LUMINASIA.ID, MAKASSAR – Teknologi keselamatan yang sebelumnya identik dengan mobil premium kini semakin mudah diakses oleh konsumen segmen menengah. Kalla Toyota menilai tren tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya fitur keselamatan dalam berkendara.
Marketing General Manager Kalla Toyota Suliadin mengatakan fitur keselamatan canggih kini tidak lagi dipandang sebagai simbol kemewahan, melainkan telah menjadi kebutuhan standar bagi pelanggan.
"Kami melihat fitur keselamatan canggih bukan lagi sekadar status kemewahan, melainkan sudah bergeser menjadi kebutuhan standar bagi semua pelanggan. Dengan hadirnya Toyota Safety Sense (TSS) pada lini produk segmen menengah dan keluarga seperti Kijang Innova Zenix, Yaris Cross, Toyota Raize hingga Veloz Hybrid EV, respons pasar sangat adaptif," ujar Suliadin, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, pelanggan segmen menengah kini semakin teredukasi mengenai pentingnya perlindungan aktif saat berkendara. Karena itu, ketersediaan teknologi keselamatan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keputusan pembelian kendaraan.
Suliadin menjelaskan, salah satu teknologi keselamatan paling canggih yang dimiliki Toyota saat ini adalah Toyota Safety Sense (TSS) 3.0. Sistem tersebut dilengkapi berbagai fitur pintar yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan pengemudi dan penumpang.
Salah satunya adalah Pre-Collision System (PCS) with Intersection Support yang tidak hanya mampu mengerem otomatis saat mendeteksi kendaraan atau pejalan kaki di depan, tetapi juga dapat mengenali kendaraan, pengendara motor, hingga pesepeda yang melintas dari arah berlawanan di persimpangan.
Selain itu terdapat Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) dengan kemampuan mendeteksi kendaraan yang berada lebih jauh di depan sehingga mobil dapat mengurangi kecepatan secara lebih halus dan presisi, bahkan melakukan stop-and-go otomatis saat kondisi lalu lintas padat.
Toyota juga menghadirkan fitur Advanced Park atau Toyota Teammate pada beberapa model tertentu yang memungkinkan kendaraan melakukan proses parkir otomatis dengan mengendalikan setir, pedal gas dan rem tanpa intervensi pengemudi.
Untuk mendukung mobilitas sehari-hari, Toyota mengandalkan sejumlah fitur keselamatan aktif yang dinilai efektif membantu mengurangi risiko kecelakaan.
"Pedal Misoperation Control sangat membantu mencegah tabrakan akibat salah menginjak pedal saat parkir atau menghadapi rintangan. Kemudian Blind Spot Monitor dan Rear Cross Traffic Alert melindungi pengemudi saat berpindah lajur maupun ketika mundur dari area parkir yang memiliki keterbatasan pandangan," katanya.
Selain itu, Front Departure Alert juga menjadi salah satu fitur yang banyak membantu pengemudi karena memberikan peringatan saat kendaraan di depan mulai bergerak di lampu lalu lintas atau kemacetan.
Kehadiran teknologi keselamatan modern tersebut mendapat sambutan positif dari pelanggan Kalla Toyota.
Suliadin mengungkapkan terjadi pergeseran tren di mana varian kendaraan yang telah dilengkapi Toyota Safety Sense menjadi tipe yang paling banyak dicari konsumen.
"Pelanggan menyambut kehadiran teknologi TSS dengan sangat positif dan antusias. Saat ini tipe kendaraan yang sudah dilengkapi TSS sering kali menjadi varian yang paling diburu dan memiliki angka pemesanan yang tinggi," ujarnya.
Melalui pengembangan teknologi keselamatan yang semakin lengkap di berbagai lini kendaraan, Kalla Toyota berharap fitur-fitur tersebut dapat menjadi standar baru di industri otomotif sekaligus mendorong budaya berkendara yang lebih aman di masyarakat.
"Kami berharap fitur keselamatan ini dapat menjadi standar baru di industri dan masyarakat sehingga mampu membantu mengurangi angka kecelakaan serta meningkatkan kualitas hidup para pengguna kendaraan Toyota," tutup Suliadin.

