LUMINASIA.ID, SPORT - Pertarungan sengit tersaji dalam semifinal Uber Cup 2026 yang mempertemukan Indonesia dengan Korea Selatan. Dalam laga yang berlangsung di Horsens, Denmark, Sabtu (2/5/2026), tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, sukses mempersembahkan satu poin penting setelah mengalahkan Sim Yu Jin.
Dilansir Detik Sport, kemenangan tersebut membuat Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, setelah sebelumnya dua laga awal dimenangkan Korea Selatan.
Sejak awal pertandingan, duel antara Thalita dan Sim berlangsung ketat. Kedua pemain saling kejar angka hingga skor imbang 4-4 di gim pertama. Thalita sempat tertinggal saat memasuki interval dengan skor 8-11, namun mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Momentum berbalik ketika Thalita berhasil menyamakan kedudukan menjadi 13-13, lalu melesat unggul 17-13 usai memanfaatkan kesalahan lawan. Ia kemudian mengamankan gim pertama dengan skor 21-19 dalam tempo 19 menit.
Memasuki gim kedua, Thalita tampil lebih percaya diri. Ia langsung mengambil kendali permainan dan memimpin 6-3. Keunggulan terus dijaga hingga interval 11-5, menunjukkan dominasi atas Sim Yu Jin.
Meski begitu, tekanan dari pemain Korea Selatan mulai meningkat di fase akhir gim kedua. Sim berhasil memperkecil selisih angka hingga 17-18 dan bahkan menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Situasi ini membuat pertandingan semakin menegangkan.
Dalam momen krusial, Thalita tetap tenang. Ia meraih match point pada skor 20-19, sebelum akhirnya memastikan kemenangan setelah pukulan Sim Yu Jin menyangkut di net. Gim kedua pun ditutup dengan skor identik 21-19.
Hasil ini menjadi satu-satunya poin Indonesia hingga laga ketiga, setelah sebelumnya Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan An Se Young, serta pasangan ganda Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi yang juga kalah dari Baek Ha Na/Lee So Hee.
Kemenangan Thalita menjaga asa Indonesia di semifinal, sekaligus menunjukkan daya juang tinggi di tengah tekanan dari tim kuat Korea Selatan. Meski masih tertinggal, peluang belum sepenuhnya tertutup dalam perebutan tiket ke final.

