan Unit Siap Huni
    Bukit Baruga Berikan Penawaran Menarik di MaRI Ramadan Raya, Ada Insentif PPN 100 Persen dan Unit Siap Huni

Peristiwa

  • TPP ASN Pemprov Sulsel Bakal Turun 20 Persen di 2026
    TPP ASN Pemprov Sulsel Bakal Turun 20 Persen di 2026
  • Kalla Toyota Perkuat Komitmen Pendidikan Vokasi melalui Dukungan T-TEP di SMK Negeri 5 Makassar
    Kalla Toyota Perkuat Komitmen Pendidikan Vokasi melalui Dukungan T-TEP di SMK Negeri 5 Makassar
  • DPW PSI Sulsel Resmikan Kantor Baru di Rolling Hills, Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan
    DPW PSI Sulsel Resmikan Kantor Baru di Rolling Hills, Gelar Buka Puasa Bersama dan Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID