Pemkab Gowa Kejar Target Zero Dose, 5.787 Anak Jadi Sasaran
LUMINASIA.ID, GOWA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus menggenjot penurunan jumlah anak zero dose melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
Hal ini disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat membuka kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi Nasional tingkat Kabupaten Gowa di Baruga Karaeng Galesong, Rabu (1/4).
Menurutnya, validitas data menjadi kunci utama agar intervensi tepat sasaran.
“Kalau datanya tidak akurat, kebijakan juga tidak akan efektif,” ujarnya.
Ia menegaskan, layanan imunisasi tidak boleh lagi bersifat pasif. Puskesmas dan tenaga kesehatan diminta aktif turun langsung menjangkau masyarakat, terutama di wilayah yang sulit diakses.
Pemkab Gowa juga melibatkan pemerintah kecamatan, desa, hingga kelurahan untuk memperkuat pemantauan wilayah. Kader posyandu dan PKK turut didorong aktif melakukan edukasi kepada masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya informasi keliru terkait vaksin.
“Tidak perlu ragu vaksin. Jangan terpengaruh hoaks,” tegasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Gowa, Abdul Haris Usman, mengungkapkan jumlah sasaran anak zero dose di Gowa mencapai 5.787 anak.
Dari jumlah itu, pihaknya menargetkan intervensi awal 50 persen atau sekitar 2.894 anak dalam dua minggu.
“Program dimulai hari ini sampai 7 April, lalu dilanjutkan monitoring nasional,” jelasnya.
Ia mengakui, tantangan utama masih pada persepsi sebagian orang tua terhadap imunisasi. Karena itu, edukasi terus diperkuat dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan agama.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan unsur masyarakat, di antaranya Safriati Safrizal, Andy Azis Peter, dan Andi Tenri Indah.

