LUMINASIA.ID, Ludwigsburg – Kemenangan 2-1 yang diraih Timnas Jerman atas Ghana dalam laga uji coba di MHP Arena, Selasa (31/3/2026), tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Di balik hasil tersebut, Ghana justru mampu memberi tekanan serius dan menunjukkan perkembangan permainan yang patut diperhitungkan.
Dilansir Detik, sejak awal laga, Jerman memang tampil dominan dan mengontrol penguasaan bola. Namun, efektivitas serangan mereka kerap menemui hambatan, dengan sejumlah peluang gagal berbuah gol. Bahkan hingga menjelang akhir babak pertama, kebuntuan baru pecah lewat penalti Kai Havertz pada masa injury time.
Memasuki babak kedua, Ghana menunjukkan respons yang impresif. Mereka bermain lebih berani dan berhasil memanfaatkan celah di lini pertahanan Jerman. Hasilnya terlihat pada menit ke-70 ketika Abdul Fatawu menyamakan kedudukan melalui skema serangan cepat dari sisi kiri. Gol tersebut menjadi bukti bahwa Ghana tidak sekadar menjadi pelengkap dalam laga ini.
Meski akhirnya kalah akibat gol telat Deniz Undav di menit ke-88, performa Ghana tetap mencuri perhatian. Mereka mampu bertahan disiplin sekaligus melancarkan serangan balik yang efektif, memaksa Jerman bekerja keras hingga akhir pertandingan.
Bagi Jerman, kemenangan ini menjadi catatan positif, tetapi juga menyisakan evaluasi, terutama dalam penyelesaian akhir dan konsistensi permainan. Sementara itu, Ghana pulang dengan kepercayaan diri meningkat, menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing melawan tim besar Eropa.

