LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Unhas Hotel & Convention resmi menggelar Grand Launching Kafe Ramadan 1447 Hijriah pada Jumat (20/2/2026) pukul 17.00 WITA di Basement Area, Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar.
Kegiatan yang dibarengi buka bersama karyawan dan dosen ini menjadi penanda dimulainya program berbuka puasa tahunan selama Ramadhan yang telah memasuki tahun ketiga dengan branding Kafe Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut General Manager Hotel Unhas, Suro Budi Arto, menjelaskan bahwa seluruh menu yang disajikan merupakan bagian dari varian yang telah dikurasi khusus selama Ramadan. Dalam satu pekan, total menu yang dihadirkan bisa mencapai sekitar 100 item.
“Di Hotel Unhas, tahun ini merupakan tahun keempat kami menyajikan menu berbuka puasa dengan konsep yang berbeda dan varian yang lebih lengkap dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini, kami juga menyiapkan varian kambing guling, kebab, spaghetti, serta berbagai menu tambahan lainnya yang kami variasikan," ujar Budi.
Ia menambahkan, anggaran paket berbuka puasa tahun ini ditetapkan Rp125 ribu per orang. "Total terdapat sekitar seratus menu yang di-rolling setiap hari, dengan harga Rp125 ribu per paket dan sudah termasuk konsep all you can eat,” jelasnya.
Manajemen menargetkan capaian jumlah tamu dapat menyamai Ramadan tahun sebelumnya.
“Target kami pada Ramadan tahun ini adalah bisa mencapai capaian yang sama seperti tahun lalu. Pada Ramadan sebelumnya, jumlah tamu buka puasa yang tercatat mencapai 12 ribu orang. Insya Allah, tahun ini kami optimistis dapat menyamai capaian tersebut,” katanya.
Menurutnya, tren peningkatan jumlah tamu biasanya mulai terlihat pada pekan pertama Ramadan. Meski terdapat penyesuaian harga dibandingkan tahun sebelumnya, pihak hotel memastikan penambahan variasi menu menjadi nilai tambah bagi pengunjung.
“Memang terdapat sedikit kenaikan harga dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp125 ribu, namun kami juga menyiapkan varian menu yang lebih beragam, termasuk menghadirkan menu takjil dan kambing guling sebagai daya tarik tambahan,” jelasnya.
Dari sisi konsep, Hotel Unhas mengusung suasana berbeda dibandingkan hotel pada umumnya. Jika kebanyakan hotel menyediakan area berbuka puasa secara indoor, Hotel Unhas justru memanfaatkan pelataran parkir dengan konsep terbuka.
Namun karena Ramadan kali ini bertepatan dengan musim hujan, area basement disulap menjadi lokasi utama berbuka puasa dengan konsep yang tetap nyaman.
“Jika di Jakarta area basement lazim digunakan sebagai food court dan berbagai aktivitas lainnya, di Makassar konsep seperti ini masih jarang ditemui. Bahkan bisa dikatakan, konsep ini menjadi satu-satunya yang diterapkan di kawasan Unhas,” ujarnya.
Hotel Unhas memiliki tiga venue utama untuk program Ramadan, yakni area basement, Foyer Lagoon View yang menghadap langsung ke danau, serta Balconi. Secara kapasitas, hotel mampu menampung hingga sekitar 600 orang per hari.
Pada tahun-tahun sebelumnya, angka tersebut juga menjadi rata-rata jumlah tamu harian selama Ramadan.
Selama tiga tahun terakhir, branding “Kafe Ramadan” konsisten digunakan sebagai identitas program berbuka puasa di Hotel Unhas.
Selain paket buka puasa, manajemen juga menyiapkan berbagai promo lain, termasuk paket harga kamar selama bulan puasa hingga momen Lebaran dan masa libur. Salah satu penawaran yang disiapkan adalah paket menginap tiga hari dua malam dengan harga khusus yang akan disesuaikan kembali.
Sementara itu, Komisaris Hotel Unhas Adi Maulana didampingi Komisaris Syahriadi Kadir menyampaikan bahwa kegiatan Ramadan kali ini juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama keluarga besar hotel, mulai dari jajaran komisaris, direksi, hingga seluruh karyawan, serta penyerahan beasiswa kepada mahasiswa.
“Acara hari ini diselenggarakan dalam rangka momentum Ramadan, yakni kegiatan buka puasa bersama keluarga besar hotel, mulai dari jajaran komisaris, direksi, hingga seluruh karyawan. Selain itu, yang paling penting dalam kegiatan ini adalah penyerahan beasiswa kepada mahasiswa,” ujarnya.
Ia menegaskan, pemberian beasiswa tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian hotel sebagai bagian dari lingkungan Unhas.
“Hotel ini berada di lingkungan Unhas dan menjadi bagian dari Unhas. Karena itu, kami tidak hanya berorientasi pada bisnis dan inovasi semata, tetapi juga ingin benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat, khususnya bagi mahasiswa,” katanya.
Menurutnya, program tersebut dapat dikategorikan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, namun lebih dari itu merupakan wujud kepedulian institusi. Ia juga menyinggung masih adanya mahasiswa yang terancam putus kuliah karena kendala pembayaran UKT, sehingga hal tersebut menjadi perhatian manajemen.
Ke depan, pihaknya berharap dengan peningkatan pendapatan dan profit hotel, jumlah beasiswa yang diberikan juga dapat ditingkatkan. Selain beasiswa, Hotel Unhas turut berkontribusi pada dana abadi Unhas yang dikelola secara berkelanjutan untuk mendukung program beasiswa, penelitian, serta kegiatan akademik lainnya..

