LUMINASIA.ID, BOLA - Performa stabil Rosario Central di awal musim 2026 Liga Profesional Argentina menempatkan klub tersebut di papan atas klasemen sementara. Namun, sorotan tak hanya datang dari lapangan, melainkan juga dari kabar sanksi terhadap legenda sepak bola Argentina, Juan Sebastian Veron.
Dilansir data pada ESPN, Klub Rosario Central saat ini menempati posisi kelima klasemen Liga Profesional Argentina 2026. Dari enam pertandingan yang telah dijalani, Rosario Central mencatatkan dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Hasil tersebut membuat mereka mengoleksi delapan poin dengan selisih gol +1.
Di puncak klasemen sementara, Tigre memimpin dengan 13 poin dari lima laga, diikuti Independiente Rivadavia dan Belgrano Córdoba yang sama-sama mengumpulkan 12 poin. Persaingan di papan atas masih sangat ketat karena selisih poin antar tim masih tipis pada fase awal musim.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Rosario Central menunjukkan performa cukup solid. Mereka meraih kemenangan 2-0 atas Barracas Central di liga, serta menang dengan skor yang sama saat menghadapi Sportivo Belgrano di ajang Copa Argentina. Meski begitu, mereka juga sempat menelan kekalahan tipis 0-1 dari Talleres, menandakan konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah tim.
Di tengah jalannya kompetisi, perhatian publik sepak bola Argentina juga tertuju pada sanksi terhadap Juan Sebastian Veron. Mantan gelandang tim nasional Argentina sekaligus tokoh penting di Estudiantes itu dijatuhi larangan beraktivitas di sepak bola selama enam bulan. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah insiden yang melibatkan pengawal Estudiantes dalam sebuah pertandingan yang berujung kontroversi.
Sanksi terhadap Veron menjadi salah satu isu besar di Liga Argentina musim ini mengingat pengaruhnya yang masih sangat kuat di dunia sepak bola nasional, terutama dalam manajemen dan pengembangan klub.
Dengan klasemen yang masih terbuka dan dinamika yang terus berkembang, Liga Profesional Argentina 2026 diprediksi akan semakin kompetitif. Rosario Central sendiri berpeluang memperbaiki posisi jika mampu menjaga konsistensi dan memaksimalkan laga-laga berikutnya.

