LUMINASIA.ID, BOLA - Pertandingan antara Malut United melawan Persis Solo pada pekan ke-31 Super League 2025-2026 terpaksa mengalami penundaan akibat cuaca ekstrem yang melanda Kota Semarang, Sabtu (2/5/2026) malam.
Laga yang sedianya digelar di Stadion Jatidiri pukul 19.00 WIB belum dapat dimulai sesuai jadwal. Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai petir membuat kondisi lapangan tergenang air di sejumlah titik, sehingga tidak layak digunakan untuk pertandingan.
Dilansir Kompas, berdasarkan informasi yang dihimpun, genangan air terlihat hampir merata di permukaan lapangan akibat curah hujan yang terus meningkat sejak sebelum kick-off. Situasi tersebut membuat perangkat pertandingan dan panitia pelaksana harus menunda dimulainya laga demi faktor keselamatan.
Melalui pernyataan resmi di media sosial, pihak Persis Solo menyampaikan bahwa pertandingan ditunda sementara. “Sepak mula ditunda 30 menit akibat hujan deras disertai petir. Mari berdoa agar cuaca segera membaik,” tulis Persis.
Hal senada juga disampaikan oleh Malut United yang menegaskan bahwa keputusan penundaan diambil setelah mempertimbangkan kondisi keamanan. “Setelah mempertimbangkan keamanan dan keselamatan, kickoff laga Malut United vs Persis Solo ditunda selama 30 menit karena hujan deras yang disertai petir,” demikian pernyataan klub.
Selama masa penundaan, wasit bersama panitia pelaksana beberapa kali melakukan pengecekan langsung ke lapangan dari area lorong stadion. Namun hingga waktu berjalan, kondisi lapangan belum menunjukkan perbaikan signifikan karena hujan masih terus mengguyur kawasan stadion.
Sampai laporan ini disusun, pertandingan masih belum dapat dimulai dan seluruh pihak masih menunggu perkembangan cuaca untuk menentukan kelanjutan laga.
Penundaan ini menjadi salah satu contoh bagaimana faktor cuaca ekstrem masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional, terutama di tengah musim dengan curah hujan tinggi di sejumlah wilayah Indonesia.

