Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Peristiwa

Strategi Lalu Lintas Lebaran 2026: Pemerintah Antisipasi 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek

Selasa, 17 Maret 2026 17:03
Editor: diku
  • Bagikan
Ilustrasi Mudik (Antara)

LUMINASIA.ID, NASIONAL - Pemerintah resmi menyiapkan skema rekayasa lalu lintas besar-besaran untuk menghadapi lonjakan kendaraan pada mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan respons terhadap proyeksi tingginya mobilitas masyarakat yang diperkirakan mencapai 3,53 juta kendaraan keluar dari wilayah Jabotabek.

Dilansir Kompas, lonjakan tersebut diprediksi terjadi selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, dengan dua puncak arus mudik yang diperkirakan berlangsung pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Angka ini menjadi dasar utama pemerintah dalam merancang strategi pengaturan lalu lintas yang lebih ketat dan terukur.

Melalui Surat Keputusan Bersama lintas instansi, pemerintah mengombinasikan tiga skema utama, yakni sistem satu arah (one way), contra flow, serta pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil-genap. Tujuannya adalah mengoptimalkan kapasitas jalan tol sekaligus meminimalkan potensi kemacetan parah di jalur utama mudik.

Sistem one way akan diberlakukan cukup panjang, membentang dari KM 47 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang-Solo saat arus mudik. Skema ini diharapkan mampu mempercepat distribusi kendaraan menuju arah timur Pulau Jawa yang selama ini menjadi titik kepadatan tertinggi.

Sementara itu, contra flow difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan seperti ruas Jakarta-Cikampek dan Jagorawi. Kebijakan ini bersifat fleksibel mengikuti kondisi lalu lintas di lapangan, sehingga dapat diberlakukan pada jam-jam tertentu saat volume kendaraan meningkat signifikan.

Di sisi lain, sistem ganjil-genap menjadi instrumen pembatasan jumlah kendaraan yang melintas di ruas tol tertentu. Kebijakan ini tidak hanya menyasar kendaraan pribadi, tetapi juga mencakup bus dan angkutan barang, dengan beberapa pengecualian untuk kendaraan darurat dan dinas.

Penerapan tiga skema tersebut menunjukkan pendekatan yang semakin komprehensif dalam pengelolaan arus mudik nasional. Pemerintah tidak hanya mengandalkan satu metode, melainkan memadukan berbagai strategi untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

Kementerian Perhubungan pun mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan menyesuaikan waktu keberangkatan dengan jadwal rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama agar distribusi kendaraan tetap terkendali selama periode mudik.

Dengan skala pergerakan yang begitu besar, mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali menjadi salah satu mobilisasi manusia terbesar di Indonesia tahun ini.

Tags: Mudik

Baca Juga

Trafik Data Telkomsel Tembus 17,4 Petabyte Selama RAFI 2026,  Jeneponto Jadi Daerah Tertinggi di Sulsel
Trafik Data Telkomsel Tembus 17,4 Petabyte Selama RAFI 2026, Jeneponto Jadi Daerah Tertinggi di Sulsel
Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
Pelindo Regional 4 Catat 758 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Naik 10,41 Persen
Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Posko Mudik Sulsel, di RM Tahu Sumedang Jeneponto dan Pangkep
Indosat Ooredoo Hutchison Hadirkan Posko Mudik Sulsel, di RM Tahu Sumedang Jeneponto dan Pangkep
6 Tahun Tak Pulang Kampung, Puryanto Akhirnya Mudik Berkat Program Telkomsel
6 Tahun Tak Pulang Kampung, Puryanto Akhirnya Mudik Berkat Program Telkomsel
Pertamina Hadirkan Mudik Gratis ke Palopo dan Mamju, Ini Cara Daftarnya
Pertamina Hadirkan Mudik Gratis ke Palopo dan Mamju, Ini Cara Daftarnya
PELNI Siapkan 55 Kapal dan 751.555 Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026, Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret
PELNI Siapkan 55 Kapal dan 751.555 Tiket untuk Angkutan Lebaran 2026, Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret

Populer

  • 1
    Panduan Investasi Saham untuk Pemula: Memahami Foreign Flow agar Tak Salah Ambil Keputusan Saat IHSG Bergejolak
  • 2
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • 3
    Market Share Toyota Diprediksi Tembus 40 Persen Juni 2025, SPK Capai 1.852 Unit
  • 4
    Investor Tinggalkan Saham Teknologi, IHSG Berpotensi Uji Level Krusial
  • 5
    Sukses Juara Konfederasi Bola Voli Asia, Reidel Toiran Resmi Jadi Pelatih Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games 2026

Ekonomi

  • Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
    Ini Cara Aktifkan Fitur Username WhatsApp, Pilih Namamu Sebelum DIambil Orang
  • LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
    LENGKAP! Harga BBM Turun per 1 Juli 2026, Harga BBM Pertamina Dex Segini, Harga Pertalite?
  • Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar
    Kalla Toyota Pecah Rekor Penjualan Juni 2026, Awali Juli dengan Event Hybrid Eco Match di Makassar

Peristiwa

  • Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
    Gapembi Apresiasi Dukungan Menko Zulhas, Minta Mitra Program MBG Tak Jadi Korban Kebijakan
  • Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
    Kasgot Bekas Budidaya Maggot Diolah Jadi Pupuk Organik, Cara Bosowa Peduli Dukung Urban Farming
  • Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
    Semangat Hijrah Menggapai Baitullah, Tazkiyah Group Perkenalkan Layanan Haji dan Umrah dengan Jaminan Kenyamanan
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID