LUMINASIA.ID, BOLA - Laga antara Atletico Madrid dan Getafe di Stadion Metropolitano, Sabtu (14/3/2026), tak hanya ditentukan oleh skor tipis 1-0, tetapi juga oleh drama VAR yang memicu perdebatan panjang.
Dilansir Yahoo Sport, momen paling menyita perhatian terjadi pada menit ke-55, ketika wasit Miguel Angel Ortiz tiba-tiba menghentikan pertandingan setelah mendapat sinyal dari VAR. Awalnya, situasi tersebut membingungkan pemain dan penonton, karena tidak ada insiden mencolok dari duel bola yang sedang berlangsung.
Setelah peninjauan ulang melalui monitor di pinggir lapangan, terungkap adanya insiden off-the-ball antara bek Getafe Abdel Abqar dan striker Atletico, Alexander Sorloth. Tayangan ulang di layar stadion memperlihatkan tindakan Abqar yang menyentuh area sensitif Sorloth.
Keputusan pun diambil tegas: kartu merah langsung untuk Abqar karena dianggap melakukan tindakan tidak sportif. Sementara itu, Sorloth juga tidak luput dari hukuman, menerima kartu kuning akibat reaksinya yang menarik lawan hingga terjatuh.
Insiden ini menambah daftar panjang kontroversi penggunaan VAR di LaLiga musim ini, khususnya dalam mengungkap pelanggaran yang tidak terlihat secara langsung oleh wasit di lapangan.
Di tengah polemik tersebut, Atletico Madrid tetap mengamankan tiga poin berkat gol tunggal Nahuel Molina di babak pertama. Hasil ini menjaga posisi tim asuhan Diego Simeone di peringkat ketiga klasemen dengan 57 poin.
Meski kemenangan diraih, perbincangan publik justru lebih banyak tertuju pada keputusan VAR yang kembali menjadi penentu jalannya pertandingan—menegaskan bahwa teknologi kini tak hanya membantu, tetapi juga membentuk narasi baru dalam sepak bola modern.

