LUMINASIA.ID, HIBURAN - Rencana akuisisi besar di industri hiburan kembali menjadi sorotan setelah Warner Bros. Discovery resmi menyetujui kesepakatan senilai US$111 miliar dengan Paramount. Langkah ini dipandang berpotensi membuka babak baru bagi berbagai waralaba besar, termasuk gim populer Hogwarts Legacy dan sekuelnya yang tengah dikembangkan.
Dilansir Screen Rant, kesepakatan yang dilaporkan terjadi pada 23 April itu akan memberi kendali kepada Paramount Skydance atas sejumlah properti intelektual (IP) milik Warner Bros., mulai dari serial hingga gim. Ketua Warner Bros., Samuel DiPiazza, menegaskan optimisme terhadap merger ini.
“Dengan Paramount, kami menantikan pembentukan perusahaan gabungan yang luar biasa yang akan memperluas pilihan konsumen dan memberikan manfaat bagi komunitas kreatif global,” ujarnya.
Hogwarts Legacy, yang dirilis pada 2023, sukses besar di pasar dan bahkan menjadi salah satu gim terlaris tahun tersebut. Mengangkat kisah dunia sihir lebih dari satu abad sebelum cerita Harry Potter, gim ini tetap menuai perhatian luas meski dibayangi kontroversi terkait pandangan J.K. Rowling.
Namun, minimnya konten tambahan pasca-rilis membuat ekspektasi terhadap Hogwarts Legacy 2 semakin tinggi. Sekuel ini diharapkan menghadirkan pengalaman yang lebih kaya dibanding pendahulunya.
Di tengah kabar akuisisi, muncul kekhawatiran dari sejumlah pelaku industri. Sejumlah aktor ternama seperti Emma Thompson, Ben Stiller, dan Javier Bardem diketahui menandatangani surat terbuka pada April lalu yang mengkritisi dampak merger tersebut.
Dalam pernyataan bersama, mereka menilai konsolidasi industri berisiko mengurangi peluang bagi kreator. “Hasilnya akan berupa lebih sedikit kesempatan bagi para kreator, lebih sedikit pekerjaan di ekosistem produksi, biaya yang lebih tinggi, dan pilihan yang lebih terbatas bagi penonton di Amerika Serikat maupun seluruh dunia,” tulis mereka.
Akuisisi ini sebelumnya juga sempat diperebutkan oleh Netflix, sebelum akhirnya mundur setelah Paramount mengajukan penawaran lebih tinggi. Proses finalisasi kesepakatan diperkirakan rampung pada September mendatang.
Meski demikian, hingga kini belum ada indikasi langsung bahwa pengembangan Hogwarts Legacy 2 akan terdampak negatif. Bahkan, sejumlah laporan menyebutkan gim tersebut berpotensi dirilis berdekatan dengan serial Harry Potter terbaru yang dijadwalkan tayang di HBO pada 2027.
Perubahan kepemilikan ini menjadi penentu arah baru bagi industri hiburan global, khususnya dalam pengembangan gim berbasis IP besar. Masa depan Hogwarts Legacy 2 kini tidak hanya bergantung pada pengembang, tetapi juga strategi besar perusahaan hasil merger tersebut.

