Langsung ke konten
DuaSisi
jmsi sulsel
  • HIBURAN
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
  • VIRAL
  • PERISTIWA
  • SULSEL
  • EDUKASI
  • LIFESTYLE
  • OPINI
  • VIDEO
  • MAKASSAR
  • INDEKS
Beranda Edukasi

Darul Arqam III Dosen Unismuh Ditutup, Penguatan Ideologi Jadi Fondasi Kemajuan Kampus

Jumat, 17 April 2026 20:11
Editor: Ina Maharani
  • Bagikan
Darul Arqam Angkatan III bagi dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi ditutup, Jumat, 17 April 2026, di Balai Sidang Muktamar 47 Unismuh Makassar.


LUMINASIA.ID, MAKASSAR — Darul Arqam Angkatan III bagi dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi ditutup pada Jumat, 17 April 2026, di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar.

Penutupan kegiatan ini menegaskan pentingnya penguatan ideologi, kaderisasi, serta komitmen bermuhammadiyah di kalangan dosen sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan kampus.

Master of Training, Beni Setiawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung selama lima hari dan diikuti peserta yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan institusi ke depan.

Ia mengungkapkan, hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar aspek penyelenggaraan berada pada kategori sangat baik. Selain itu, capaian akademik peserta juga mengalami peningkatan signifikan, terlihat dari nilai rata-rata yang naik dari 63 pada pretest menjadi 76 pada posttest.

Meski demikian, Beni mencatat masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat, khususnya dalam pemahaman tarjih dan praktik ibadah. Ia juga menyoroti keaktifan peserta dalam persyarikatan Muhammadiyah yang masih berada pada kategori menengah.

“Hal ini menjadi catatan penting untuk pembinaan lanjutan, agar dosen tidak hanya berperan sebagai tenaga akademik, tetapi juga sebagai kader yang aktif dalam gerakan persyarikatan,” ujarnya.

Rektor Unismuh Makassar, Dr Abd Rakhim Nanda, dalam sambutannya menegaskan bahwa Darul Arqam merupakan bagian dari strategi besar kampus dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh secara ideologis.

“Darul Arqam ini adalah pintu formalnya Bapak Ibu. Setelah dinyatakan lulus dan mendapatkan syahadah, itu berarti resmi menjadi kader Muhammadiyah,” kata Rakhim Nanda.

Ia menekankan bahwa Darul Arqam tidak boleh dipandang sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai titik awal pembentukan cara pandang keislaman dan kemuhammadiyahan yang utuh.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi “starting point untuk bermuhammadiyah secara ilmu”, sehingga para dosen tidak lagi ragu dalam menjelaskan sikap, manhaj, maupun keputusan Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Rakhim Nanda menyebut Unismuh menargetkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan mengikuti Darul Arqam sebagai bagian dari penguatan kaderisasi kampus.

“Kita sudah bertekad, 100 persen dosen dan karyawan harus mengikuti Darul Arqam. Semua adalah kader Muhammadiyah,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pascakegiatan, pembinaan akan dilanjutkan melalui penandatanganan pakta integritas terkait komitmen hidup Islami dan nilai-nilai persyarikatan, sebagai upaya menjaga marwah Islam dan Muhammadiyah di lingkungan kampus.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr Bachtiar Dwi Kurniawan, menilai proses kaderisasi di Unismuh berlangsung progresif dan menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan kemajuan institusi.

“Kalau ideologi kuat, saya yakin Unismuh akan hebat dan Muhammadiyah akan dahsyat,” ujarnya.

Bachtiar juga menegaskan bahwa Darul Arqam merupakan pintu masuk penting untuk menjadi kader Muhammadiyah, dengan berbagai jalur yang terbuka, termasuk melalui amal usaha seperti perguruan tinggi.

“Jangan ada lagi yang merasa bukan kader Muhammadiyah. Menjadi Muhammadiyah itu banyak pintunya,” katanya.

Ia menambahkan, peserta saat ini mungkin baru berada pada tahap administratif, namun yang lebih penting adalah berkembang menjadi kader substantif yang aktif, berkontribusi, dan mengambil peran dalam memajukan persyarikatan.

Menurutnya, masa depan Unismuh berada di tangan dosen-dosen yang telah mengikuti Darul Arqam, sehingga penguatan ideologi dan keterlibatan dalam struktur organisasi Muhammadiyah perlu terus ditingkatkan.

“Selamat menjadi kader Muhammadiyah,” ucap Bachtiar saat menutup kegiatan.

Penutupan Darul Arqam Angkatan III ini tidak hanya menandai berakhirnya satu rangkaian pelatihan, tetapi juga menjadi awal dari proses panjang pembinaan kader yang diharapkan mampu memperkuat posisi Unismuh sebagai kampus yang unggul dan mencerahkan.

Tags: Unismuh Makassar universitas muhammadyah

Baca Juga

Pelajar Sulsel Dominasi Pemenang Lomba Video Ramadan Unismuh Makassar 2026, Ini Dia
Pelajar Sulsel Dominasi Pemenang Lomba Video Ramadan Unismuh Makassar 2026, Ini Dia
Kolaborasi Unismuh Makassar dan LAFI AD Didorong untuk Tingkatkan Kompetensi Farmasi
Kolaborasi Unismuh Makassar dan LAFI AD Didorong untuk Tingkatkan Kompetensi Farmasi
Unismuh Makassar Berlakukan WFH Setiap Jumat, Berlaku Mulai 13 April 2026
Unismuh Makassar Berlakukan WFH Setiap Jumat, Berlaku Mulai 13 April 2026
Orientasi Perdana Profesi Apoteker Unismuh Makassar Resmi Dimulai, 33 Mahasiswa Jadi Angkatan Sejarah
Orientasi Perdana Profesi Apoteker Unismuh Makassar Resmi Dimulai, 33 Mahasiswa Jadi Angkatan Sejarah
Learning Express 2026 Unismuh Makassar Usung Proyek Gula Aren, Madu Lebah, dan Peternakan Sapi di Pangkep
Learning Express 2026 Unismuh Makassar Usung Proyek Gula Aren, Madu Lebah, dan Peternakan Sapi di Pangkep
8.000 Jamaah Padati Salat Idul Fitri di Unismuh Makassar, Hujan Tak Surutkan Antusiasme
8.000 Jamaah Padati Salat Idul Fitri di Unismuh Makassar, Hujan Tak Surutkan Antusiasme

Populer

  • 1
    Demam FF Beta Testing APK Jadi Alarm Keamanan Digital di Kalangan Gamer
  • 2
    Bangkok United vs Gamba Osaka: Laga Ketat Tanpa Gol di 10 Menit Awal
  • 3
    Munafri Siapkan Kapal Antar Pulau di Makassar, Layanan Ditargetkan Gratis untuk Warga Kepulauan
  • 4
    Fundamental Efisiensi Angkat Laba GJTL di Tengah Penurunan Penjualan
  • 5
    Celah Administrasi atau Solusi Transisi? Kelonggaran STNK Tanpa KTP Disorot dari Sisi Kepastian Data

Ekonomi

  • UMK Academy 2026 Dorong UMKM Lebih Adaptif dan Siap Bersaing di Era Bisnis Berkelanjutan
    UMK Academy 2026 Dorong UMKM Lebih Adaptif dan Siap Bersaing di Era Bisnis Berkelanjutan
  • Dorong Potensi Garam Jeneponto, KP2KP Bontosunggu Perkuat Pendampingan UMKM
    Dorong Potensi Garam Jeneponto, KP2KP Bontosunggu Perkuat Pendampingan UMKM
  • ADRO Royal Bagi Dividen Hampir 100% Laba, Sinyal Minim Ekspansi di Tengah Kinerja Turun
    ADRO Royal Bagi Dividen Hampir 100% Laba, Sinyal Minim Ekspansi di Tengah Kinerja Turun

Peristiwa

  • Pernyataan RFK Jr. Disorot, Isu Stigma Kesehatan Mental Anak Kembali Mengemuka
    Pernyataan RFK Jr. Disorot, Isu Stigma Kesehatan Mental Anak Kembali Mengemuka
  • Pernyataan Lama Jadi Sorotan, RFK Jr. Hadapi Tekanan Soal Sensitivitas Kebijakan Kesehatan
    Pernyataan Lama Jadi Sorotan, RFK Jr. Hadapi Tekanan Soal Sensitivitas Kebijakan Kesehatan
  • Polemik Etika vs Legalitas, Pelantikan Anak Bupati Malang Uji Transparansi Birokrasi
    Polemik Etika vs Legalitas, Pelantikan Anak Bupati Malang Uji Transparansi Birokrasi
  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Struktur
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
© 2024 - 2026 LUMINASIA.ID